Pusaka Warisan Leluhur

Pusaka Warisan Leluhur
Pusaka Nogo Suryo


__ADS_3

Terimakasih kek nek selama ini sudah merawat Dewi, ucap dewi


Sama-sama nak. Ucap nenek


Sebagai wujud terimakasih saya selain istana milik kakek nenek saya juga ingin mengabdi kepada kakek nenek kalau kalian perlu bantuan bisa memanggil saya. Ucap dewi sanggarwati


Tidak perlu sungkan kalau mau datang kesini datang saja nak yang penting sekarang jaga dengan baik istanamu. Ucap nenek


Flashback selesai


Ki Rajat dan anak buahnya datang ke rumah tidar untuk melihat pusaka itu, ayah tidar mengetahui ada aura jahat yang akan datang kerumahnya


Kulo nuwun, ucap ki rajat


Oh aki monggo ki ada perlu apa tumben pagi-pagi sudah kesini. Ucap ibu tidar


Mau bertemu anak ibu ada yang pengen saya obrolin. Ucap ki rajat


Tidar kesini anak ada tamu yang ingin bertemu kamu. Panggil ibunya


Tidar pun keluar bersama ayahnya.


Ayo masuk ki. Ajak ayah tidar


Tidak pak kita ngobrol di depan saja, ucap ki rajat


Ki rajat tidak mau masuk karena tahu rumah ini ada pagar ghaib yang luar biasa, takutnya dia terluka kalau melewatinya


Ada apa ki mencari anak saya. Ucap ayah tidar


Jadi gini pak saya tahu anak bapak dapat pusaka dari punden saya ingin melihatnya. Ucap ki rajat


Ouh iya ki , tidar keluarkan pusaka itu, ucap ayah tidar


Emang di taruh dimana pusakanya pak, tanya ki rajat


Saya juga tidak tahu pak. Ucap ayah tidar


Tidar pun memejamkan matanya sebentar, tak lama di membuka telapak tangan nya dan tiba-tiba muncul pusaka nogo suryo.


Loh ternyata anak bapak sakti juga bisa menyimpan ditempat ghaib. Ucap ki rajat


Iya ki tidar di ajar gembong untuk menyimpan ditubuh. Jawab tidar


Gembong itu siapa. Tanya ki rajat


Teman ghaib nya ki dari neneknya. Ucap ayahnya


Tak lama Gembong muncul ki rajat pun kaget melihat macan ghaib ini, karena jarang yang mempunyai khodam macan gembong.


Memang ini masih kecil tapi kalau sudah besar pasti kekuatan nya juga besar. Gumam ki rajat


Boleh kakek pinjam untuk melihatnya nak. Ucap ki rajat


Boleh ki silahkan di lihat. Ucap tidar sambil menyerahkan pusaka nogo suryo


Bagus juga pusaka ini kalau aku bisa memilinya pasti akan tambah sakti aku, gumam ki rajat

__ADS_1


Setelah hati ki rajat mengucapkan itu tiba-tiba tangannya merasa panas dan melepaskan pusaka itu


Waduh- waduh panas sekali pusaka nogo suryo ini ucap ki rajat


Pusaka itu tidak jatuh tapi terbang dan masuk ke tubuh tidar lagi


Ouh namanya nogo suryo ki, baru tahu aku, ucap tidar


Iya nama pusaka itu nogo suryo banyak yang ingin mendapatkan nya tapi belum ada yang bisa, dan aki lihat ada yang dapat makanya aki kesini. Ucap ki rajat


Tapi aki kepanasan tadi pas megang ini? Tanya tidar


Gak tau juga aki kalau itu mungkin dia masih ingin bersamamu. Ucap aki


Kamu sudah tahu penunggunya? Tanya aki


Sudah ki kakek bersorban yang duduk di. Atas ular yang melingkar, kata kakek itu ular nya yang besar itu temannya mungkin seperti aku dan gembong, ucap tidar


Ibu nya tidar keluar membawa kopi.


Ini kopinya di minum dulu. Ucap ibu tidar


Waduh baru mau balik kopinya datang. Ucap ki rajat


Ki rajat sengaja datang hanya dengan anak buahnya tidak dengan perewangannya karena takut tidak di kasih lihat pusaka itu.


Ya udah di minum dulu ki kopinya. Ucap ayah tidar


Tak lama perewangannya aki datang dengan wajah-wajah yang menakutkan, tapi bantuan dari neneknya pun datang menjaga tidar


Ayahnya tidar pun bingung kenapa banyak mahkluk yang tiba-tiba muncul.


Ouw bantuan dari ibu. Gumam ayah tidar


Tidar hanya diam melihat banyak makhluk ghaib yang muncul karena dia sudah terbiasa dengan semua itu


Siluman itu mendekati tidar ayah nya melihat tapi diam, satu siluman terpental saat mendekati tidar


Ada siluman yang lebih besar tapi langsung dihadapi panglima indra


Siapa kau kenapa mendhadangku. Ucap siluman


Pangeran indra tidak menjawabnya tapi langsung menarik ke alam ghaib


Ayo kita bertarung disini aku tahu kau ingin merebut pusaka itu. Ucap panglima indra


Pertarungan siluman dan panglima indra pun dimulai tapi dengan sekali pukul siluman itu langsung pergi


Pukulan Brajamusti memang hebat. Gumam panglima indra terus kembali menjaga tidar


Ki rajat pun tiba-tiba muntah darah


Kenapa ki? tanya ayah tidar


Ouh gak papa pak biasa luka dalam. Ucap ki rajat


Sebaiknya diperiksakan ke rumah sakit ki takut nya bahaya

__ADS_1


Bapak lupa saya dukun sakti didaerah sini, kalau luka sedikit seperti ini sebentar juga sembuh. Ucap ki rajat dengan sombongnya


Ouw ya ki maaf lupa. Ucap ayah tidar


Saya pamit dulu pak lain kali datang lagi. Ucap ki rajat


Saat bersalaman dengan tidar tubuhnya seperti tersengat listrik dan lemas sekali badannya


Kenapa lagi ki. Gak papa pak mungkin terlalu banyak kopi akhir-akhir ini. Ucap ki rajat


Setelah ki rajat pulang panglima indra menemui ayah tidar dan menceritakan tentang pertarungannya.


Ouh makanya ki rajat muntah darah berarti kamu yang melakukannya? Tanya ayah tidar


Bukan tuan saya tadi bertarung dengan siluman anak buahnya , siluman itu kalah dan ki rajat terkena dampak nya. Ucap panglima indra


Ouw seperti itu tapi kenapa harus bertarung? Tanya Ayah tidar.


Mereka kesini sebenarnya mau merebut pusaka nogo surya milik tidar pak jadi kami disini disuruh nenek menjaga tidar. Ucap panglima indra


Ouh ya sudah kalian kembalilah ucapkan salamku kepada ibu dan terimakasih. Ucap ayah tidar


Baik tuan saya kembali dulu. Ucap panglima indra


Sudah selesai dewi. Ucap panglima indra kepada dewi sanggarwati yang masih dirumahnya nenek.


Ya sudah kalian kembalilah ke istana


Terimakasih dewi mau membantu saya. Ucap nenek


Tidak nek hamba yang berterimakasih di beri kepercayaan membantu keluarga nenek. Ucap dewi sanggarwati


Ayahnya tidar pun mulai kawatir dengan tidar.


Tidar kesini sebentar nak. Panggil ayah tidar


Iya yah ada apa? Jawab tidar


Besok lusa hari wetonmu kamu mau puasa? Tanya ayah tidar


Mau yah? Jawab tidar


Ya sudah kamu baca ini kalau sudah hafal bakar. Ucap ayah tidar


Iya yah? Jawab tidar


Dua haripun berlalu tidar bersiap untuk puasa weton di mulai dengan mandi yang di bacakan amalan dari ayahnya terus wirid yang di amalkan, selama puasa tidar di suruh tidak tidur mulai jam 12 malam sampai jam 12 malam lagi


Setelah selesai puasa dan melekan atau tidak tidur selama 24 jamĀ  tidar pun tertidur karena sudah selesai di dalam mimpi dia bertemu kakeknya


Kamu sudah selesai puasa wadah cucuku jadi siap menampung ilmu apapun. Ucap kakek


Iya kek. Jawab tidar terus dia terbangun pad adzan subuh


Selesai subuh tidar menceritakan mimpinya kepada ayahnya.


Nanti kerumah pakde mu ya ceritakan semua terkait kejadian kemarin saat ki rajat datang dan mimpimu tadi malam bersama kakekmu

__ADS_1


Iya yah nanti sepulang sekolah langsung kerumahnya pakde jadi tidar tidak pulang dulu. Ucap tidar


BERSAMBUNG.....


__ADS_2