Please, Don'T Go. Baby!

Please, Don'T Go. Baby!
CH 1 ~Salah Paham


__ADS_3

Assalamualaikum. Aku punya cerita, nih. Tetapi sebelum membaca, aku mau mengingatkan bahwa cerita ini bukan tentang kisah benci jadi cinta, ataupun pernikahan secara paksa, melainkan ini hanya sekedar proses kehidupan semata. Jadi mohon bijak dalam membaca.


***


Selamat membaca.


Sore itu, dimana matahari akan segera terbenam, siluet cahaya sore hari membuat suasana begitu damai dan sangat cocok untuk bersantai. Namun tidak dengan Rayen, ia terus berlari ketakutan mencoba menghindari kejaran maut para teman-temannya. Ulat pohon, adalah hewan imut yang sangat di takuti Rayen. Entahlah.. Teman-temannya menjuluki Rayen sebagai cowo cupu karena takut pada hewan kecil yang imut itu. Ia sedang berlari setengah mati karena ketakutannya terhadap ulat mungil tersebut. Teman-temannya sengaja mengerjainya, menghinggapi ulat tersebut ke leher Rayen hingga membuatnya sampai lari terbirit-birit. Dilihatnya dari kejauhan, teman-temannya masih mengejarnya dengan masing-masing memegang binatang imut itu sebagai senjata serangan maut untuk si pria cupu tersebut. Rayen terus berlari menghindari kejaran teman-temannya. Berlari tanpa arah saking takutnya. Deburan jantungnya semakin kencang, dan napasnya mulai tersenggal karena terus berlari tanpa henti.


Terlihat mobil mewah terparkir di depan club, tanpa berpikir panjang Rayen memasuki mobil tersebut hingga gadis yang ada di dalam mobil tersebut nyaris lompat dari duduknya karena terkejut dengan kedatangan pria asing yang tiba-tiba memasuki mobilnya.


"Aaa ....!"


Gadis itu langsung berteriak histeris. Teriakan itu menggema nyaring. Rayen sangat yakin, lengkingan kuat itu pasti terdengar jelas sampai ke dalam club. Apalagi di parkiran itu juga sangat ramai.


Mati!


Orang-orang yang ada di parkiran itu mulai berdatangan, mendengar sumber suara teriakan seorang gadis dari dalam mobil sport berwarna merah bata. Rayen mencoba membungkam mulut gadis itu dengan kedua tangannya. Seorang gadis asing yang bahkan ia sendiri tidak tahu siapa namanya.

__ADS_1


"Tolonglah diam, jangan membuat suasana semakin parah. Aku sedang terjebak disini. Jika orang-orang itu sampai melihat kita berdua di dalam sini, mereka pasti akan salah paham!" ucap Rayen sedikit takut.


Ia terpaksa membenamkan wajah gadis itu tepat di dadanya kuat-kuat. Sengaja Rayen lakukan agar gadis itu tidak berteriak kembali. Rayen sangat takut jika orang-orang tahu kalau dirinya ada di dalam mobil bersama seorang wanita, apalagi orang-orang di parkiran tersebut merupakan teman-teman sekolahnya, dan juga ada para guru di sana, sepertinya mereka sedang mengadakan meeting. Entah hukuman seperti apa yang akan mereka terima jika para guru mengetahuinya.


"Siapa di dalam?" Tanya seorang laki-laki dari luar pintu mobil. "Kami bisa melihat dari sepion mobil, ada dua pasangan di dalam sana. Apa yang sedang kalian lakukan? Kenapa wanita itu berteriak?"


Tubuh Rayen bergetar hebat. Peluh sebesar biji jagung mulai keluar dari sekujur tubuhnya. Wajahnya sudah mulai pucat karena kepanikannya. Ia merasakan tubuh gadis itu semakin berat di pelukannya. Saat Rayen memberanikan diri untuk menundukkan pandangannya, ternyata gadis itu sudah tidak sadarkan diri di dalam dekapannya.


Rayen semakin panik. Suara orang yang berdatangan semakin banyak. Rayen dapat mendengar dengan jelas, teman-temannya dan para guru sedang ribut di luar sana. Mereka belum mengetahui bahwa Rayen lah yang ada di dalam mobil tersebut, karena kaca mobil yang di lapisi benda berwarna hitam itu tertutup rapat.


Gawat. Bagaimana ini?


"Aaaa....aaaa....aaaa...."


Teriakan para guru dan teman-temannya saling bersaut ketika pintu mobil itu terbuka. Teman-temannya yang nakal mulai mengambil ponselnya, lalu memotret Rayen dan gadis itu untuk di pamerkan. Sebisa mungkin Rayen menutupi tubuh gadis itu karena bajunya yang seksi mulai menyusut ke bawah. Dress hitam mini tanpa lengan yang sangat seksi itu sudah hampir lepas dari tubuh gadis itu. Untung saja gadis itu pingsan, jika tidak entah seperti apa wajahnya menahan malu ketika menyadari banyak sekali orang yang mengerumuninya. Mungkin wajahnya sudah merah seperti kepiting rebus, ya.


Guru-guru yang melihat kejadian itu segera membawa Rayen dan gadis itu ke dalam aula club. Mereka tidak mungkin membiarkan satu muridnya tetap di dalam mobil dengan keadaan gadis itu yang pingsan. Ya, Rayen merupakan murid kebanggaan di Sekolah Menengah Pertama di sekolah ternama di Jakarta, sedangkan gadis itu belum di ketahui asal usulnya.

__ADS_1


Setelah gadis yang di ketahui bernama Jennie itu sadar dari pingsannya, ia langsung di dudukan bersama Rayen di dalam ruangan aula club. Rayen dan Jennie mulai menjelaskan duduk perkara perihal kejadian itu. Namun para guru yang menangani kasus mereka tidak percaya sama sekali dengan penjelasan dua bocah polos itu. Mereka lebih percaya dengan apa yang mereka lihat. Rayen sedang memeluk erat gadis itu dalam keadaan baju gadis itu yang memang sudah terbuka, hingga terlihat dua gunung kembar miliknya. Mahluk mana yang masih memiliki pikiran positif setelah melihat adegan itu.


Foto Rayen dan gadis itu langsung viral di media sosial sebagai konten asusila di lingkungan masyarakat. Semua pihak sekolah juga sudah melihat postingan itu, mereka lebih memilih untuk angkat tangan dengan kejadian ini. Setelah melalui banyak sekali perdebatan, akhirnya pihak sekolah memutuskan untuk mengeluarkan Rayen.


Kedua orang tua Rayen sempat protes dan meminta keadilan untuk anaknya. Namun viralnya foto tindakan asusila itu tidak dapat di tutupi lagi. Bahkan orang tua Jennie juga sempat mendatangi sekolah Rayen dan memohon agar pihak sekolah tidak mengeluarkan Rayen dari sekolah, namun semua usaha yang mereka lakukan sia-sia, Rayen tetap akan di keluarkan dari sekolah.


Nama Rayen sudah terlanjur di cap jelek oleh sekolah. Kalaupun pihak sekolah masih mau menerima Rayen, tapi murid dan para orang tua di sekolah itu tidak akan berhenti membully perbuatannya terhadap gadis itu. Yang sebenarnya Rayen tidak berbuat apa-apa kepada gadis itu. Jalan satu-satunya adalah mengeluarkan Rayen. Bahkan Rayen yang menjadi murid kebanggaan itu tidak mendapatkan kebijakan sedikitpun.


Dan saat itu juga, satu mahluk tak bersalah itu resmi di keluarkan oleh pihak sekolah. Masalahnya bukan hanya terletak pada Rayen, namun lebih ke arah Netizen yang maha benar. Foto Rayen dan Jennie sudah tersebar luas, tentunya dengan berbagai caption buruk yang mereka tulis. Demi apapun, ini merupakan suatu kejadian yang amat sangat buruk bagi Rayen, karena semua cita-cita terbesarnya hancur begitu saja hanya karena kejadian kecil yang menurutnya sangat konyol. Semua ini karena ulah teman-teman berhati iblis itu yang sudah membuat Rayen terjatuh ke dalam jurang seribu penyesalan.


***


Visual tokoh utama



Pemeran Jennie

__ADS_1



Pemeran Rayen


__ADS_2