
Setelah dibawa pulang Gembong, tidar pun masih lelap tidur, dia tidak tahu terkena ajian puter giling dari ki rajat.
Gembong menceritakan kejadian itu kepada ayah tidar, tapi Gembong berpesan agar tidak tidak mengetahui kejadian itu.
setelah tidar pulang sekolah Tidar pun di panggil ayahnya untuk ngobrol-ngobrol
Tidar kemari sebentar nak baca ini kalau sudah paham bakar dan laksanakan, ucap ayah
Iya yah, apa tidak papa di barengi dengan amalan dari pak de?
Amalan apa? Tanya Ayahnya
Tidar pun menjelaskan amalab dari pak denya, sekalian kejadian dia dikeroyok puluhan murid pak de
Ouw tidak papa nak amalan dari pak de bacanya cuma tiap malam, kalau dari ayah kan setelah sholat, tapi ada kesamaan nya satu kali lupa harus ngulang dari awal, selama tiga jum'at amalkan amalan niatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ucap Ayah
Baik yah berarti mulainya jum'at setelah sholat ashar ya yah? Tanya tidar
Iya nak. Jawab ayahnya
Setelah tiga jum'at tidar pun selesai melakukan amalan ini, entah dari mana asalnya tidar selalu bayangan apa yang akan terjadi kedepannya.
Ayah kenapa setelah melakukan amalan dari ayah, tidar selalu melihat bayangan apa yang akan terjadi kedepan, padahal belun terjadi? Tanya tidar
Memang seperti itu nak khasiatnya, tetap rendah hati, jangan pernah punya sifat sombong, dan jangan beritahu siapapun tentang itu karena tidak baik. Ucap ayah nya
Kenapa yah? Tanya tidar
Itu namanya mendahului takdir dan apa yang kamu lihat belun tentu semua itu terjadi, tetap lah berdzikir dalam situasi apapun. Ucap ayah
Baik ayah. Jawab tidar
2 tahun berlalu, tidar akan memasuki Sebuah Madrasah Tsanawiyah atau setara dengan SMP, ayah pun mendaftarkannya dan di ajak untuk berkunjung dirumahnya pak kyai.
Assalamualaikum pak kyai. Ucap ayahnya
Wa Alaikumus salam warahmatullahi wa barokatuh. Mari silahkan masuk saya sudah menunggu Bapak dan anakmu ini. Ucap pak kyai
Semua yang bertamu dirumahnya pak kyai keheran, ayah tidar pun demikian
Mungkin dia keluarga pak kyai. Bisik-bisik tamu pak kyai
Setelah beberapa saat pak kyai mengajak tidar dan ayah masuk ke ruangan khusus
Ayo ikut saya sebentar pak, anaknya diajak ya. Ajak pak kyai
__ADS_1
Tidar dan ayahnya pun mengikuti pak kyai, tidar merasa nyaman dan tenang didalam ruangan ini
Gimana nak nyaman disini? Ucap pak kyai
Iya pak kyai nyaman disini. Ucap tidar
Disini tempat khusus pak kyai untuk berdzikir, kamu mempunyai tanggung jawab besar nak, banyak juga rintangan yang harus kau hadapi, tapi ingat Allah selalu bersama hambanya. Ucap kyai
Iya pak kyai. Jawab tidar
Maksut pak kyai gimana ya saya kurang paham? Tanya ayah tidar
Anakmu ini banyak yang mengincar dari pihak para dukun ilmu hitam. Ucap pak kyai
Apa mungkin karena pusaka yang ada ditubuhnya pak kyai. Kalau memang itu membahayakan, apa lebih baik di keluarkan dan dikembalikan ditempatnya saja, ucap ayah tidar
Bukan hanya itu pak masih banyak yang tersembunyi dari anak bapak, dari hari kelahirannya, dari aura nya dan lain-lain. Ucap pak kyai
Bapak tidak perlu kwatir sudah ada yang menuntunnya, bapak tinggal berdo'a yang terbaik untuk anaknya, dan kalau bisa Ibunya di minta puasa setiap hari kelahirannya. Ucap pak kyai
Apakah saya juga pak kyai? Tanya Ayah tidar
Terserah bapak tapi kalau anak laki-laki, sebaiknya ibu saja kalau anak perempuan bapaknya yang berpuasa. Ucap pak kyai
Ouw terimakasih pak kyai sarannya. Ucap ayah tidar
Iya yai. Jawab ayah tidar
Dilain tempat ada anak yang seperti tidar tapi di bimbing oleh Jin Merah
Dari kecil anak itu memang hidup dilingkungan yang jauh dari agama, mereka menyembah Pohon besar yang didalamnya ada sebuah Istana Jin merah
Sedikit informasi Anak ini bernama Arya dia cucu dari dukun sakti di kampung itu, Arya hampir sama dengan Tidar dia sudah mempunyai kemampuan khusus sejak kecil karena dia di dampingi Panglima durmiyanto, panglima durmiyanto adalah panglima tertinggi di kerajaan jin merah atau bisa disebut tangan kanan raja jin merah.
Karena punya kemampuan khusus dia sangat sombong dan semena-mena pada orang yang tidak hormat padanya
Kakeknya pun bangga melihat cucunya yang sakti.
Arya memang anak yatim piatu karena bapak ibunya jadi tumbal keserakahan Kakeknya, untuk mendapatkan ilmu kesaktian.
Walaupun yatim piatu angga sangat di manja oleh kakeknya, kebutuhan apapun di cukupi karena kakeknya seorang dukun yang memasang tarif tinggi jika ada yang ingin membutuhkan bantuannya, walaupun dia seorang dukun tapi kakeknya tidak ikut pesugihan, dia hanya membantu orang-orang yang ingin pesugihan.
Arya seumuran dengan tidar walau sifatnya berbeda jauh, arya sombong sedangkan tidar anak yang sopan santun, rendah hati.
Kembali ke Tidar
__ADS_1
Saat Tidar berusia 12 tahun ayahnya menyuruh puasa Tujuh hari, puasa nya seperti puasa pada umumnya tapi saat berbukab hanya boleh makan telur kampung sebanyak 7 butir, di hati ke dua 6, dan seterusnya sampai terakhir 1 Butir setelah makan telur tidak boleh makan apa pun hanya boleh minum air.
Tidar kesini nak besok kamu puasa 7 hari dihari terakhir tidak boleh tidur. Ucap ayahnya
Iya yah. Jawab tidar
Puasa itu tidak berjalan lancar di hari ketiga tidar gemetaran dan ayahnya menyuruh membatalkan saja.
Mungkin dimulai puasa yang ringan dulu. Gumam ayahnya
Seminggu berlalu tidar dipanggil ayahnya lagi.
Besok kamu puasa mutih 3 hari nak puasa hanya boleh makan tiga suapan yang dicampur air nasinya. Ucap Ayahnya
Iya yah. Jawab tidar
Namun puasa itu belum juga berjalan lancar tidar gagal lagi dihari kedua.
Ayahnya berfikir lagi, apakah mungkin belum waktunya puasa itu? Tanya ayah dalam hati
Ayahnya tidar pun sholat istikharah, selama 3 malam setelah sholat istikharah ayahnya tidar mendapatkan jawaban
Mulailah puasa tujuh hari dengan berbuka dengan polo pendem, setelah itu makan seperti biasa. Bisikan ghaib dari kakeknya tidar
Baik bapak akan ku sampaikan kepada cucumu.
Tidar besok puasa 7 hari tapi sebelum kamu makan nasi, makan dulu ketela atau umbi-umbian setelah itu terserah. Ucap ayah tidar
Iya yah. Jawab tidar
Puasa itu berjalan lancar, setelah malam puasa terakhir dia tidak bisa tidur tapi tubuhnya kaku, dia melihat ada perang besar dihadapannya, perang antara bangsa jin putih dan bangsa jin merah, dia ketakutan tapi tidak bisa bergerak maupun berteriak.
Ayahnya yang melihat anaknya melotot sambil tiduran ketakutan tapi dia hanya diam didekat anaknya.
Do'a kan saja dia hanya melihat peristiwa besar yang akan datang di masa depan. Bisikan ghaib dari kakeknya
Ayahnya pun menutup kamar tidar dan berdzikir disamping tidar sampai tersadar ketika tidar memanggil ayah.
Ayah ayah, ucap tidar dengan lemah
Ayahnya pun menangis karena melihat anaknya yang keletihan
Maafkan ayah nak, mungkin ayah terlalu memaksakan kehendak ayah, ucap ayah sambil menangis
Kakek tidar pun datang didamping tidar menyembuhkan tidar, tapi langsung menghilang lagi
__ADS_1
BERSAMBUNG.......