
Terimakasih kek nek selama ini sudah merawat Dewi, ucap dewi
Sama-sama nak. Ucap nenek
Sebagai wujud terimakasih saya selain istana milik kakek nenek saya juga ingin mengabdi kepada kakek nenek kalau kalian perlu bantuan bisa memanggil saya. Ucap dewi sanggarwati
Tidak perlu sungkan kalau mau datang kesini datang saja nak yang penting sekarang jaga dengan baik istanamu. Ucap nenek
Flashback selesai
Ki Rajat dan anak buahnya datang ke rumah tidar untuk melihat pusaka itu, ayah tidar mengetahui ada aura jahat yang akan datang kerumahnya
Kulo nuwun, ucap ki rajat
Oh aki monggo ki ada perlu apa tumben pagi-pagi sudah kesini. Ucap ibu tidar
Mau bertemu anak ibu ada yang pengen saya obrolin. Ucap ki rajat
Tidar kesini anak ada tamu yang ingin bertemu kamu. Panggil ibunya
Tidar pun keluar bersama ayahnya.
Ayo masuk ki. Ajak ayah tidar
Tidak pak kita ngobrol di depan saja, ucap ki rajat
Ki rajat tidak mau masuk karena tahu rumah ini ada pagar ghaib yang luar biasa, takutnya dia terluka kalau melewatinya
Ada apa ki mencari anak saya. Ucap ayah tidar
Jadi gini pak saya tahu anak bapak dapat pusaka dari punden saya ingin melihatnya. Ucap ki rajat
Ouh iya ki , tidar keluarkan pusaka itu, ucap ayah tidar
Emang di taruh dimana pusakanya pak, tanya ki rajat
Saya juga tidak tahu pak. Ucap ayah tidar
Tidar pun memejamkan matanya sebentar, tak lama di membuka telapak tangan nya dan tiba-tiba muncul pusaka nogo suryo.
Loh ternyata anak bapak sakti juga bisa menyimpan ditempat ghaib. Ucap ki rajat
Iya ki tidar di ajar gembong untuk menyimpan ditubuh. Jawab tidar
Gembong itu siapa. Tanya ki rajat
Teman ghaib nya ki dari neneknya. Ucap ayahnya
Tak lama Gembong muncul ki rajat pun kaget melihat macan ghaib ini, karena jarang yang mempunyai khodam macan gembong.
Memang ini masih kecil tapi kalau sudah besar pasti kekuatan nya juga besar. Gumam ki rajat
Boleh kakek pinjam untuk melihatnya nak. Ucap ki rajat
Boleh ki silahkan di lihat. Ucap tidar sambil menyerahkan pusaka nogo suryo
Bagus juga pusaka ini kalau aku bisa memilinya pasti akan tambah sakti aku, gumam ki rajat
__ADS_1
Setelah hati ki rajat mengucapkan itu tiba-tiba tangannya merasa panas dan melepaskan pusaka itu
Waduh- waduh panas sekali pusaka nogo suryo ini ucap ki rajat
Pusaka itu tidak jatuh tapi terbang dan masuk ke tubuh tidar lagi
Ouh namanya nogo suryo ki, baru tahu aku, ucap tidar
Iya nama pusaka itu nogo suryo banyak yang ingin mendapatkan nya tapi belum ada yang bisa, dan aki lihat ada yang dapat makanya aki kesini. Ucap ki rajat
Tapi aki kepanasan tadi pas megang ini? Tanya tidar
Gak tau juga aki kalau itu mungkin dia masih ingin bersamamu. Ucap aki
Kamu sudah tahu penunggunya? Tanya aki
Sudah ki kakek bersorban yang duduk di. Atas ular yang melingkar, kata kakek itu ular nya yang besar itu temannya mungkin seperti aku dan gembong, ucap tidar
Ibu nya tidar keluar membawa kopi.
Ini kopinya di minum dulu. Ucap ibu tidar
Waduh baru mau balik kopinya datang. Ucap ki rajat
Ki rajat sengaja datang hanya dengan anak buahnya tidak dengan perewangannya karena takut tidak di kasih lihat pusaka itu.
Ya udah di minum dulu ki kopinya. Ucap ayah tidar
Tak lama perewangannya aki datang dengan wajah-wajah yang menakutkan, tapi bantuan dari neneknya pun datang menjaga tidar
Ayahnya tidar pun bingung kenapa banyak mahkluk yang tiba-tiba muncul.
Ouw bantuan dari ibu. Gumam ayah tidar
Tidar hanya diam melihat banyak makhluk ghaib yang muncul karena dia sudah terbiasa dengan semua itu
Siluman itu mendekati tidar ayah nya melihat tapi diam, satu siluman terpental saat mendekati tidar
Ada siluman yang lebih besar tapi langsung dihadapi panglima indra
Siapa kau kenapa mendhadangku. Ucap siluman
Pangeran indra tidak menjawabnya tapi langsung menarik ke alam ghaib
Ayo kita bertarung disini aku tahu kau ingin merebut pusaka itu. Ucap panglima indra
Pertarungan siluman dan panglima indra pun dimulai tapi dengan sekali pukul siluman itu langsung pergi
Pukulan Brajamusti memang hebat. Gumam panglima indra terus kembali menjaga tidar
Ki rajat pun tiba-tiba muntah darah
Kenapa ki? tanya ayah tidar
Ouh gak papa pak biasa luka dalam. Ucap ki rajat
Sebaiknya diperiksakan ke rumah sakit ki takut nya bahaya
__ADS_1
Bapak lupa saya dukun sakti didaerah sini, kalau luka sedikit seperti ini sebentar juga sembuh. Ucap ki rajat dengan sombongnya
Ouw ya ki maaf lupa. Ucap ayah tidar
Saya pamit dulu pak lain kali datang lagi. Ucap ki rajat
Saat bersalaman dengan tidar tubuhnya seperti tersengat listrik dan lemas sekali badannya
Kenapa lagi ki. Gak papa pak mungkin terlalu banyak kopi akhir-akhir ini. Ucap ki rajat
Setelah ki rajat pulang panglima indra menemui ayah tidar dan menceritakan tentang pertarungannya.
Ouh makanya ki rajat muntah darah berarti kamu yang melakukannya? Tanya ayah tidar
Bukan tuan saya tadi bertarung dengan siluman anak buahnya , siluman itu kalah dan ki rajat terkena dampak nya. Ucap panglima indra
Ouw seperti itu tapi kenapa harus bertarung? Tanya Ayah tidar.
Mereka kesini sebenarnya mau merebut pusaka nogo surya milik tidar pak jadi kami disini disuruh nenek menjaga tidar. Ucap panglima indra
Ouh ya sudah kalian kembalilah ucapkan salamku kepada ibu dan terimakasih. Ucap ayah tidar
Baik tuan saya kembali dulu. Ucap panglima indra
Sudah selesai dewi. Ucap panglima indra kepada dewi sanggarwati yang masih dirumahnya nenek.
Ya sudah kalian kembalilah ke istana
Terimakasih dewi mau membantu saya. Ucap nenek
Tidak nek hamba yang berterimakasih di beri kepercayaan membantu keluarga nenek. Ucap dewi sanggarwati
Ayahnya tidar pun mulai kawatir dengan tidar.
Tidar kesini sebentar nak. Panggil ayah tidar
Iya yah ada apa? Jawab tidar
Besok lusa hari wetonmu kamu mau puasa? Tanya ayah tidar
Mau yah? Jawab tidar
Ya sudah kamu baca ini kalau sudah hafal bakar. Ucap ayah tidar
Iya yah? Jawab tidar
Dua haripun berlalu tidar bersiap untuk puasa weton di mulai dengan mandi yang di bacakan amalan dari ayahnya terus wirid yang di amalkan, selama puasa tidar di suruh tidak tidur mulai jam 12 malam sampai jam 12 malam lagi
Setelah selesai puasa dan melekan atau tidak tidur selama 24 jamĀ tidar pun tertidur karena sudah selesai di dalam mimpi dia bertemu kakeknya
Kamu sudah selesai puasa wadah cucuku jadi siap menampung ilmu apapun. Ucap kakek
Iya kek. Jawab tidar terus dia terbangun pad adzan subuh
Selesai subuh tidar menceritakan mimpinya kepada ayahnya.
Nanti kerumah pakde mu ya ceritakan semua terkait kejadian kemarin saat ki rajat datang dan mimpimu tadi malam bersama kakekmu
__ADS_1
Iya yah nanti sepulang sekolah langsung kerumahnya pakde jadi tidar tidak pulang dulu. Ucap tidar
BERSAMBUNG.....