
Kalau kakak mau, kakak bisa belajar di padepokan pak de nanti saya antar menemui pak de, ajak tidar
Ayo sekarang kerumah pak demu gimana,. Tanya rendi
Tapi aku pulang dulu kak izin dan ganti baju dulu. Ucap tidar
Baik aku ikut dengan mu saja. Ucap rendi
Setelah sampai rumah Tidar pun pamit kepada orang tuanya untuk berkunjung ke rumah pakde mengantarkan temannya,
Hati-hati dijalan nak. Ucap ibuna
Iya bu. Jawab tidar
Assalamualaikum pak de. Ucap tidar
Wa Alaikumus salam, Ouw tidar masuk nak, jawab pakde
Ini pak de teman saya mau konsultasi sama pak de. Ucap tidar
Ouw silahkan duduk, ouw kamu juga punya khodam macan, tapi kenapa belum bisa berteman. Tanya pak de
Iya pak saya tidak tahu kalau itu, yang saya tahu kalau saya marah saya tidak sadar, dan setelah saya sadar banyak yang berantakan, kata orang-orang saya ngamuk, ucap rendi
Ouw kamu di ikuti dia, lebih baik kamu mengenalnya dulu, berteman seperti tidar dan khodamnya Gembong mereka sangat akrab, bahkan tidar bisa mengendalikannya. Ucap pak de
Bisakah saya seperti tidar pak de? Tanya rendi
Tentu bisa, tapi ada syaratnya dan itu tidak mudah, ucap pak de
Kalau boleh tahu syaratnya apa pak de? Tanya rendi
Kamu izin orang tua ku dulu untuk mengikuti pelatihan tenaga dalam disini, nanti saya sendiri yang akan membimbing mu. Ucap pak de
Bak pak saya akan izin orang tua saya, kapan saya bisa mengikuti pelatihannya pak? Tanya rendi
Setiap malam jum'at jam 8 disini ada pelatihan tenaga dalam, kalau sudah dapat izin ajak orang tuamu kesini biar lebih jelas. Ucap pak de
Iya pak de saya ingin seperti tidar di keroyok 6 anak-anak tidak ada yang mengenai nya, malah tadi tarung dengan preman, preman itu kalah dengan sekali pukulan, apa tidar sudah lama berlatih disini? Tanya rendi
Tidar baru sekali dia berlatih disini, tapi dia punya bakat alami, kalau niatmu ingin jadi jagoan lebih baik jangan ikut berlatih disini, percuma kamu malah tidak akan jadi jagoan, karena tujuan berlatih tenaga dalam untuk beladiri membela yang lemah, bukan jadi preman yang sombong punya kekuatan, ucap pak de
Maaf pak saya hanya ingin membela diri saja, ucap rendi
Baiklah terserah kamu, kalau sudah dapat izin besok malam Jumat bawa orang tua mu kesini.
Ya udah terimakasih pak saya balik dulu, kamu tidak ikut balik tidar? Tanya rendi sekalian pamit
__ADS_1
Aku nanti saya pengen disini dulu, Jawab tidar
Setelah rendi pulang tidar pun ngobrol-ngobrol dengan pak de,
Tadi pas saya bertarung dengan preman, kenapa tubuh saya bergerak sendiri pak de, kaku sekali? Tanya pak de
Itu namanya ilmu kontak, ilmu seperti kerasukan tapi kamu sadar dan masih bisa mengendalikan, kalau tidak bisa kamu kendalikan, ilmu itu akan semakin brutal dan merusak sekitar, maka dari itu kamu harus sering-sering belajar olahraga dan olah tenaga dalam mu, karena Gembong seperti sudah semakin besar. Ucap pak de
Baik pak de saya akan lebih giat berlatih. Jawab tidar
Tiba malam Jum'at selepas isya' rendi datang bersama orang tuanya, setelah berbincang-bincang, bapaknya pun pulang dan menitipkan rendi untuk belajar di padepokan pak de, setelah semua murid pak de datang, di mulailah berdo'a untuk memulai latihan, pak de pun perkenalkan rendi kepada muridnya.
Nanti kamu ikut Angga biar diajari dasar-dasarnya dulu . Ucap pak de
Latihan hari pertama rendi belum bisa konsentrasi penuh jadi di sarankan untuk berlatih konsentrasi sendiri setiap malam.
Berkat kegigihan nya latihan setiap malam, di latihan kedua rendi sudah bisa konsentrasi penuh, Angga pun melaporkan ke pak de dan di ajari pak de langsung untuk mengenal khodamnya.
Untuk lebih mengenal nya dalam satu minggu ini kamu harus bisa menahan emosimu. Ucap pak de
Baik pak, jawab rendi
Seminggu yang berat buat rendi, setelah bisa melihat dan mengenal khodamnya dia malah mudah emosi, tapi dia tahan terus, sampai bertemu mantan anak buahnya.
He kacung, panggil mantan anak buah rendi
Di hari kedua datang lagi tapi langsung menghadang Rendi.
Kau jadi pengecut sekarang hahaaha, ucap salah satu mantan anak buahnya dengan tawa meledek rendi.
Rendi yang sudah mengepalkan tangannya ditahan tidar.
Maaf kak jangan membuat gara-gara terus. Ucap tidar
Mereka pun langsung lari melihat tidar yang tiba-tiba muncul
Terimakasih tidar aku hampir tidak bisa menahan emosiku. Ucap rendi
Tidak apa-apa, kamu harua lebih sabar dan mengontrol emosimu. Jawab tidar
Cobaan pun masih datang dari di ludahi orang tiba-tiba, sampai ada orang yang menabraknya tapi malah marah-marah, dia pun sudah bisa mengontrol emosi nya, sampai latihan selanjutnya.
Kamu sudah berhasil melalui tahap pertama, tapi kamu harus selalu bisa mengontrol emosimu walaupun harus terpaksa bertarung, mulailah berpuasa satu hari di hari wetonmu, agar dia menyatu denganmu. Ucap pak de
Baik pak de . Ucap rendi
Ke cerita Arya Cucu dukun sakti
__ADS_1
Arya anak yang gila hormat dan sombong, di tempatnya sekolah dia mempunyai anak buah yang setiap hari menarik iuran kepada teman-temannya yang lain, gurunya pun mengetahui tapi hanya bisa diam saja karena takut dengan kakeknya.
Ada preman yang mendengar kalau Arya meminta uang dan arya pun dihadang preman
Hai anak kecil kelihatannya kau banyak uang dari ngemis mu di sekolah hhhh. Ucap preman itu sambil tertawa
Tidak usah banyak omong ayo tarung saja. Ucap arya
Pertarungan di mulai tapi arya langsung memukul perutnya preman itu sampai meringis kesakitan, teman-teman preman yang tahu temannya kesakitan langsung mengeroyok arya, tapi saat mendekat malah terpental semua.
Ampun-ampun. Ucap preman itu
Aku akan mengampuni mu tapi harus bersujud dikakiku. Ucap arya
Ada satu yang pura-pura bersujud malah ingin menusuk arya, tapi dia terlempar jauh kemudian tangannya bergerak sendiri menusukkan pisau itu.
Tinggalkan dia dan ikut dengan ku. Ucap arya
Setelah beberapa saat ada orang lewat dan melihat mayat itu meminta tolong warga sekitar.
Mungkin dia frustasi hingga bunuh diri. Bisik-bisik warga
Dia kan preman pasar, jadi kita aman Sekarang ketuanya sudah bunuh diri. Bisik-bisik warga yang lain.
Polisi pun datang bersama ambulan setelah di periksa kemungkinan terbesar memang bunuh diri.
Warga dan penjual pasar mengira sekarang aman karena ketua preman sudah bunuh diri, ternyata mereka salah, malah sekarang tarikan iuran bertambah. Arya pun berkeliling pasar dikenal kan para pedagang oleh preman-preman itu.
Kalau ada yang melawan tidak mau bayar uang iuran langsur hajar. Ucap arya
Baik tuan. Ucap preman itu bersamaan
Kakeknya arya melihat Cucunya seperti itu malah bangga karena cucunya yang masih SMP sudah mandiri bisa cari uang sendiri.
Memang hebat cucuku ini walau dia masih kecil, penghasilan nya sudah lumayan, gumam kakeknya
Ini kakek uang arya untuk kakek, ucap arya
Tidak usah cucuku uang kakek masih banyak, kamu simpan sendiri saja, kakek bangga sama kamu, walau masih SMP sudah mandiri bisa cari uang sendiri. Ucap kakek
Baik kakek saya simpan, ucap arya yang patuh pada kakeknya
Nanti malam kamu semedi kakek sudah mempersiapkan semua. Ucap kakek
Baik kek tapi arya mau keliling dulu sekarang. Ucap arya
Arya yang angkuh di luar tapi sangat patuh kepada kakeknya, karena keluarga satu-satunya hanya kakeknya saja.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....