Pusaka Warisan Leluhur

Pusaka Warisan Leluhur
TOMI DI RUMAH SAKIT


__ADS_3

Kekuatan gimana pak de? Tanya tidar


Kelak kau akan mengetahuinya setelah bisa mengendalikan istambul, karena ada kaitannya pedang ayahmu dengan istambul. Ucap pak de


Apa sebaiknya kita pagari lagi pak de, pagar yang saya buat dengan ayah sudah dihancurkan ki rajat?


Setelah subuh saja kita buat pagarnya dengan pagar empat penjuru itu lebih kuat?


Ucap pak de


Itu gimana lagi pak de? Tanya tidar


Ya sama saja cuma setiap orang fokus satu penjuru mata angin saja, kita kan cuma bertiga sekarang, nunggu ayahmu pulih dulu karena tenaga dalamnya terkuras sejak menggunakan istambul? Ucap pak de


Iya pak de ternyata efek istambul besar juga ya? Tanya tidar


Semakin besar sebuah pusaka, efek nya juga begitu, dan orang yang memegangnya harus ada perintah khusus dari yang memberi, minimal masih ada hubungan darah. Ucap pak de


Setelah subuh ayah pun dipanggil pak de untuk membuat pagar empat penjuru setelah itu, sarapan pagi dan berencana untuk pulang.


Pak Agung memberi amplop sebagai rasa terimakasih kepada keluarga tidar dan pak de, walau sudah di tolak beberapa kali pak agung tetap memaksa.


Tolong pak kalau kalian tidak bisa menerimanya, saya, tidak akan berani lagi minta tolong. Ucap pak agung


Ya sudah kami terima pak, semoga menjadi amal ibadah bapak dan keluarga. Ucap Ayah


Sedangkan pak de dan anggap hanya bisa tersenyum lega, setelah malam panjang.


Sampai rumah tidar pun langsung tertidur, di dalam mimpi nya di temui kakek, untuk mengajar kan ilmu menyerap energi alam.


Cucuku kamu harus bisa ilmu menyerap energi alam, ayo lakukan sekarang. Ucap kakek


Setelah beberapa kali melakukannya, tidar belum bisa karena ilmu dari alam yang masuk membuat kesakitan yang luar biasa.


Kamu harus bisa mengontrol ilmu yang masuk tidar, karena ibarat ilmu yang masuk ke botol kalau terlalu banyak tekanan botol itu bisa pecah. Ucap kakek


Tidar pun mencoba lagi, perlahan mengendalikan ilmu tenaga alam yang masuk, hingga dia merasa ber energi penuh, saat bangun dia merasakan ada kesombongan dari dalam dirinya sehingga dia langsung berdzikir, ayah nya mengetahui itu karena merasakan energi yang besar dari tubuh anaknya,


Tidar jika kamu ingin menghilangkan sifat sombong mu di hati, bacalah Al-Qur'an, aku tahu kamu dapat dari kakekmu, tapi mungkin kakekmu lupa efek dari ilmu itu. Ucap ayah tidar


Tidar pun membaca Alqur'an sampai hatinya tenang lagi.


Sementara pak agung menerima telpon dari ibuny kalau tomi adiknya ada di rumah sakit.


(Halo Agung bisa kesini, ibu dan ayah ada di rumah sakit.)

__ADS_1


( Iya bu siapa ya sakit saya akan kesana sekarang)


(Adikmu tomi gung tiba - tiba badannya terkena penyakit herpes menurut dokter, aneh nya hampir seluruh badannya yang depan)


( Ya sudah bu saya kesana sekarang)


Apa mungkin ini ada hubungannya dengan orang yang menyantet keluarga ku, kalau memang benar apa masalah nya sehingga dia tega melakukan itu? Gumam pak agung


Sampai di rumah sakit pak agung melihat kondisi tomi yang mem prihatin kan, lalu pak agung menemui dokter.


Sus apa dokter yang menangani adik saya ada? Tanya pak agung


Ada pak, memang ada apa ya? Tanya suster


Saya ingin bertemu dok, untuk menanyakan secara langsung perihal penyakit adik saya. Ucap pak agung


Mari pak saya antarkan ke ruangan beliau. Ucap suster sambil berjalan mengantarkan pak agung


Tok tok tok permisi dok ada keluarga pasien tomi yang ingin bertemu. Ucap suster


Silahkan masuk sus. Ucap dokter


Setelah pintu dibuka ternya kenal dengan dokter itu.


Permisi dok, eh dokter candra? Ucap pak agung


Iya dok saya permisi dulu. Ucap suster


Iya dok kira-kira apa ya penyakit adik saya kenapa bisa sampai begitu? Ucap pak agung


Iya pak seperti herpes tapi kok, sekukur tubuh, biasanya hanya dibagian salah satu kanan atau kiri. Ucap dokter candra


Lalu gimana dok apa masih bisa di obati? Tanya pak agung


Kami akan melakukan semaksimal mungkin pak, tapi kami juga ada saran untuk mencari anak yang mengobati anak bapak beberapa bulan lalu? Ucap dokter candra


Oh tidar dia sudah saya anggap anak saya sendiri dok, tadi malam juga menginap bersama keluarga nya di rumah saya. Ucap pak agung


Kalau begitu panggil kesini saja pak biar dibantu dia. Ucap dokter candra


Iya dok nanti malam saja sekarang dia istirahat dan tidak tidur semalaman menjaga rumah saya. Ucap pak agung


Memang ada apa pak, maaf pak saya lancang ingin mengetahui nya? Tanya dokter candra


Tidak apa-apa dok, ya begitulah dok urusan ghaib, ada yang ingin menyantet keluarga saya, tapi sejak kenal tidar sudah aman, anak saya pun sudah sehat tidak pernah sakit lagi dok. Ucap pak agung

__ADS_1


Hebat juga ya anak itu, masih kecil sudah bisa mengobati dan bisa menangani hal ghaib. Ucap dokter candra


Iya dok walau punya kemampuan yang hebat dan tergolong anak keluarga mampu tapi dia rendah hati. Ucap pak agung


Ternyata dari keluarga mampu ya pak saya kira orang biasa karena pakaian nya sederhana. Ucap dokter candra


Iya dok orang tuanya punya toko matrial dan ada 300 an sapi, tapi semua keluarganya bersikap rendah hati. Ucap pak agung


Saya semakin kagum dengan keluarga tidar pak, saya ingin lebih mengenal dia. Ucap dokter candra


Siap dok nanti malam tak ajak kesini untuk mengobati tomi dan dokter bisa ngobrol-ngobrol dengan nya, ya sudah dok saya pamit dulu masih ada urusan, ucap pak agung


Pak agung pun balik ke kamar tomi menemui orang tuanya,


Nanti malam saya kesini lagi bawa anak yang mungkin bisa mengobati tomi, dia juga yang mengobati mela sekarang mela sudah sehat lagi. Ucap pak agung


Iya semoga bisa membantu mengobati tomi gung, ucap ibu nya


Anak kecil mengobati mela? Apa mungkin dia yang membuat tomi jadi begini? Gumam ayahnya pak agung dalam hati


Ya sudah saya balik dulu pak mau ke perusahaan ibu, ucap pak agung


Iya hati-hati gung. Jawab ibunya


Pak agung pun pergi meninggalkan rumah sakit, setelah ibunya keluar mencari makanan, tomi pun memanggil ayahnya


Yah tolong temui ki rajat mungkin dia bisa membantu, dia dukun di desa Balongbethek rumah nya paling besar pokoknya. Ucap tomi


Iya tom ayah kesana sekarang. Nanti kalau ditanya ibu bilang saja ada urusan bisnis


Iya yah. Jawab tomi


Ayahnya tomi pun berangkat menuju Rumah ki rajat, setelah muter-muter dia melihat rumay yang lumayan megah didesa itu.


Apa mungkin ini rumahnya, gumam ayahnya tomi dalam hati


Permisi apa benar ini rumah nya ki rajat? Tanya Ayahnya tomi kepada penjaga


Iya benar ada perlu apa ya? Tanya penjaga


Saya Rafael ayahnya tomi katanya dia sering kesinu. UcapĀ  rafael


Ouh tomi silahkan masuk, mari saya antar Ucap penjaga


Ki ada yang ingin bertemu katanya ayahnya tomi. Ucap penjaga.

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2