Pertengkaran Cinta

Pertengkaran Cinta
pertengkaran hebat


__ADS_3

setelah beberapa hari mereka memutuskan pindah,pada awalnya semuanya berjalan dengan baik tapi beberapa hari berikutnya terlihatlah sifat asli dari Dimas yang mulai kasar terhadap Nina.


"kamu dari mana?" tanya Nina yang menunggu kepulangan Dimas dari kantornya sampai subuh.


" mau dari mana kek....itu bukan urusan kamu,urusan kamu itu cuma ngurus rumah dan ranjang" ucap dengan terus berjalan ke kamar.


"kamu itu suamiku....jadi aku berhak tau kamu dari mana dengan siapa dan ngapain!" sambil berteriak.


plak......


satu tamparan pun mendarat di pipi Nina.Dimas dengan rasa tidak bersalahnya malah pergi meninggalkan Nina yang terpaku akan sikap Dimas terhadapnya.


"tuhan....dia kenapa lagi???kenapa dia bisa menamparku? sedangkan orang tuaku saja tidak pernah! apa aku hanya pemuas hasratnya saja.....tuhan...!" sambil meneteskan air mata lalu pergi ke kamar tamu.


sedangkan Dimas malah tidur di kamar,dia tidak menghiraukan apa yang telah ia lakukan terhadap istrinya.karna dia memang tidak memeiliki perasaan terhadap Nina dan Nina hanya di jadikan tempat pemuas nafsuny saja.


.


.


siang demi siang pun berlalu.


sore demi sore pun tlah berlalu.

__ADS_1


namun Nina tak kunjung keluar dari kamar. Dimas yang awalnya cuek akan sikap Nina yang tidak mau keluar kamar lama kelamaan mulai emosi.


tokkk....tok....tok.....tok....


gedoran pintu yang sangat keras membuat Nina terkejut lalu bangkit dari tempat tidurnya dan membukakan pintu.Nina pun terkejut yang melihat Dimas sudah berdiri di depan pintu kamar tamu tempat ia merenungkan diri.sentak Dimas langsung menarik Nina secara paksa dari kamar menuju ruang makan.


"eh....kamu itu mau nya apa?aku ini suami kamu....dan liat sekarang kamu tidak melayani aku.....aku tu dah kelaparan!" bentak Dimas.


"emang kamu pikir aku ini apa? pembantu atau pemuas nafsu kamu?" ucap Nina dengan tegar.


plak....


lagi-lagi tamparan itu mendarat di pipi Nina.


Nina pun memutuskan untuk berpisah dengan suami yang ia cintai itu,karna Nina tak sanggup mendengar dan merasakan semua tindakan dari Dimas.Nina merasa berpisah adalah jalan salah satunya untuk Nina kembali mendapatkan kebahagian.


.


.


20 menit lemudian.


Nina pun pergi meninggalkan rumah suaminya itu tanpa mengucapkan satu patah kata kepada Dimas.

__ADS_1


Nina pun kembali ke rumah orang tuanya dengan wajah yang lebam dan mata yang bengkak.semua anggota keluarga Nina pun kaget akan kehadiran Nina yang secara tiba-tiba sambil membawa kopernya.


"kamu kenapa sayang?" ucap ibu Nina sambil menatap wajah anaknya yang lebam karna ditampar Dimas dan mata yang bengkak karna menangis.tentak ibu Nina kaget melihat wajah anak yang ia cintai lebam dan mata bengkak.ibu Nina pun memutuakan untuk memeluk Nina.


Nina pun melepaskan pelukan ibunya terhadap dirinya.


"bu....Nina mau istirahat dulu ya" ucap Nina dengan lemah lembut lalu pergi membawa kopernya ke dalam kamarnya.


kamar yang ia tinggali sudah hambir 1 bulan pun masih rapi dan tidak ada debu karna di saat Nina pergi ke rumah suaminya ibu Nina selalu membersikan kamar Nina.


.


.


tidak lama kemudian Nina pun terlelap di kamar yang menurutnya lebih tenang dan damai.


.


.


ditunggu up date selanjutnya ya😉


jangan lupa vote nya 😉

__ADS_1


__ADS_2