Princess Descendent Of The Emperor.

Princess Descendent Of The Emperor.
WABAH (1)


__ADS_3

Semenjak Erces pergi ke pusat ibu kota ia menyadari bahwa tidak semua rakyat nya hidup dengan nyaman. Hari demi hari ia berusaha untuk melakukan sesuatu yang dapat menguntungkan dirinya dan juga rakyatnya.


Hari ini Erces dan Ayah nya sedang menikmati teh bersama di siang yang cerah dan merdu penuh kicauan burung. Hari-hari yang ia jalani semakin membaik dan lancar, tentunya Erces tidak lupa untuk memberitahukan Ayahnya tentang kejadian di pasar.


"Ayah" Panggil Erces.


"Hm, ada apa Putriku?" Sahut ayahnya dengan manis.


"Anda sudah tidak asing lagi bukan dengan rakyat terlantar di luar sana"


"Oho, Apakah kamu sudah bepergian ke luar?"


"Yah begitulah seperti yang kamu lihat, biarpun ayahmu ini kaisar tapi wilayah kekuasaan setiap bangsawan tidak harus selalu di urus oleh kaisar. Yahhh lagi pula tidak ada rakyat yang mengeluh jadi ayah tidak bisa berbuat seenaknya" Jawab kaisar jelas.


"Seperti yang saya duga, apa Putri mu ini boleh melakukan sesuatu?"


"Lakukan apapun yang kamu inginkan, jika ada yang berani melawan Putriku ini akan ku penggal kepalanya, hehehe" Lagi - lagi senyum licik kaisar terlihat.


"Baik, terimakasih ayah"


Tuk...Tuk...Tuk Suara hentakan kaki yang sedang berlari terdengar Kaisar dan Erces kebingungan.


"Yang mulia!" Teriak sekretaris kaisar sambil berlari hingga lupa bernafas.


"Hei, tenang lah jangan lupa bernafas. Tarik nafasmu dulu" Suruh kaisar bingung.


"Huf Huf Huf, Se... Sebenarnya ada masalah yang sangat genting yang mulia"


"Cepat katakan!"


"Entah apa yang terjadi saya juga kurang paham, tapi rakyat... seluruh rakyat kita tiba-tiba ada yang pingsan hingga di nyatakan meninggal, ini sudah yang korban yang ke delapan puluh seperti yang di laporkan" Sekretaris kaisar menjelaskan dengan singkat.


"Apa!" Kaget kaisar.


"Kenapa bisa?"


Erces berdiri dari tempat duduknya dan menanyakan "Tenanglah kalian, apa aku boleh tahu gejala apa saja yang ditimbulkan oleh rakyat kita?"


"Saya kurang tahu jelas Yang Mulia Putri, namun anda dapat menanyakan langsung pada dokter Rumah sakit yang sedang menangani rakyat"


"Cepat siapkan kereta, aku akan pergi!" Suruh Erces.


"Baik"


"Erces apa yang ingin kamu lakukan?" Tanya ayahnya.


"Jika dugaan ku benar, maka masalah ini bisa cepat terselesaikan ayah, jadi ayah tenang saja. Dan aku minta satu hal buatlah pengumuman agar rakyat bisa tenang karna jika terjadi kegaduhan kami akan sulit untuk menangani nya" Suruh Erces tergesa-gesa.


"Iya, baiklah. Hati-hati di jalan"


"Ayo!"


***


Rumah Sakit.


Erces langsung turun dari kereta kuda dan bergegas menuju dokter yang di katakan oleh sekretaris ayah nya.


"Dimana dokternya?"


"Sebelah sini Yang Mulia, saya akan mengantar anda ke dalam" Ajak salah satu perawat rumah sakit.


Erces langsung mengikuti perawat tersebut dan sampai pada dokter itu.


"Dokter, saya membawa Tuan Putri istana beliau katanya ingin bicara"


Dokter muda dengan rambut cokelat dan warna matanya yang hijau bagaikan satuan dari alam, tinggi badannya yang menculang tidak lupa dengan badan kekarnya itu yang membuat dirinya terlihat gagah.


"Baiklah, tinggalkan kami berdua"


"Tidak bisa!" Tolak keras pengawal pribadi Erces.

__ADS_1


"Aku baik-baik saja, tinggalkan kami berdua ini perintah!"


"Ta..Tapi.."


"Tinggalkan kami atau kalian aku pecat?"


"Tidak, baiklah Tuan Putri"


Pengawal beserta ajudan yang dibawa Erces dari istana langsung meninggalkan mereka berdua untuk berbicara.


"Senang bertemu dengan anda Tuan Putri yang cantik" Dokter itu tidak tinggal diam tanpa Erces sadar jika tangan sudah didahului oleh dokter muda tersebut, punggung tangan nya di kecup yang membuat Erces langsung merona.


"Apa yang anda lakukan, sangat tidak sopan!" Erces langsung melepaskan tangannya dari genggaman dokter tersebut dan membentak nya keras.


"Ah maafkan atas kebiasaan saya Tuan Putri" Dokter itu menunduk namun tidak merasa ketakutan terbalik ia malah tersenyum senang.


"Jadi dia mengakui bahwa dirinya adalah playboy?"


"Apa itu playboy Tuan Putri?" Tanya dokter itu, yang sontak membuat Erces kaget.


"Hah!, apa kau bisa membaca pikiran ku?"


"Mungkin" Dokter langsung berbalik dan tersenyum.


"Kenapa kau tersenyum?" Tanya Erces namun dokter muda itu tidak menjawab.


"Kalau begitu saya akan langsung memperkenalkan diri"


"Perkenalkan nama Guo Vilita kepala rumah sakit sekaligus...."


"Sekaligus penyihir agung yang tidak mau bekerjasama dengan kekaisaran Fianlor, bukan?"


"Wah saya tersanjung karena anda banyak tahu tentang diri saya, apa anda telah jatuh cinta pada saya sebelumnya tanpa saya sadari" Tanya Guo dengan percaya diri.


"Maaf tapi aku tidak mengenalmu" Bantah Erces.


"Bukankah baru saja kita kenalan?" Perkataan Guo tidak bisa Erces hentikan, karena ada saja perkataan baru yang keluar dari mulutnya.


"Sudah ke intinya saja, aku ingin tahu apa saja gejala yang mereka timbulkan?"


5 menit berlalu mendengarkan penjelasan Guo, Erces langsung mengambil kesimpulan tentang apa gejala-gejala yang terjadi.


"Baiklah seperti yang anda katakan gejala-gejala awal yang mereka rasakan adalah batuk, flu, sakit tenggorokan hingga menyebabkan demam"


"Benar, apakah itu penyakit semacam demam berdarah?"


"Tidak! ini adalah penyakit jenis baru bisa kita sebut dengan virus CoV 2, virus ini perlahan-lahan dapat menyebabkan kematian"


"Apakah seberbahaya itu? apa sihirku bahkan tidak bisa menyembuhkan mereka?"


"Aku tidak tahu pasti" Erces berfikir serius


"Bisakah kau membuat vitamin?"


"Vitamin? apakah itu obat?" Tanya Guo bingung.


Pantas saja mereka tidak tahu apa itu vitamin karena di dunia ini jika mereka sakit pasti akan mendahulukan minum obat dibandingkan menjaga daya tahan tubuh.


"Itu semacam obat untuk menjaga daya tahan atau kekebalan seseorang, bisa di bilang seperti sihir pertahanan yang bisa menangkis segala serangan lawan"


"Hum jika begitu saya rasa bisa, bisakah anda memberi tahu bahan apa saja yang di perlukan"


Erces menjelaskan satu demi satu bahan bahan yang diperlukan dan cara mencampurkannya dengan teliti, sementara itu setelah Guo mengerti apa saja yang di katakan Erces, Erces kembali ke istana untuk memberi bahwan nya perintah.


Erces langsung menuju ruangan kaisar dan mengatakan, "Ayah, bisakah anda meminjamkan sebentar posisi untuk memerintah seluruh bangsawan kekaisaran?" Tanya Erces sopan.


"Tentu saja jika itu yang terbaik" Kaisar langsung memberikan Erces izin.


"Terima kasih"


Setelah izin dari kaisar Erces langsung menyuruh Huan sekretaris kaisar untuk memanggil setiap para bangsawan di kekaisaran Fianlor.

__ADS_1


Satu persatu dari bangsawan menerima perintah tersebut dan satu demi satu mereka langsung menuju aula biasanya kaisar memimpin.


"Salam saya kepada Tuan Putri, semoga selalu di berkati dewa agung" Salam Count daerah selatan.


Begitu pun yang lainnya mereka satu persatu memberi hormat hingga semua nya terkumpul.


"Baiklah semua nya sudah berkumpul, aku Tuan Putri Kekaisaran Fianlor memberi kalian perintah atas izin Yang Mulia Kaisar untuk menjaga kebersihan setiap ujung kekuasaan wilayah kalian, demi rakyat ku yang tercinta aku bersumpah akan menyelamatkan dan meredakan penyakit ini!" Ucap Erces serius dan tegas.


"Hal pertama yang harus kalian lakukan adalah memperbaik pola kehidupan kalian, lakukan lah pola hidup bersih dan gunakan masker setiap saat, aku aka menyuruh desainer kekaisaran untuk membuat nya"


"Bagi keluarga bangsawan ataupun rakyat biasa yang terjangkit virus dimohon untuk kalian datang ke salah satu penginapan yang disediakan langsung oleh istana agar terisolasi dari rakyat yang belum terjangkit"


"Dan bagi kalian yang belum terkena virus ini untuk tetap dirumah, kalian akan di jaga ketat langsung oleh pasukan kekaisaran!"


"Satu pun dari kalian tidak boleh mengabaikan rakyat ku, jika aku melihat ada hal yang tidak pantas terjadi pada rakyatku makan siap-siaplah kalian semua"


"Baik Tuan Putri" Semuanya akhirnya meninggalkan ruangan, para bangsawan ada yang setuju dan ada juga yang mempersalahkan hal tersebut bagaimana tidak? Erces adalah Tuan Putri yang masih muda tidak banyak orang-orang tua yang mau menghargai pendapat yang lebih muda.


Kebanyakan dari mereka masih tidak senang bahwa mereka di perintah oleh seorang perempuan.


"Huan, tolong persiapkan masker kain yang aku gambar tadi" Suruh Erces.


"Baik Tuan Putri"


Para pangeran yang ada di dalam ruangan pun ikut membantu apa yang diperintahkan oleh Erces, mereka selalu percaya pada adik perempuan nya.


Keluarga Duke saron pun ikut serta membantu. Karena Arqulan tidak mau kalah dengan Zykle ia juga ikut membantu rakyat kekaisaran Fianlor, sedangkan adik nya tetap berdiam diri dan sibuk mempercantik diri di istana.


***


Menara Penyihir Guo.


"Anda telah sampai Tuan Putri" Sapa Guo yang juga sedang sibuk membuat Vitamin yang di dikatakan Erces.


Ruangan berukuran besar yang hanya di penuhi oleh tumpukan rak buku di lantai dua, satu tempat tidur, satu lemari di pojok kanan, dan satu dapur di lantai satu serta ruangan yang biasanya Guo gunakan untuk melakukan percobaan sihir ataupun obat-obatan.


"Bicara santai lah padaku" Suruh Erces.


"Baik Tuan Putri" Patuh Guo.


"Dan kau bisa memanggil namaku"


"Erces"


"Bagus"


Erces masih sibuk mengelilingi rumah Guo tanpa izin nya, Guo yang melihat Erces hany bisa tertawa dengan kekaguman yang ia lihat di setiap sudut rumah Guo, Rumahnya yang besar namun rapi dan bersih serta buku-buku yang menarik warna-warni. Rasanya jika Erces tinggal di rumah ini sendirian tanpa seorang pun ia rasa dirinya betah, karena rumah Guo begitu menenangkan.


"Uh akhirnya siap"


"Apa sudah jadi?"


"Sudah tapi aku tidak yakin ini layak untuk di makan"


"Tidak masalah perbanyaklah pil nya, dan aku akan langsung mencoba nya di depan rakyatku agar mereka tidak mengira aku memberikan mereka racun"


"Jika kau mengatakan ini racun pun rakyat mu tidak akan berani melawan" Sahut Guo sambil memperbanyak vitamin itu.


"Tidak ada yang bisa di percaya di dunia ini, dunia ini penuh dengan kebohongan dan ketidakadilan"


"Jika pun ada yan bisa di percaya itu hanya dirimu sendiri!"


"Dan aku akan menjadi penguasa kekaisaran selanjutnya aku harus memiliki kepercayaan dari rakyat ku"


"Pfft, baiklah baiklah"


...BERSAMBUNG......


...LIKE, KOMEN, VOTE ( ˘ ³˘)♥...


...***...

__ADS_1


...NANTI BAKAL LANJUT PT.2 NYA YA, MAAF NIH LAMA BGT UDH GA UP, SOALNYA LAGI COBA TL MANHUA HEHE, MAU TAU NIH MANHUA APA HUMMM, BTW INI [BL] YA YANG AKU TL HEHE, TRS LAGI MARATON ANIME JUGA WKWK....


...BISA CEK DI WTPD KU @Rayshiiip...


__ADS_2