Pesona Mantan Bikin Klepek-klepek

Pesona Mantan Bikin Klepek-klepek
Pekerjaan pertama


__ADS_3

Penderitaan sang gadis selanjutnya adalah mengerjakan banyak hal.


Dari membeli kopi serta makanan kesukaan Mateo.


Sungguh orang yang tidak memilliki belas kasihan.


"Hey, kau adalah pegawai baru dan aku tidak akan melihatmu sebagai orang yang pernah dekat denganku."


"Hm, terserah apapun yang kata-kata tapi berikan aku waktu istirahat untuk bernafas."


"Kau bahkan meminta nafas dariku? emang sebenarnya kok mengikuti aku dan ingin bersama denganku?"


"Dih, selama ini aku bermimpi tidak akan pernah bertemu denganmu tetapi takdir yang menyebalkan ini sungguh tersiksa."


"Tahu apa kau mengenai takdir? kau sudah dipecat dari perusahaan kau yang terdahulu tetapi tidak pernah berterima kasih dengan apa yang aku lakukan, ibu dan kakakmu sebenarnya tahu jika perasaanku ini masih baik kepadamu tetapi kau sama sekali tidak mendapatkan belas kasihan dari Tuhan sehingga begitu kejam terhadapku."


Keduanya masih saja berdebat dan datanglah Nicko, dia tidak pernah berpikir buruk terhadap bosnya dan membiarkan pertengkaran itu terjadi sehingga apa yang dia lakukan di ruangan itu, hanya membahas mengenai pekerjaan saja.


"Bos, kekasihku galak kan?"


"Iya, kenapa kau mau pacaran dengannya silakan dia sangat galak."


"Dia manis ketika bersamaku bos."


"Cih, yang pernah saya dengannya karena dia itu hanya seorang wanita yang suka menipu."


"Haha, bos sangat lucu dengan kata-katamu itu."

__ADS_1


Nicko sama sekali tidak menyadari jika dirinya sedang berada di dalam lingkungan yang tidak terduga yaitu hubungan antara mantan kekasih yang lama terjalin tetapi kembali bertemu dalam situasi yang amat canggung.


"Ya, kau sudah mengetahui aku yang sebenarnya yaitu orang yang sangat juga begitu lucu, oh ya, besok kau pergi ke luar kota karena ada pertemuan yang cukup penting. Kau bisa kan?"


"Ya bos, tapi aku memiliki satu permintaan terhadapmu yaitu ingin berjalan-jalan dengan kekasihku. Aku memintamu memberikan izin jika kami bisa pulang lebih awal."


"Oke, aku pasti memberikan izin kepadamu."


"Terima kasih bos."


"Sama-sama."


.


.


.


Nicko merasa senang karena mendapatkan izin untuk pulang lebih awal bersama dengan kekasih tercintanya, Diara cukup tenang dengan semua keputusan ini sebab tidak akan mendapatkan kebingungan lagi atas semua kejahatan yang dilakukan oleh Mateo.


Di tempat parkir, Nicko meminta sang kekasih untuk masuk ke dalam mobilnya karena akan membawa gadis itu ke tempat yang sangat indah.


"Kau harus menutup matamu sebelum sampai di sana."


"Wah, kau pasti akan memberikan aku uang yang sangat banyak kan?"


"Kau matre ya?"

__ADS_1


"Aku memang matre."


"Haha, oke. Aku akan mentraktirmu makan di tempat yang sangat bagus, kau harus mau jangan menolak seperti waktu itu. Kau paham kan?"


"Pasti, aku paham dengan semua hal yang ada di dalam isi kepalamu."


Keduanya terlihat sangat mencintai, so pasti menimbulkan rasa iri di dalam hati seorang Mateo.


Secara diam-diam, pria itu mengikuti mobil milik Nicko.


"Kalau aku bisa bersama dengan kekasih orang lain, kenapa tidak? cinta ini setidaknya tidak menjadi halangan untukku bersama gadis lain. Aku juga tak berselera dengan para wanita cantik. Ini semua karena Diara. Gadis sialan itu," batin Mateo sambil melajukan mobilnya perlahan.


.


.


.


Di dalam mobil Nicko ...


"Bosku sangat baik kan?" tanya sang kekasih dengan perasaan yang sangat senang karena bisa menjadi satu dengan Dira di kantor yang sama.


"Aku tidak merasa senang dengan bosmu, dia sangat jahat," jawab Diara.


Nicko menahan tawanya sebab selama ini, sang pria merasakan hal yang sama.


Namun di balik itu semua, sang bos selalu memberikan satu kesempatan yang sangat baik.

__ADS_1


Jadi, Nicko tetap bertahan di perusahaan itu tanpa ada rasa ingin pergi dari sana.


*****


__ADS_2