
Di kampus ini aku adalah mahasiswi biasa, di hina dan di kucilkan sudah biasa bagaikan makanan ku sehari-hari,-
"Jika ada kehidupan selanjutnya aku akan merubah takdirku yang buruk ini! oke semangat Erces!!!"
***
Tidak terbayangkan saat aku hendak pulang dari sekolah kepalaku pusing entah kenapa dan aku hendak menyebrang jalan Sebuah truk pengangkut beras menabrakku dan mataku perlahan tertutup.
"Apa yang terjadi?"
"Tolong!!! ada seseorang yang tergeletak karena tertabrak"
Bukannya menolong dan membawa ke rumah sakit orang orang malah berteriak meminta tolong, suara pun mulai terdengar kecil.
1...
2...
3...
Takdirku hanya sampai di sini, aku menutup mata, suara pun tak terdengar lagi, tetapi aku masih dapat berfikir-
"Tuhan, berikan lah aku kehidupan selanjutnya, Jika ada aku ingin memiliki segalanya!".
.
.
.
.
.
.DALAM HITUNGAN DETIK ERCES BERADA DI
.BUMI TETAPI DI DUNIA YANG BERBEDA.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
1...
2...
3...
***
"Erces bangun lah, ini kesempatanmu"
Terdengar samar seseorang memanggil ku terdengar seperti suara laki-laki serak bercampur merdu bergumam di telinga ku dan saat aku terbangun....
"Bukahkan aku sudah mati?" kenapa aku ada di Sebuah kamar yang bisa di bilang sangat mewah?"
Jrengggg!!!
"Aaaaaa!!!"
Kepala seseorang muncul tiba-tiba di depannya. Erces terkejut dan langsung memukul pria di itu dengan keras.
"Ka...Kau siapa Kau dan di mana aku?"
Wakil Dewa Agung berbicara mengejek
"Kau siapa dan kenapa pakaianmu aneh sekali?"
"Haishhh... Dengar lah aku adalah wakil Dewa Agung aku tidak punya banyak waktu di bumi ini, akan aku jelaskan semuanya sekarang!"
"Dewa Agung? memang nya jaman apa sekarang seperti di novel saja?" Bicara Erces dalam nada kecilnya.
"Hmmm yah aku tidak tau ini dimana mungkin aku di surga anak baik tentunya mendapatkan tempat yang baik pula, hahaha"
"Dasar manusia bodoh, dengarkan penjelasan ku sekarang!" Wakil Dewa Agung menjitak dahi Erces hingga memerah.
Aku menyerah dan membiarkan yang katanya Wakil Dewa Agung berbicara.
"Jadi kau sekarang hidup! terlahir kembali di dunia yang berbeda disini adalah dunia kekaisaran dan kau adalah satu satunya Tuan Putri yang pendiam namanya sama dengan nama mu yang sekarang Erces, tetapi namamu yang sekarang adalah Erces Fianlor, orang-orang hanya tau kau adalah Tuan Putri yang pendiam... yahhh aku harap setelah kau mendiami tubuh ini kau dapat merubah takdirnya"
"HEIII WANITA BODOH APAKAH KAU MENDENGARKAN APA YANG AKU KATAKAN?"
Wakil dewa agung berteriak dan memukul kepala ku. Karena aku bosan dan lelah mendengar celotehan sang Dewa jadi aku tertidur saja, hahaha.
__ADS_1
"AUU JANGAN MEMUKUL KEPALA KU DONG!"
Yah mau tidak mau aku juga harus melawannya juga masa iya aku terus terusan ditindas.
"Baik... baiklah aku sudah mengerti alur kehidupan baruku ini, jadi kau bisa pergi sekarang!" Erces mengusir dengan kasar Wakil Dewa Agung.
"TIDAK MAU! tolak Wakil Dewa Agung.
"Hah!? Kenapa? Kau tidak ingin pergi? hmmm apakah kau menyukaiku? yahhh aku memang can- euhmmm .... Cenapa ko memahukan rothi ce moyotku? (Kenapa kau memasukan roti ke mulutku?)" Erces terlalu percaya diri hingga membuat Wakil dewa agung kesal.
"Hei kau belum mengucapkan THANKYOU SO MUCH kepada ku, aku sudah memberi mu kehidupan baru tahu!"
Gumam Erces "Hah memang nya Dewa mengerti bahasa inggris? haiss aku sudah tidak mengerti lagi dengan dewa yang katanya bijaksana tetapi menurutku dia terlihat bod*h hahaha"
"APA YANG KAU KATANA TADI?" Erces tidak tahu bahwa Dewa yang bod*h ini dapat membaca pikirannya.
"Hehe maaf, kau dapat membaca pikiran ku ya? Baiklah aku sudah muak dengan wajah Dewa mu itu jadi - THANK YOU SO MUCH FOR GIVING ME A NEW LIVE, GOD!"
"Awas saja kau tidak mengerti apa yang aku katakan akan ku pukul anak buahmu itu" Gumam Erces.
"Yah don't worries About that, oke baby bye...i will go back to my home, hahaha" Wakil Dewa Agung menunjukan wajah imut, tetapi Erces merasa aneh melihat wajah jeleknya.
"CEPAT PERGI AKU GELI MELIHAT MUU!" Erces berteriak tetapi setelah nya ia tertawa, karena mungkin ini pertama kali ia tertawa dengan orang se leluasa ini.
Dewa agung pergi. TERBANG.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.
.
__ADS_1
NEXT->
JANGAN LUPA DI LIKE, KOMEN, VOTE AGAR AUTHOR LEBIH SEMANGAT LAGI, THANKS.