Pertengkaran Cinta

Pertengkaran Cinta
dikantor papanya Dinda


__ADS_3

Keesokan harinya,Nina dan teman-temannya pergi ke kantor bokapnya Dinda.


Sesampainya di kantor


"Din gue harus ngapain dulu ni?gue bingung soalnya ini pertama kalinya gue ngelamar pekerjaan"tanya Nina polos ke salah satu temannya.


"lu tenang dulu napa,gue mau hubungin bokap gue dulu"jawab Dinda sambil mencari nomor telvon bokapnya. "tunggu di sini bentar ya gue televon bokap gue dulu" tambah Dinda dan berjalan menuju ke tempat resepsionis.


"hallo pah,aku udah d bawah.sekarang aku harus ngapain?aku gak tau harus gimna?"


"tunggu sekrestaris papa disana,soalnya papa lagi ada pertemuan sama klien"


"ya udah aku tunggu ya pa.daa....."


"daaa.....sayang..." dan telvon pun berakhir


Dinda pun mendekati kedua temannya yang lagi cilinak cilinuta karna bingung melihat orang yang terlalu rame.


"gimana din?"tanya Vivian.


"kata bokap gue tunggu di sini,nanti sekretarisnya jemput kita kesini"jawab Dinda sambil duduk di dekat teman-temannya.


"nda sekretaris bokap lu cowok apa cwek? kalau cwok ganteng gak?"tanya Vivian ke Dinda yang duduk didekatnya.sambil memutarkan bola mata Dinda pun menjawab "ni yang buat gue malas ngajak lu Vi,lu itu selalu nanya cwok-cwok ganteng yang ada d perusahan bokap gue"jawab Dinda kesal dengan tingkah Vivian.


"tinggal jawab doang susah amat deh"balas Vivian yang tak kalah keselnya,Nina hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya karna melihat kedua tingkah temannya tersebut.


"non Dinda?"tanya salah satu karyawan


"eh.....ia,ada apa?"jawab Dinda kaget karna tiba-tiba seseorang yang langsung memanggilnya.


"hmm....saya sekretaris papa non Dinda,dan saya di suruh menjemput anda kesini"jawab laki-laki tampan tersebut.


"oh....y udah...."jawab Dinda santai

__ADS_1


"mari ikuti saya non..."lalu berjalqn meninggalkan Dinda dan teman-temannya.Dinda dan teman-temannya pun mulai mengikuti sekretarisnya papa Dinda tersebut.


"Din.....sekretaria bokap lu ganteng juga ya,kenalin dong ama gue...mna tau gue ama dua jodoh" kata Vivian yang sifat aslinya mulai kumat.


"hhhhuuuffff......Vivianku sayang kita ini ke sini untuk ngantarin Nina ke bokap untuk melamar pekerjaan,bukan untuk cari jodoh"jawab Dinda yang sudah tidak sabar untuk menjitak kepala temannya itu.


sampai di depan pintu


tok.....tokk....


"masuk....."jawab dari seseorang yang berada di didalam ruangan tersebut.


"papa......"sambil memeluk papanya Dinda.


"heemmmmmm......"dehaman dri Nina membuat Dinda malu karna ketahuan kalau ia orang yang agak manja tapatnya sangat manja dengan papanya.


"oh....ya sampe lupa,pa kenalin ini teman aku Nina, yang ngelamar perkerjaan itu loh pa"sampil menunjuk Nina.


"selamat siang pak,perkenalkan saya Nina teman sekelasnya Dinda"sambil berjabat tangan dengan papanya Dinda."oohhh...kamu orangnya,yang lulus dengan peringkat pertama di sekolah.Dinda udah cerita semuanya tentang kamu ke saya"jelas bokapnya Dinda.Nina pun melirik temannya itu dan Dinda malah seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


"hmmm....gue gak dikenalin ni Din?"sambar Vivian mencari topik yang ringan.


"lu kan udah pernah gue kenalin sma bokap gue"jawab Dinda santai


"masut gue itu ama sekretaris bokap lu Din"jawab Vivian dan semua org yang berada di ruangan tersebut pun tertawa karna omongan Vivian kecuali org yg di tunjuk Vivian untuk di perkenalkan kepadanya karna merasa sesuatu yang aneh di terjadi di dalam tubuhnya.


"pah..,dia tu mau kenalan sama sekretaris papa,jadi papa yang kenalin aj ya,tpi sebelumnya kami boleh duduk dulu kan pa?"


"oh....iy syng...karna papa kagum dengan teman mu ini papa jadi lupa untuk mempersilahkan untuk duduk"jawab bokap Dinda..lalu "satria kemari!!"bokapnya Dinda pun memanggil sekretarisnya tersebut.


sekretaris bokapnya Dinda pun berjalan menuju tempat atasannya duduk,lalu berdiri d samping kanannya.


"ia....ada yang bisa saya bantu pak?"tanya sekretarin bokapnya Dinda

__ADS_1


"ni teman anak saya mau kenalan sama kamu!"jawab papanya dinda.


deg...deg...deg....


seumur-umur ini kali pertama Satria melihat perempuan yang cantik,mau berkenalan dengannya.


"perkenalkan nama saya Vivian,nama kakak pasti kak Satria kan"sambil mengulurkan tangan kepada laki-laki yang berada didekat papanya Dinda tersebut.


"hmm.....ia ....keee...naaalin saya Satria"sambil merima uluran tangan Vivian.


deg....deg...deg...


"tangan ni cwek mulus banget,bikin jantung gue berdetak kencang deh" kata hati Satria.


"ni cwok ganteng banget deh,bikin gue klepek-klepek" kata hati Vivian


"hmmm....udah dong pegangan tangannya,di sini kita mau nganterin Nina bukan untuk cari jodoh" kata Dinda tersebut membuat Satria melepaskan genggaman tangannya,dan mulai salah tingkah.


"ganggu aja lu Din,"jawab Vivian dengan kesel,karna telah membuat genggaman laki-laki yang dia suka terlepaskan.


"nanti aja PDKT-nya sekarang kita selesein yang Nina dlu"jawab Dinda agar temannya itu tidak bersedih.


"jadi gmna pa...papa bisa bantu Nina kan?"tanya Dinda kepada papanya yang masih sibuk melihat data Nina.


"hmmm....selamat ya Nina kamu di trima bekerja di sini sebagai sekretaris kedua saya,"


omongan dari papa Dinda membuat Nina kaget.


"ha?....sekretaris.....tpi gmna dengan pak Satria???"tanya Nina bingung


"tugas kamu hanya membantu meringankan tugasnya Satria saja"jawab papa Dinda santai.


setelah berbincang-bincang cukup lama Nina dan teman-temannya berpamitan pulang

__ADS_1


maaf disini cerinya terlalu panjang,soalnya Vivian malah cari jodoh d kantirnya papa dinda..


jdi jangan lupa comet dan sarannya


__ADS_2