POTRET

POTRET
PART 17 APARTEMENT


__ADS_3

بسم الله الرحمن الرحيم


“kamu gak bisa ya Za.. tinggal disini Za” pinta lagi mommynya kanjeng mommy tidak akan menyerah begitupun Kenza yang juga tidak akan menyerah untuk memboyong keluarganya kecilnya yang masih seumur 1 minggu lebih itu untuk tinggal diapartement mereka.


“gak bisa mom.. biarkan kami belajar mandiri.. Kenza janji gak bakalan buat putri mommy ini kelaparan”


“bukan itu Za. Rumah ini luas bakalan seru kalo kumpul disini” tegasnya tak menyerah, membuat sang putra menghembuskan nafas lelah.


Kejadian seperti ini memang sudah pernah ia alami waktu minta ijin tinggal sendiri diapartement, Kenza menatap sang daddy yang hanya mengamati anak dan ibu yang protective itu Kenza menatap lekat meminta bantuan sang ayah.


“mom.. biarlah mereka belajar membangun ibadah ini, sebelum Wira lahir Kenzo dan Aqila juga tinggal sendirikan,. Jadi biarlah mereka menikmati waktu berdua dulu, lagian merekakan bukan anak-anak lagi mom.. kita juga tinggal mandirikan”


“tapi By.. mana rela mommy lepasin mereka berdua”


“sayang… dengerin Hubby oke.. mereka sudah berkeluarga, sudah dewasa lagian kalo mereka disini mereka akan selalu bergantung dengan kita gak ada mandirinya. Setidaknya jika hidup mandiri mereka akan belajar dewasa.” Nasehat daddy member pengertian pelan-pelan.


“huft… nak.. kalo suamimu jahat sama kamu laporin mommy ya, biar mommy sunnat lagi” ucapnya pada snag menantu yang sedari tadi tak lepas dari genggamannya seakan takut putri kecilnya dibawa kabur orang.


“yah jangan mom.. putramu masih belum ngasih mommy cucu” tukasnya

__ADS_1


“kan mommy bilang kalo kamu jahatin putri mommy Za”


“mommy insyaallah UJi gak akan jahatin Zahra kok, doakan kami ya mommy daddy agar kami selalu bersama dalam suka maupun duka, menghadapi badai yang mungkin msudah menanti kita dan berakhir dengan kemenangan sebuah pelangi yang akan hadir setelah hujan.”


Inilah yang membuat sang mommy enggan melepas Zahra pergi bahkan Wira dimanipulasi oleh papa dan mamanya pergi keluar dengan dalih jalan-jalan agar tidak menangis saat tau Ate cantiknya tidak tinggal dirumah ini lagi. Walau nanti tidak akan berhenti bertanya, persisi saat Kenza membawa istrinya honeymoon.


“selalu nak.. selalu.. selama raga masih berada dalam badan.. mommy selalu doain kalian.. kalo ada apa-apa hubungi mommy loh ya” pesannya yang tidak mau dibantah, sang menantu mengangguk paham. Mereka pamit kepada kedua orang tua yang mereka hormati dan sayangi.


++++++


15 menit perjalanan akhirnya mereka sampai, Kenza menekan sandi yang ternyata tanggal lahir dirinya yang digabung dengan tanggal lahir istrinya bulan mereka bertepatan sama yaitu dimusim semi tepat bulan juli.


“assalamu’alaikum” salam Zahra ketika memasuki apartement yang mewah dengan dominan berwarna hitam dan abu-abu mencirikan cowok memang.


“apartemennya mewah sekali ji.. bersih juga”


“kan suami kamu yang punya yank” jawabnya manja. Lihat Althaf bagai anak koala yang selalu ingin menempel pada ibunya.


“ayo kekamar Ji” Kenza berbinar mendengar perkataan Zahra namun binar itu meredup berganti dengan cubitan diperut sispexnya itu.

__ADS_1


“mesum melulu sih om.. istri om ini capek om.. pengen liat kamarnya juga biar bisa istirahat” tukasnya. Dan Kenza hanya terkekeh.


“mari pincess” ajaknya ia menarik lembut tangan istrinya dan tangan satu lagi ia geret koper milik istrinya, karna pakaian Kenza sudah ada disini.


“masyaallah kamarnya rapi memang laki banget” kometarnya mengamati seisi kamar yang luas dibandingkan kamarnya dulu.



Zahra menaiki kasur menyibak selimut dan masuk didalamnya lalu merebahkan dengan nyaman disana. Badannya memang terasa sangat lelah.


Kenza menggelengkan kepala melihat tingkah istrinya yang berbaring dan sudah terpejam, ia juga ikut naik berbaring nyaman disisi sang istri yang memepet sekali dengan dinding, memakai selimu yang sama lalu merengkuh istrinya yang mencari kenyaman direngkuhan suaminya hingga ia terkekeh geli saat merasakan deru nafas teratur dari istrinya. Kenza mencium lembut pucuk kepala Zahra


“selamat bobok Sugar..” Kenza ikut menyusul sang istri dalam dunia mimpi.


------------------------------------------------------------------------


Terimakasih...😊


Jangan lupa dukungan kalian ya... Like.. komen, vote, and.. love.. he..he..

__ADS_1


dibaca kalian udah alhamdulillah...


With love....💖💖


__ADS_2