Princess Descendent Of The Emperor.

Princess Descendent Of The Emperor.
KAISAR


__ADS_3

1 Minggu sudah berlalu semenjak aku mendiami tubuh Erces Fianlor ini dan sudah lumayan banyak informasi yang aku tahu tentang dunia yang aku tempati sekarang.


Katanya kekaisaran Fianlor ini adalah kerajaan yang sangat amat jauh dari kehidupan sosial tetapi sangat lah di puja dan di hormati.


Biarrpun kita hanya membuat anggota kerajaan terluka sedikitpun maka ia akan di eksekusi mati.


"apa lagi menghina? Bukan kah biasanya anggota keluarga yang menghina anggota kerajaan akan di penggal kepalanya?"


yah biasanya aku membaca dan alur ceritanya seperti itu, semoga di sini berbeda ya.


"Nona semuanya sudah siap" Panggil Daya Ronia membangunkan Erces dari lamun pikirannya.


"Ah iya, terimakasih banyak bi" Jawab Erces


"Ini sudah kewajiban saya Tuan Putri"


Erces sudah tampil dengan cantik dan Anggun layaknya bangsawan, ia siap untuk menemui kaisar penggila pedang dan perang sekarang.


"Silahkan Tuan Putri" Kesatria berseragam navy bercampur putih menyodorkan tangannya siap menggandeng tanganku untuk berhadapan dengan kaisar AYAHANDA.


Sringgg...!!!


Bulu kudukku merinding suasanya pun menjadi mengcengkram, dan aku melihat Kesatria khusus yang menjagaku mulai mengeluarkan keringat, aku membalikan badan ku saat aku menoleh para Pangeran menatap tajam sambil mengeluarkan Aura layaknya Pangeran.


"Tu...Tuan Putri maaf" Kesatria itu langsung melepaskan tangan Erces dari genggam nya.


Erces terkesiap tetapi ia mengerti Jika Kesatria itu tidak melepaskan tanganya mungkin sudah ada pertumpahan darah sekarang.


"Semoga Dewa agung selalu memberkati pangeran kita" Erces mengucapkan salam kepada para Pangeran.


Tak...Tak...Tak


"Aduh duh, Kau tidak perlu memberi hormat kepada kami" Ryon Fianlor kakak ke-3 Erces berbicara.


"Ha? memang ya kenapa Pangeran ke- 3? bukankah seorang Putri harus memberi salam kepada pangeran yang ada di depan mata?"


Aku terdiam saat para Pangeran menatap ku sambil menyelidik, seperti ini bukan lah diriku yang sebenarnya.


"Pa... Pangeran...ada apa?" Tanya Erces


"Hahaha mungkin karena Adik ke-4 terlalu sibuk mengurus daerah utara dia jadi sedikit berbeda" Erces terkejut suasanya pun kembali seperti biasa.


"Untung lah mereka tidak terlalu curiga, karena aku bukan pemilik tubuh asli ini" Pikir Erces dalam hati.


"Ah... Ha...hahaha Iya, baiklah para Pangeran, bagaimana Jika kita menemui kaisar?" Ajak Erces sambil tersenyum tidak lucu.


Pangeran pertama memberikan tangan nya kepada ku, seperti ia akan mengajakku bergandengan tangan. Yah tentu saja aku akan menerima


"Tuan Putri bagaimana Jika kita berdua berjalan bersama?" Tanya Pangeran pertama Arilian Fianlor dengan nada sedikit menggoda.


Erces menjawab "Dengan senang hati"


Aku memberikan tanganku Berada di atas telapak tangan Pangeran pertama dan kami ber 5 pun berjalan menyusuri koridor kerajaan dengan tenang diikuti dengan Kesatria khusus ku di belakang.

__ADS_1


***


"Pangeran dan Tuan Putri telah tiba"


Para penjaga pintu memberikan kode kepada para bawahan yang lain agar mereka memberi hormat kepada Tuan Putri dan Pangeran.


"Semoga Tuan Putri dan para Pangeran di berkati dewa agung" Hormat para Kesatria dan pelayan yang ada di ruang singgasana kaisar.


Tidak lama setelah itu pintu ruangan terbuka ,kaisar pun datang "Baginda kaisar telah tiba, beri hormat!"


Tidak hanya para pelayan dan Kesatria, Tuan Putri dan Pangeran pun turut serta memberikan hormat nya.


"Semoga Baginda kaisar di berkati kesehatan oleh dewa agung" Sorak orang-orang yang ada di dalam ruangan.


"Baiklah, yang tidak berkepentingan keluarlah dari sini" suruh kaisar.


"Baik baginda, semuanya bubar!" Suruh tangan kanan kaisar.


"Huan berikan IPad nya padaku!" Minta kaisar.


"Whattt...!!! IPad bukanya sekarang aku ada di abad 20an ya? lah kok ada hp?"


Erces terkejut dalam hati. Bingung Erces, setelah ia lihat lihat memang benar suasana kerajaan jauh berbeda dari abad ke 20. Biasanya pada abad ke 20 semua yang ada di sekitnya pasti terlihat kuno.


"Oh ya aku baru sadar, kalau tidak salah aku tadi melihat mobil, hm apa ya merek nya?... oh ya mobil sport lamborghini, gila sih"


Erces senang sekalipun terkejut tidak menyangka kehidupan nya yang sekarang jauh lebih baik dari sebelum ya.


"Hahaha, andaikan aku bertemu dengan teman teman brengsek yang suka membuli ku itu, hari ini juga sudah aku hancurkan mereka,.... haishhh tapi itu tidak mungkin" Pikir Erces dalam renungannya.


"Tuan Putri" Kaisar memanggil, Erces tidak mendengar.


"TUAN PUTRI?" Erces masih tidak mendengar.


Saat adik ke-5 nya menyenggeol sedikit siku Erces , ia langsung kembali ke dunia yang sebenarnya.


"Ah iya ada apa, Ayahanda?" Jawab cepat Erces.


Jawab kaisar "Sebenarnya apa yang sedang kau pikiran putriku tersayang?".


Kaisar Notrea Fianlor tidak terlalu tua dan juga tidak muda ia hanya baru berumur 1.000 tahun. untuk keluarga kerajaan umur 1.000 tahun bagaikan baru berumur 30 tahun, yah masih sangat muda.


"WAHHH KAISAR INI TERNYATA SANGAT TAMPAN. RAMBUT PANJANG DAN JUGA TINGGI, MEMANG COGAN YANG AKU IMPI IMPIKAN"


Erces tersenyum sendiri seperti orang gila. tetapi ia cepat tersadar dari halunya tersebut.


Kembali ke topik pembicaraan.


"Izinkan saya berbicara, Baginda kaisar ingin kalian bersekolah di Vitruo College, dan masing masing dari kalian akan diberikan tugas, peran, dan misi, jadi kalian para Pangeran dan Tuan Putri harus melaksannya dengan baik"


Huan sebagai tangan kanan kaisar menyampaikan tugas yang diinginkan kaisar.


Erces berfikir "Vitruo College?, nama yang tidak buruk, mungkin itu sekolah untuk para bangsawan ya?, hmmm"

__ADS_1


"Ayahanda!, kenapa harus Vitruo College? bukan kah kit-..." Omongan Pangeran kedua terputus saat kaisar memukul keras tempat tangan singgasananya.


Aku terkejut dengan tiba tiba saja pangeran ke-2 membentak di hadapan kaisar, karena biasanya Pangeran Rulian Fianlor kalem, dan tenang, tetapi tetap sangatlah tampan.


"Rulian, diamlah kau tidak tahu mengenai semua yang aku rencanakan, masalah itu kita singkirkan terlebih dahulu"


"Dewa agung drama apakah ini? Aku kira mungkin ada banyak teka teki di balik cerita yang sedang aku jalankan sekarang, haissh" Aku mengeluh, mau tidak mau Erces harus menjalankan nya dengan baik.


"Baiklah saya akan menjelaskan dengan leb-..." Huan berhenti bicara saat kaisar sudah tidak memperbolehkanya menjelaskan lagi.


"Biar aku saja..." Kami para anak anak nya hanya bisa diam menunggu kaisar berbicara.


"Kalian semua anak anakku, aku menyayangi kalian melebihi apapun, Kekaisaran kita adalah kekaisaran yang sangat amat tertutup dengan negara bagian barat maupun timur. Kalian juga sudah Ayahanda larang bepergian selain ke negara bagian utara dan negara kita, jadi aku hanya ingin kalian lebih mengenal dunia luas. Buaya kekaisaran Fianlor Jika terkurung maka ia tidak akan bisa menerkam mangsanya"


"Dan... aku ingin kalian Pangeran pertama hingga ke tiga Arilian, Rulian , dan Ryon kalian akan tetap memandang status sebagai Pangeran di kekaisaran tertutup ini, ingatlah kalian harus pintar memilih kawan dan lawan!"


"Untuk Tuan Putri Erces dan Pangeran ke lima Netrola Fianlor aku ingin kalian memegang status sebagai orang biasa yang mendapatkan rekomendasi langsung belajar oleh kaisar di Vitruo College"


"Ingatlah jangan terlalu sombong, dunia luar tidak semenarik dan seindah yang kalian lihat, Jika kalian menanyakan alasanya, itu mudah aku hanya ingin KALIAN TIDAK SALAH MEMILIH TUJUAN HIDUP, TERUTAMA PENERUS TAKHTA KAISAR KEKAISARAN FIANLOR SELANJUTNYA!"


"Jika kalian kurang mengerti kalian dapat menemui ku langsung di ruangan yang biasanya aku gunakan untuk mengerjakan tugas!"


Kaisar bangun dari singgasananya, mengibaskan baju yang terurai panjang. Kami memberi hormat.


Para Pangeran tidak berani menentang kaisar, Erces bingung tidak tau harus melakukan apa.


Pikir Erces "apa yang harus aku lakukan sekarang dengan 4 Pangeran ini?"


"Baiklah kita bubar saja dulu!" Tegas Pangeran ke 2 yang terlihat muram setelah mendengar penjelasan kaisar.


"Baiklah" Jawab Yang lainnya.


"Sebenarnya apa alasan yang di maksud kaisar? Seperti ya dunia ini tidak semudah yang aku pikirkan, OKE AKU HARUS MENEMUI KAISAR!"


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.


.


NEXT->

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN,VOTE AGAR AUTOR LEBIH SEMANGAT LAGI. THANKS.


__ADS_2