
"aku datang ke sini,karna aku mengetahui dirimu sedang berada disini,dan aku jga sudah sangat rindu dengan dirimu kak" ucap vivi.
Vivi Putri Kinanti merupakan putri dari keluarga konglomerat di negara S.Dia dulunya adalah kekasih Dimas,namun kisah cinta mereka kandas di pertengah jalan,yang mana di saat Dimas sibuk dengan pekerjaannya Vivi malah asik-asikan pegangan tangan dannberpelukan dengan pria lain di sebuah restoran.Dan parahnya Dimas langsung menangkap basah kekasih yang selama itu iya sayangi dan dilindunginnya.
"aku tak peduli dengan kau merindukanku atau tidak..." ucap Dimas tegas sambil meluk Nina sang istri.
siapa wanita ini?kenapa Dimas memeluknya?setauku Dimas tidak penah memiliki kekasih setelah hubungannya ber akhir denganku.apa mungkin wanita ini cuma penggati? pikir Vivi.
"siapa kau,kenapa kau berpelukan dengan majikanmu yang pastinya kekasihku?" ucap Vivi kesal melihat keromantisan kedua insat itu.
"perkenalkan saya Nina,istri Dimas" ucap Nina santai,peskipun sebenarnya hati dan pikirannya ingin membunuh pelakor itu.
__ADS_1
"sejak kapan kak Dimas berselera dengan j*l*a*g seperti kamu,dan asal kamu tau kak Dimas juga punya selera yang tinggi dalam memilih kekasih,yang seleranya sepertiku ini" ucap Vivi sambil memperlihatkan body dari tubuh montoknya.
Dimas yang mendengar ucapan Vivi, yang mengatai istrinya ja**** membuatnya marah.
Plak
"kau pikir aku tertarik dengan perempuan murahan sepertimu,ya memang seleraku terhadap perempuan itu tinggi dan itu cuma di miliki oleh istri seorang.sedangkan kau...semua body tubuhmu itu sudah berapa bnyak lelaki yang menyentuh dan mecicipinya.?" ucap Dimas emosi.
Vivi yang menerima tamparan dan cacian itu pun tak mau disalahkan.
plak..
__ADS_1
satu tamparan pun mendarat di pipi Vivi.Vivi yang terkejut dengan tamparan itu dan dintambah lagi orang yang menaparnya org yang sama menamparnya tadi yaitu Dimas.
"asal kau tau...akubyabg pertama sekali mencicipi tupuh istriku ini,dan nyatanya dia masih perawan.sedangkan kau.....jangan kau kira aku tak mengetahui semua kelakuanmu selama ini di belakangku di saat kau masih bersatus kekasihku..." ucap Dimas
"satu hal,kau tak berhak dan tak pantas mengatai istriku...karna kau sama saja memancing amarahku yang selama ini tak pernah ku perlihatkan di depan kekasihku.tapi keliatannya kali ini kau sudah bosan hidup?...." tambah Dimas.
"aku tau kakak tidak akan pernah marah ke padaku...karna kakak sangat mencintaiku dari awal kita pacaran dan sampai sekarang" ucap Vivi yang tak menghiraukan amarah Dimas,karna di saat berpacaran Dimas lah yang sangat mencintainya dan Dimas rela mengorbankan semua perkerjaam serta rapat-rapat pntingnya demi menuhi keingin Vivi.Namun siapa sangka hal itu malah di manfaatkan oleh Vivi untuk bersenang-senang dengan lelaki lain.
"kau tak mengetahui semua tentangku rupanya..."ucap Dimas sambil mencekam pipi Vivi.
"sakit kak" hanya itu yang bisa Vivi ucapkan.
__ADS_1
Nina yang sedari tadi diam mulai angkat suara.
"mas....sudah lepaskan ....kamu mau membuat dia mati??" ucap Nina sambil melesapkan genggaman tangan suaminya dari seorang pengusik itu.