POTRET

POTRET
PART 9 SEBUAH KENYATAAN 2


__ADS_3

بسم الله الرحمن الرحيم


“ senang kamu hah” bentak Resy kali ini ia memegang geram lengan Zahra, dan Zahra hanya diam pandangannya kosong.


“udahlah Resy... lagian mama yakin mereka akan sadar siapa yang mutira dan siapa yang batu kerikil, lihat saja nanti.. lagian lelaki yang lebih mapan dari dia itu banyak.. apalagi pekerjaannya gak jelas gitu."


“tapi mama”


“udah lah Sy bener apakata mama kamu.. perusahaan keluarganya bukan dia yang megang tapi kakaknya yang bernama Kenzo”


“terus kenapa Resi gak dijadiin sama dia pa”


“dia udah nikah bahkan dia menanti calon anak keduanya.. kamu mau jadi yang kedua” sengit papa.


“yah gak lah.. nikahin aku sama Kenza lebih dulu terus nikahin dia dengan Zahra jadi aku yang tuan putri sedangkan dia hanya simpanan” cercanya dan tertawa.


“sudah papa bilang pekerjaannya gak jelas Resy"


“gak papa yang penting ganteng pa, urusan makan kan ada uang papa” jawabnya santai


“lebih baik kamu tidur, dan kamu juga Zahra” Zahra mengangguk patuh.


Malam ini malam yang melelahkan dan banyak seklai kejutan, hatinya senang bercampur sebuah luka seakan tertusuk pisau tak kasat mata dan dia seakan dihujani permen kapas yang manis seperti suasana hatinya yang sebagian bahagia. Aneh ya..


ponselnya berdering membuyarkan pikirannya yang berkelana akan kejadian tadi.


65xxxxxxxxxx📩


Assalamu’alaikum warahmah


Zahra mengernyit ia sama sekali tidak mengenali no ini. No baru


From : 65 xxxxxxx📤


Wa’alaikumsalam warahmah


Siapa?”


65xxxxxxxxxx📩


*Saya , calon imam dunia akhirat


kamu teman hidup kamu.


From : 65 xxxxxxx📤


eh..?


65xxxxxxxxxx📩

__ADS_1


he..he… bingung ya..


From : 65 xxxxxxx📤


oh maaf baru ingat, eum..


saya ingin tau nama kamu, apakah boleh?”


65xxxxxxxxxx📩


oh tentu


nama saya KENZA ALTHAFURRAHMAN ARDIYANSYAH


From : 65 xxxxxxx📤


nama yang bagus*


nama saya....


Zahra sedang mengetik pesan lanjutannya namum belum sempat terkirim Zahra sudah mendapat pesan lagi oleh Kenza, ia tercengang saat membaca isi pesan Kenza yang seakan tau pesan apa yang akan ia kirimkan padanya.


65xxxxxxxxxx📩


terimakasih, gak usah sebutin nama kamu saya tau.


From : 65 xxxxxxx📤


kalo saya hendak mengirim pesan nama saya


65xxxxxxxxxx📩


taulah.. masih ingat saya. Kalo kamu sigadis berkamera itu.


deg.. deg.. “yaallah jangan bilang dia om.om itu” monolognya. Tapi bagaiman bisa dia tau no. ku.. dan bagimana bisa juha dia tau alamat rumhku..' berbagai pertanyaan berkeliaran di kepala Zahra tentang Kenza yang begitu mengejutkannya hari ini.


65xxxxxxxxxx📩


Jadi ingat ya.. bagus lah..


From : 65 xxxxxxx📤


Jadi ini om..


Dan nama om KENZA ALTHAFURRAHMAN ARDIYANSYAH


65xxxxxxxxxx📩


Yap, jadi mulai sekarang jangan panggil saya om

__ADS_1


Saya tidak setua itu,


Saya masih muda.


Terdapat ketegasan dalam pesan Kenza membuat Zahra terkekeh.


From : 65 xxxxxxx📤


Ia kah.. tapi tentunya saya lebih muda lah om


65xxxxxxxxxx📩


*Ya saya tau tapi jangan panggil om


From : 65 xxxxxxx📤


Ia..ia.. om Al.. tapi kok tau rumah saya*


6*5xxxxxxxxxx📩


Kamu panggil saya apa?”


From : 65 xxxxxxx📤


Apa*?


65xxxxxxxxxx📩


Itu tadi


From : 65 xxxxxxx📤


Gak ada om Al


65xxxxxxxxxx📩


Nah itu..


Hey Zahra…


Ra…


“sepertinya dia tertidur.. okeylah selamat tidur Zahra.” Monolognya dan tersenyum sendiri.


-------------------------


Terimakasih...😊


Jangan lupa dukungan kalian ya... Like.. komen, vote, and.. love.. he..he..

__ADS_1


dibaca kalian udah alhamdulillah...


With love....💖💖


__ADS_2