
"mas aku mau istirahat dulu ya" ucap Nina kepada Dimas,lalu pergi meninggalkan Dimas.
Dimas yang melihat kepergian sang istri menuju kamar.mulai lah muncul pikiran-pikiran yang tak masuk akalnya.
setelah pintu kamar telah di tutup Nina,Dimas pun langsung menyusul Nina ke kamarnya.Dimas yang melihat Nina yang telah tertidur dengan pulas tak tega untuk mengganggu istirahat Nina.
"nanti saja lah" ucap Dimas,lalu langsung merebahkan tubuhnya di samping Nina.
Dimas menatap wajah Nina dengan lekat.
sungguh bodohnya diriku,hampir saja aku kehilangan istri yang sesempurna dirimu Nina. gumam Dimas sambil mengelus pipi tembeb Nina,tak selang beberapa menit Dimas pun ikut tertidur di samping istrinya.
sore menjelang malam
"Huuaaaahhhh...." Nina yang baru bangun pun langsung merasa ada tangan yang menghimpit tubuhnya,ya tangan itu adalah tangan Dimas yang masih tertidur menghap ke arah Nina.
"trimakasih mas,kau sudah mau menerima kehadiranku.meskipun awal dari pernikahan ini adalah perjodohan yang sama-sama tak kita inginkan,tapi siapa sangka aku malah jatuh cinta dengan semua perlakuanmu terhadapku yang kadang-kadang perhatian dan terkadang-kadang juga ngeselin,hehehehe.......aku sayang kamu mas..muuuaachhhh" ucap Nina.
__ADS_1
lalu siapa sangka di saat Nina mengungkapkan semua perasaannya,Dimas bangun dari tidurnya karna ia merasa ada sesuatu yabg mengusap pipinya.Dimas yang mendengar semua ucapan dari Nina pun merasa senang,di tambah lagi di cium oleh Nina bisa membuat Dimas mapuk kepaya.
"sudah puas ciumnya sayang" tanya Dimas.
"belum...tapi aku tak mau membuatmu terbangun" jawab Nina tanpa sadar.
"cium saja....gak papa kok...aku suka malahan kamu cium aku tanpa harus aku kasih aba-aba dulu" ucap Dimas.
"boleh kah?" ucap Nina yang masih belum menyadari bahwasanya Dimas sudah bangun.
Nina yang merasa tangannya di pegang langsung tersadar atas apa yang telah ia lakukan.
"haaa....kamu kapan bangun" ucap Nina langsung menutup mukanya dengan kedua telapak tangannya.
"hahahaha....kamu lucu sekali sayang..." tawa Dimas pun langsung pecah ketika melihat tingkah Nina yang menurutnya sangat lucu itu.
"iih.....udah lah...aku mau mandi,udh mau sore" ucap Nina yang langsung beranjang dari tempat tidur menuju tempat tidur.
__ADS_1
"hahahaha...." Dimas benar-benar puas membuat Nina malu-malu seperti itu,karna menurutnya itu sangat lucu.
setelah beberapa menit,Nina pun selesai dari ritual mandinya.Nina keluar dari kamar mandi dengan stelan baju yang ia bawa ke kamar mandi.Ya Nina masih malu untuk mengganti pakaian di hadapan suaminya.
"mas....mandi gih,airnya udah aku siapin" ucap Nina lalu duduk di meja riasnya.
"hmm..aku mau kamu mandiin aku sayang" ucap Dimas manja.
"mas...aku tu udah selesai mandi...lagian kamu udah gede...masa masih mau di mandiin" ucap Nina yang heran dengan sikap Dinas yang tiba-tiba minta di mandiin.
"mas maunya di mandiin sama kamu,kalau kamu gak mau,ya gak papa mas gak usah mandi." ucap Dimas.
"mas...bau tau badannya,apalagi tadi juga udah tidur,sana mandi..." ucap Nina.
"gak mau...mau nya di mandiin sama kamu titik" ucap Dimas.
"tapi aku udah mandi mas kamu......
__ADS_1