Pusaka Warisan Leluhur

Pusaka Warisan Leluhur
Terungkapnya


__ADS_3

Sudah capek sekarang giliran saya. Ucap tidar sambil menghentakkan kakinya ke tanah, mereka pun terlempar semua ada yang ke sawah, dan di selokan, karena memang disekitar situ hanya sawah jauh dari perkampungan, mereka pun lari ketakutan sampai meninggalkan sepeda motornya.


Sebelum balik ke mobil Tidar pun meminggirkan sepeda motor mereka yang sengaja dihadangkan, kami pun, menyusuri jalan lagi, ditemani terang nya bulan, sesaat kemudian sampailah di rumah, setelah kami turun pak amir pun menurunkan beras satu karung dan bahan pokok makanan lainnya.


Apa ini pak? Tanya ayah basa basi


Itu dari tuan pak mohon di terima, kalau tidak nanti saya yang dimarahi. Ucap pak amir memelas


Ya sudah terimakasih pak. Ucap ayah


Sama-sama pak saya langsung balik. Ucap pak amir


Tidar apa aman pak amir pulang sendirian, takut nya pemuda yang tadi menghadang lagi. Ucap ayah


Jangan kawatir yah Gembong didalam mobil kok. Ucap tidar


Ya sudah kalau begitu ayo masuk dan tidur sudah larut malam ni jam 1 lebih. Ucap ayah


Iya yah tidar langsung ke kamar. Ucap tidar


Sementara ditempat dukun yang mengirimkan santet marah besar kepada perewangannya yang kembali dari rumah pak agung.


Genderuwo dikalahkan dengan mudah oleh macan temannya anak kecil itu ki. Ucap banaspati


Kamu kan lebih hebat dari genderuwo Kenapa tidak membantu nya. Ucap ki Rekso marah


Benar ki tapi aku melihat sendiri, macan itu sangat besar dengan cepat langsung melahap genderuwo, jadi tidak mungkin aku melawannya, lebih baik kita jangan ganggu mereka atau aki sendiri yang terkena akibatnya, ucap banaspati


Apa kau meragukan kemampuan ku, ucap ki rekso


Bukan begitu ki, tapi aku tau betul macan itu dari istana ghaib milik dewi sanggarwati dan di istana itu sangat banyak jumlahnya nya, ucap banaspati


Kalau begitu baiklah, kita tidak perlu mencampuri urusan nya lagi, karena mungkin anak itu mempunyai kekuatan yang besar sehingga bisa menjadikan macan itu tunduk padanya. Ucap ki rekso


Di tempat pak agung yang bersiap ke yayasan untuk, melaksanakan taktik dari TIDAR, pak agung datang tanpa memberitahukan terlebih dahulu, karena mungkin akan bisa menemukan sesuatu dengan sesuatu yang berhubungan dengan, hilangnya dana beasiswa untuk siswa berprestasi.


Selamat pagi Pak Agung. Sapa satpam di gerbang


Iya pak selamat pagi. Ucap pak agung


Saat pak agung parkir dan turun dari mobilnya, tiba-tiba pak satpam menghampiri nya dengan wajah ketakutan.

__ADS_1


Ada apa lagi pak? Tanya pak agung


Maaf pak saya boleh minta tolong pak, saya sudah bicara kepada pak kepala sekolah tapi, dia tidak bisa membantu saya. Ucap pak satpam


Bantu apa pak, kalau bisa saya bantu, ucap pak agung


Jadi gini pak mau bon pak untuk berobat, anak saya sakit demam. Ucap pak satpam


Ouh itu iya pak saya berikan gaji bapak bulan depan saja ya kan tinggal 10 hari juga. Ucap pak agung


Terimakasih pak bantuannya. Ucap pak satpam


Ini pak dua juta lima ratus ya, dihitung dulu. Ucap pak agung sambil menyerahkan uang dar dompetnya


Kebanyakan pak, kan gaji saya satu juta lima ratus. Ucap pak satpam


Apa bapak ada slip nya. Tanya pak agung yang curiga ada yang memotong gaji pak satpam


Sebentar pak saya ambilkan dulu di pos. Pak satpam mengambil kertas slip gajinya


Ini pak. Ucap pak satpam menyerahkan slip gaji


Ouw terimakasih pak, sebenarnya gaji bapak dua juta lima ratus, mungkin ada yang tidak beres biat saya cari tahu dulu, ucap pak agung


Tidak pak tidak ada yang bisa memecat bapak, kecuali saya sendiri, Sekarang bapak pulang lah dan bawa ke dokter anak bapak, ini saya tambahkan sendikit pak karena kelalaiannya saya, gaji bapak ada yang motong, ucap pak agung sambil memberikan uang satu juta lagi.


Terimakasih pak semoga Allah membalasnya kebaikan bapak, ucap pak satpam yang kemudian pergi


Pak agung meneruskan perjalanan an, untuk menemui tim divisi keuangan.


Kenapa bisa sampai ada pemotongan gaji juga, gumam pak agung sambil emosi.


Setelah sampai di depan ruangan pak agung langsung membuka pintu karena emosi, dengan tim divisi keuangan.


Saat membuka pintu pak agung dikejutkan dengan dua orang yang melakukan persetubuhan.


Apa yang kalian lakukan, jadi begini kerja kalian, akan saya pecat kalian berdua. Ucap pak agung


Ternyata yang selingkuh kepala sekolah dan stafnya divisi keuangan, sambil kebingungan meteka membenahi pakaiannya.


Ampuni saya pak, saya digoda fani pak saat mau mengecek tentang keuangan kita. Ucap kepala sekolah

__ADS_1


Biadap kamu, kamu yang memaksa saya, dan akan memcat saya kalau tidak mau, melakukan perintahmu. Ucap fani yang marah


Keributan itu didengar banyak staf lainnya sampai berkumpul di depan ruangan divisi keuangan.


Pergi kalian jangan pernah menginjakkan kaki di tempat ini. Ucap pak agung yang marah besar.


Pak agung yang masih marah menuju ke ruangannya, dan memanggil sekretaris menunjukkan laporan keuangan.


Terimakasih laporan nya, untuk divisi keuangan yang 2 kemana, kenapa cuma fani di ruangan? Tanya pak agung


Di pecat pak yang dua.oleh pak kepala sekolah, alasannya cukup satu saja divisi keuangan. Ucap sekretaris pak agung


Ya sudah besok saya buka lowongan untuk menempati divisi keuangan cukup 3 saja . Ucap pak agung, walaupun sebenarnya dia akan menaruh orangnya yang di perusahaan nya untuk pura-pura melamar kerja di yayasannya.


Ke esokan harinya pak agung di bantu staf lainnya membantu mengordinir pelamar kerja yang akan melamar di yayasannya, yang dua memang dari luar tapi pak agung memasukkan satu orang kepercayaan untuk menyelidiki kasus hilangnya Beasiswa.


Setelah mendapatkan 2 orang yang memang komepeten di bidang nya, dan mereka siap bekerja.


Arif orang kepercayaannya pak agung menemukan siapa saja yang terlibat penyalahgunaan dana itu, bersama bukti-buktinya, pak agung langsung melaporkan ke polisi dan ternyata ada 5 orang stafnya yang terlibat. Staf lainnya heran dan memperkenalkan orang kepercayaannya kepada mereka.


Arif adalah sekretaris saya di kantor dia saya tugaskan menyelidiki kasus ini, saya berterima kasih kepada kalian yang tidak terlibat penyalahgunaan dana, silahkan bekerja kembali dan arif saya tarik lagi ken kantor perusahaan saya. Ucap pak agung


Setelah semua beres pak agung memerintahkan sekretaris nya untuk membuka lowongan lagi untuk 6 orang satu staf divisi keuangan dan yang lima staf yang lain di posisi staf yang kosong.


Siswa yang berprestasi pun mendapatkan haknya, para staf yang terlibat penyalahgunaan dana, di ambil asetnya.


Pak agung pun sekarang lebih sering ke yayasan karena tidak mau kecolongan lagi.


Sebulan berlalu, adiknya pak agung melihat keponakannya sehat, mendatangi rumah pak agung


Mela kelihatannya sehat ya mas sekarang? Ucap tomi adiknya pak agung


Iya tom sebulan yang lalu ada orang yang membantu saya membersihkan rumah ini ternyata ada yang ingin menyingkirkan keluarga saya, tapi semua sudah aman. Ucap pak agung


Waduh tega banget orang itu, kira-kira siapa ya mas sampai ingin menyingkirkan keluarga mas, kalau saya tahu akan saya habisi orang itu. Ucap tomi


Tidak perlu tom biar dia dapat balasan Dari Allah saja. Ucap pak agung


Ya sudah mas, saya balik dulu ya masih ada urusan. Ucap tomi buru-buru pergi


Iya tom hati-hati dijalan. Jawab pak agung

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2