Pusaka Warisan Leluhur

Pusaka Warisan Leluhur
Kerasukan


__ADS_3

Nanti malam kamu semedi kakek sudah mempersiapkan semua. Ucap kakek


Baik kek tapi arya mau keliling dulu sekarang. Ucap arya


Arya yang angkuh di luar tapi sangat patuh kepada kakeknya, karena keluarga satu-satunya hanya kakeknya saja.


Saat bersemedi, arya pun dibangunkan pengawal jin merah, diajaklah di masuk ke istana.


Selamat datang di istana anak manusia. Ucap raja jin merah


Terima sembah hamba paduka raja. Ucap arya


Sudah waktunya kamu belajar ilmu rogo sukmo agar bisa langsung kemari tanpa bersemedi, jika kau butuh apa-apa datanglah kemari, ini aku berikan emas, jual lah dan buat jajan sesuka hatimu anak manusia. Ucap raja jin merah setelah kembali ke jasadnya ditangannya sudah ada emas batangan, kemudian arya bercerita kepada kakeknya disuruh belajar ilmu rogo sukmo oleh raja jin.


Tetaplah patuh pada raja jin merah arya, kalau sudah dianggap anak kau akan menjadi manusia paling sakti di tanah jawa. Ucap kakek


Setelah beberapa hari kakeknya pun bersiap mengajari arya ilmu rogo sukmo


Besok puasa patigeni dulu untuk memperoleh ilmu rogo sukmo. Dalam puasa itu kamu hanya boleh makan tepat jam 12 sampai jam 1 malam saja, dan selama puasa kamu tidak boleh terkena sinar matahari jadi selama puasa lebih baik kamu di dalam kamar. Ucap kakeknya


Setelah puasa patigeni arya di ajarkan mantra rogo sukmo dalam sekejap mata dia bisa terbang kemana pun tapi hanya sukmanya yang terbang, kakeknya tiba-tiba datang.


Ayo balik ke ragamu masih banyak yang harus kau pelajari. Ucap kakeknya


Di tempat ki Rajat


Ki rajat lupa sesaat dengan tujuannya untuk mendapatkan pusaka nogo suryo, karena sibuk dengan pasien-pasiennya juga dengan anak buahnya ada yang menjadi pencopet, ada juga yang maling, untuk yang maling ini ceritanya


Ada seorang anak muda yang kecopetan, dia berjalan, menyusuri jalan, saat ada ibu-ibu jualan makanan, tibalah pikiran nya untuk mengambil makanannya.


Jambret- jambret tolong saya di jambret, teriak ibu-ibu itu


Para warga yang mendengar, mengejar pemuda itu, pemuda yang ketakutan karena di kejar warga di hanya berlari sekencang-kencangnya dan bersembunyi. Saat bersembunyi dia pun melahap habis makanan yang di jambret,  setelah, selesai makan dia pun bingung ini daerah mana karena tidak ada jalan raya, pemuda yang bingung melihat rumah lumayan besar pintunya terbuka sedikit.


Pasti rumah itu banyak barang berharga yang bisa dijual. Gumam pemuda itu


Pemuda itu pun masuk kedalam rumah itu, ternyata di situ ada beberapa orang yang tidur, dengan gemetaran dia masuk untuk mencari barang berharga, setelah dapat beberapa barang berharga, dia ingin keluar tapi bingung dimana pintunya, sudah mencari beberapa kali tapi tidak menemukan pintu masuk tadi.


Kau mencari pintu keluar pemuda? Ucap ki rajat


Pemuda itu ketakutan mendengar suara itu, sampai menjatuhkan barang curiannya, mendengar barang terjatuh para pengawal ki rajat kaget dan terbangun, setelah menyalakan lampu, pengawal itu langsung menangkap pemuda itu, tapi di tahan ki Rajat saat pengawalnya akan memukuli pemuda itu.

__ADS_1


Stop bawa kemari pemuda itu ambilkan dia makanan dan minuman. Perintah ki rajat


Setelah pengawal nya membawa makanan dan minuman, pemuda itu pun di suruh makan


Makanlah aku tahu kamu lapar, Walau tadi siang kamu dapat makan dari menjambret. Ucap ki rajat lagi


Dengan rakus pemuda itu menyantap makanan dengan lahapnya karena memang dia masih lapar


Terimakasih ki. Ucap pemuda itu dengan ketakutan


Sama-sama, nama kamu siapa? Tanya ki rajat


Saya sukanta ki dari jawa barat. Jawab pemuda itu ternyata namanya sukanta


Ouh sukanta, aku tahu kau terpaksa menjambret dan maling di rumah ku, karena kau kecopetan dan tidak punya apa-apa lagi, kalau kau mau pergi silahkan pergi, tapi kalau kau mau belajar ilmu maling aku akan mengajari mu, ucap ki rajat


Terimakasih ki tapi maaf saya mau pergi saja. Ucap sukanta


Sukanta pun pergi dari rumah ki rajat, tapi ditengah-tengah perjalanan dia bingung karena tidak punya apa-apa lagi mau pulang juga gimana caranya, setelah beberapa saat kemudian dia memutuskan untuk balik ke rumah ki rajat lagi.


Permisi ki terima lah saya jadi muridmu. Ucap sukanta


Persiapan untuk ritual ilmu maling, pemuda itu pun di panggil oleh ki rajat


Setiap malam jatahku seratus ribu untuk aksimu pertama, untukku semua sebagai ganti acara ritual ini, nanti aku ajari ilmu menghilang, agar saat kau ketahuan kau bisa menghilangkan dirimu. Ucap ki rajat


Baik ki saya siap laksanakan. Jawab sukanta


Setelah selesai ritual, besok malam nya sukanta mulai beraksi, dia hampir ketahuan tapi langsung menghilang.


Banyak juga barang berharga yang aku dapatkan, gumam sukanta sambil berjalan ke rumah ki rajat


Besok jual ke pasak loak sana, dan uangnya buat cari kost dulu jangan beraksi di daerah sini. Nanti tetangga saya curiga, dan ingat setiap bulan ganti kos jangan di situ terus, tapi setiap malam Jum'at kamu harus kesini untuk ritual. Ucap ki rajat


Baik ki. Ucap sukanta


Setelah tiga bulan jono, supri dan sukanta di kumpulkan, setelah berkenalan,


Mulai sekarang kalian tidan perlu kesini setiap malam Jum'at, cukup setiap malam Jum'at Kliwon saja, bawa setoran kalian dan kemenyan. Ucap ki rajat


Baik ki , jawab mereka bersama an

__ADS_1


Kembali ke tokok utama


Di sekolah tidar akan melaksanakan acara Pramuka atau kemah, kelas 1-3 semua ikut, anggota nya di undi di campur dari kelas 1,2,3, kebetulan Tidar satu Anggota dengan Rendi


tidar pun bersiap-siap untuk berangkat bersama di sekolahnya dengan naik truck, setelah beberapa saat perjalanan, tidar melihat banner (Selamat datang peserta kemah)


Rendi yang sudah melihat mahkluk ghaib, menyenggol tidar dan tidar hanya tersenyum dan memberi salam dalam hati kepada makhluk ghaib itu.


Setelah sampai dilokasi kemah, pembimbing nya pun memberi arahan dan selesai mendapatkan arahan para peserta kemah langsung mendirikan tenda.


Malam pun tiba setelah beberapa acara selesai waktunya untuk istirahat, tiba-tiba terdengar suara teriakan.


Ada apa ya disana? tanya teman-teman ti dalam tenda tidar, semua keluar untuk melihat, ternyata ada yang kesurupan, pembimbing pun datang untuk mengeluarkan mahluk ghaib yang merasuki muridnya itu namun beberapa kali gagal.


Bantulah tidar bacakan syahadat dan usapkan jempolmu di keningnya. Terdengar suara bisikan kakek tidar


Tidarpun maju untuk memberikan bantuan


Boleh saya bantu pak ustadz. Ucap tidar


Silahkan tidar. Jawab ustad sekaligus pembimbing itu


Makhluk ghaib itu pun kepanasan dan keluar sat tidar meletakkan jempol di kening temannya yang kerasukan, temannya pun sadar


Ada apa ini kok rame-rame kumpul di sini. Ucap temannya dengan tubuh lemasnya setelah kerasukan.


Tidak ada apa-apa tadi kamu kerasukan, jangan banyak melamun lebih baik tidur, sebelum tidur berdoa dulu ya. Ucap pak ustadz


Setelah semua membaik pak ustadz menyuruh semua kembali ke tenda untuk ber istirahat, tapi tidar dekati pak ustadz.


Kamu bantu buat pagar ghaib tidar agar tidak ada yang kerasukan lagi, saya di minta pak kyai untuk bilang ke kamu. Ucap pak ustadz


Baik pak ustadz saya bantu. Ucap tidar


Setelah sholat sunah berjamaah dengan para  ustadz tidar dan pak ustadz membaca do'a dan di tiupkan ke air dalam ember itu.


Setelah selesai di bacakan do'a pak ustadz menyuruh kembali ke tenda.


Biar pak ustadz dan ustad lainnya saja yang menyiramkan air di sekitar sini kamu kembalilah ke tenda. Ucap pak ustadz


BERSAMBUNG......

__ADS_1


__ADS_2