
"TIDAKKK!" teriak Erces mengejutkan kakak nya.
"Erces?, kenapa kamu di sini"
Erces memegangi tangan kakak nya agar ia berhenti mengayunkan pedang nya yang tajam itu
"Kak, jangan bunuh mereka! aku lah yang salah aku menyuruh mereka tidak menolong kami berdua agar identitas kami tidak terungkap, apakah aku salah kak? aku hanya ingin menuruti ayah kaisar"
"Huhf, baiklah jika itu yang kau mau" Rulian memegangi pundak Adiknya dan langsung ia peluk.
GRAB...!!!
Erces memeluk balik kaaknya "Terimakasih kak, aku menyayangimu!". Rulian hanya menjawab dengan anggukan dan tersenyum.
***
Keesokkan harinya....
Suara pria dan wanita bercampur di aula acara ulang tahun kaisar, suara pijakan sepatu entah pria atau wanita bergema di seluruh aula tersebut. Semua tersenyum tanda senang menikmati acara perayaan ulang tahun kaisar, satu per satu setiap orang telah menyiapkan hadiah nya, setiap hadiah pastinya mewah dan mahal ada yang memberi kan pedang emas, permata, karpet bulu serigala merah, bahkan hadiah yang paling sulit dicari mereka berikan kepada kaisar. karena ini pertama kalinya kaisar Fianlor mengadakan acara ulang tahun yang besar-besaran.
Suara hentakan kaki para prajurit kekaisaran bergema dengan selaras tanda kaisar akan segera tiba.
"Semuanya, beri hormat! Kaisar tiba!" Suruh dan teriak panglima kekaisaran.
Semuanya memberi hormat yang tulus kepada kaisar dan ada juga yang sinis melihat kaisar Fianlor. Kaisar Netrola hanya mengabaikan karena ia tahu, Jika sekarang ia melaksana acara besar-besaran akan banyak orang yang datang baik itu teman atau musuh dan dia adalah raja sekaligus akan menjadi pusat perhatian.
"Semuanya! terimakasih telah datang ke acara uakang tahun ku, semoga kalian senang dan nikmati lah acara ini. Bersulang!" Yang mulia kaisar mengangkat gelas wine nya dan diikuti oleh tamu-tamu yang hadir.
"Bersulang! Semoga anda selalu di berkahi dewa agung yang mulia" Jawab para tamu yang datang memberkati kaisar yang sedang berulang tahun.
__ADS_1
"Pangeran telah tiba, beri salam!" Suruh kapten prajurit penjaga pintu.
Sontak mata semua orang tertuju kepada tiga Pangeran yang menawan. Bahkan para anak perempuan dari tamu yang datang tidak dapat mengalihkan perhatian mereka, yang hanya mereka inginkan adalah menatap Pangeran yang berjalan di red carpet dengan begitu menawan nya menuju singgasana mereka yang ada tepat di samping Kaisar.
Sebelum duduk...
"Selamat ulang tahun Ayahanda, semoga kau di berkahi Dewa Agung" Tunduk dan Salam ke-tiga Pangeran.
"Sayang, lihat lah betapa beruntung nya jika menantu kita adalah salah satu dari Pangeran itu, huhf aku pasti akan melayaninya dengan baik, hahaha" Tanya Duchess Julia Kykel
"Kau benar, tapi sayang nya anak kita tidak peduli dengan percintaan dia hanya sibuk belajar dan belajar, aihh apakah aku tidak akan pernah memiliki cucu? huhuhu" Jawab dan tangis Duke Kykel.
Keluarga Duke Kykel adalah keluarga yang telah mengabdi pada kekaisaran Fianlor selama kurang lebih 100 tahun lama nya. Keluarga Duke Kykel selalu dapat di percaya dan sudah melakukan perjanjian hitam di atas kertas putih dengan kekaisaran Fianlor. Sekali mereka melanggar perjanjian maka seluruh harta akan di ambil kembali, bahkan mereka harus mati.
Kembali...
"Semoga Dewa Agung selalu memberkati Kaisar dan Pangeran" Salam Marquess pemimpin keluarga Bai.
"Hm terimakasih, ada apa?" Jawab singkat Kaisar sedangkan para Pangeran hanya tersenyum masam.
"Bukankah masih ada satu Pangeran lagi, Jika saya boleh bertanya di mana dia?" Tanya sinis Marquess Bai, yang bisa dimaksud seperti menyindir Kaisar.
"Apa maksud mu?, Jika kau ingin tahu di mana Pangeran yang ingin kau ketahui keberadaannya, sekarang dia sedang belajar di luar negeri dan tidak sempat menghadiri ulang tahun ayahnya, apakah sudah jelas!" Jawab Kaisar dengan nada agak tinggi di akhir pembicaraan nya dan mengeluarkan aura membunuhnya, yang bermaksud agar Marquess yang di kenal dengan sindiran nya yang setajam silet bisa tutup mulut.
Sontak Marquess Bai pun terkejut, dia hanya bisa tersenyum dan meng-iyakan jawaban kaisar.
"Cih akhirnya mulut gagak itu pergi juga, muak sekali aku dengan dirinya!"
"Oh ya, putraku diamana teman-teman kalian" Tanya kaisar pada para Pangeran.
__ADS_1
"Oh ya dan satu lagi, apa kalian sudah membawa pasangan? hehehe"
Para Pangeran hanya merasa ini terlalu memaksa dan dunia yang sedang terjadi sekarang hanyalah milik Ayahnya seorang. Hahaha.
"Ekhem, ayah teman-teman kami akan datang sebentar lagi" Jawab Pangeran Arilian.
"Dan masalah pasangan kami tidak peduli dan tidak perlu!" Jawab tegas Pangeran Rulian.
"Ayah, apakah kau yakin tidak ingin mengenalkan kedua adik pada semua orang?" Tanya serius Pangeran ter-absurd Ryon Fianlor
"Untuk sekarang tidak, kalian nikmati saja sebentar lagi pasti akan ada penampilan yang mengejutkan..." Jawab Kaisar dengan suara kecil dan para Pangeran sudah mengerti apa yang dimaksud, dan tetap diam...
Tidak salah lagi dugaan Kaisar benar adanya, penampilan menarik mengejutkan mata terjadi...
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.
NEXT->
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, BINTANG LIMA, DAN ADD TO FAVORITE YA AGAR AUTHOR LEBIH SEMANGAT LAGI. THANKS!
__ADS_1