Pertengkaran Cinta

Pertengkaran Cinta
pertemuan kembali


__ADS_3

"akhirnya sampai juga.....sungguh perjalanan yang melelahkan....kayaknya aku butuh tidur besok baru aku jalan-jalan sambil mencari pekerjaan sampingan"


Nina segera beristirahat di asrama kampusnya.karmar yang di tempati Nina memang lebih bagus dari pada kamarnya sendiri di rumah,tapi Nina lebih nyaman di kamarnya yang di rumah dari pada kamar asramanya itu.


.


.


kesokan paginya


kruyuk....kruyuk....


"sial kali ini aku benar-benar kelaparan...kayaknya aku harus sarapan dulu baru jalan-jalan"


Nina pun memutuskan untuk makan di luar karna ia tidak sempat membeli bahan-bahan masakan untuk di kamarnya.setelah jalan-jalan baru ia akan membeli bahan-bahan dapur.


.


.


di restoran


Nina duduk di tempat yang agak sepi lalu ia memesan makanan.


"permisi ini makanannya" lalu meletakkan makanan pesanan Nina itu di atas meja lalu pelayan tersebut pergi melayani pelanggan yang lainnya.


"huf....aku harus makan sendiri lagi deh sekarang....lebih baik aku vidio call saja ayah..." Nina pun langsing me vc ayahnya.


"hallo ayah....." ucap Nina saat telvon nya telah di angkat.

__ADS_1


"hallo Nina,bagaimana keadaan mu sekarang?" tanya ayah.


""Nina baik-baik saja yah,tapi sekarang Nina mau makan karna Nina makan sendiri Nina gak nyaman makannya Nina vc ayah untuk menemani Nina makan" ucap Nina dengan manja kepada ayahnya itu.


ayah yang melihat tingkah Nina yang masih manja pun cuma bisa tersenyum,karna memang Nina itu orang nya terlalu manja.


"ayah....gimana ke adaan ibu dan adik-adik?" tanya Nina yang memecah keheningan.


"mereka baik semua sayang....nanti malam ayah akan vc kamu agar kamu bisa melihat ibu dan adik kamu"


" baik ayah....oh iy...ayah sudah urus surat perceraian Nina?"


"hmm....ayah sudah urus namun Dimas belum menandatanganinya....jadi sekarang kamu masih istri sah Dimas." ucap ayah.


"baik lah yah....Nina ngerti..."


.


.


disaat Nina hendak membayar tagihan makanan yang ia pesan siapa sangka ia akan bertemu dengan pria yang selalu di hindarinya itu.


"kk....ammm....uuuu" ucap Nina terbata-bata karna kehadiran Dimas secara tiba-tiba.di saat Nina melihat sesorang wanita di samping Dimas Nina pun langsung cuek kepada Dimas.


"kamu mau kemana?" tanya Dimas sambil menahan lengan Nina.


"lepaskan!" bentak Nina.


"sayang kamu kenal dia?" tanya perempuan yang berada di samping Dimas tersebut.

__ADS_1


"jadi ini kekasih mu yang sebenarnya....sepertinya kita bertemu di waktu yang tidak tepat" gumam Nina di dalam hati.Dimas yang memperhatikan tatapan Nina yang begitu tajam perempuan yang di sebelahnya pun merasa puas karna ia merasa Nina pasti cemburu.


"kenalin aku Nina...." ucap Nina sambil mengulurkan tangannya kepada perempuan yang berada di samping suaminya itu.


"aku sinta....pacar nya Dimas....nama kamu bagus tapi kamu tidak akan bisa mendapatkan Dimas dengan cara menggodanya seperti ini....." lalu menepis salaman dari Nina.


"saya tidak menggoda"


"dasar cewek kampung,murahan" lalu mendoro Nina sampe terjatuh.Dimas yang melihat Nina terjatuhpun langsung menolangnya.


"sayang apa yang kamu lakukan kepada cewek kampung murahan seperti dia?" tanya Sinta.


"heee.....semuanya liat wanita ****** ini telah menggoda pacar saya...." seketika orang-orang yang mendengar ucapan Sinta pun langsung mengerumuni nya.


"siapa sangka wanita yang keliatanya baik ternyata perebut kekasih orang lain" bisik para pelanggan restoran terhadap Nina.


Dimas yang mendengarnya pun langsung marah.


"hm....Sinta....asal kamu tau perempuan yang kamu anggap kampungan dan murahan ini sudah menjadi istri ku...kami sudah menikah" Sinta yang mendengar ucapan Dimas langsung kaget dan merasa di permalukan di depan umum.


"kapan kamu menikah? bukannya kamu mencintai ku dan kita akan segera menikah?" ucap sinta dengan mata yang berkaca-kaca.


"waktu aku kembali ke indonesia kemaren....dan sekarang kamu dan aku tidak ada hubungan apa-apa lagi" Sinta yang mendengar ucapan Dimas langsung menangis.sedangkan Nina cuma bisa terdiam karna apa yang di ucapkan Dimas memang benar.


.


.


tunggu episode selanjutnya ya😉

__ADS_1


jangan lupa vote and comennya😉


__ADS_2