Pusaka Warisan Leluhur

Pusaka Warisan Leluhur
Ki Rajat Menghajar Copet


__ADS_3

Ayahnya pun menangis karena melihat anaknya yang keletihan


Maafkan ayah nak, mungkin ayah terlalu memaksakan kehendak ayah, ucap ayah sambil menangis


Kakek tidar pun datang didamping tidar menyembuhkan tidar, tapi langsung menghilang lagi


Di lain tempat Ki Rajat masih Belum kapox, dia bersemedi di punden untuk menambah kesaktiannya, Raja punden Muncul,


Jika kau ingin mendapatkan kesaktian mengabdilah pada anak yang ku titipkan pusaka itu, jangan kau musuhi dia. Ucap raja punden yang kemudian menghilang


Kenapa aku malah di suruh mengabdi pada anak kecil itu, tidak sudi aku. Gumam Ki Rajat


Ki Rajat pun pulang dengan wajah penuh Kekesalan. Dia pun berfikir bagaimana pun dia harus mempunyai pusaka itu.


Mungkin aku harus menemui sahabat lamaku yang di Banyuwangi, gumam ki Rajat


Ki rajatpun berangkat Sendiri, bepesan kepada anak buahnya untuk merawat rumahnya, kemudian di antar ke terminal,


Mumpung masih sore berangkat ki agar masih dapat bus


Berangkatlah ki rajat di antar anak buahnya ke terminal itu, dia pun duduk dan memejamkan matanya, di bus ada yang mencoba matanya, dia pun langsung menghajar pencopet itu, ternyata pencopet itu tidak sendirian, temannya datang membantu malah seperti di cekik tapi tidak tahu siapa yang mencekik.


Berani-beraninya kalian membuat masalah dengan ki Rajat dukun sakti dari Balongbethek. Ucap ki rajat dengan sombongnya


Kedua pencopet itu pun langsung turun dari bus, semua penumpang kagum dengannya, kondekturpun duduk dengan nya sambil ngobrol-ngobrol


Aki dukun ya, boleh kah saya minta amalah atau pegangan ki untuk pengasihan, ucap kondektur bus


Apa kau sanggup membayarnya? Tanya ki Rajat


Sanggup ki. Jawab kondektur


Dekatkan lah wajahmu. Ucap ki rajat


Kemudian Ki rajat mengusap kedua pipi dan mulut kondektur itu.


Aku sudah memasangkan susuk di kedua pipimu dan bibirmu, silahkan kau mencobanya, ucap ki rajat


Kondektur pun mendekati seorang perempuan dan berhasil membuat tergila-gila kepada perempuan itu.


Terimakasih ki berhasil berapa ki biayanya? Tanya kondektur


1 juta. Ucap ki rajat


Kondektur pun mengeluarkan uang dari dompetnya dan menyerahkan uang itu.


Apakah ada pantangannya ki? Tanya kondektur


Tentu ada, tidak boleh makan sate langsung dari tusuknya, jika ingin makan sate suruh temanmu mengeluarkan daging dari tusuknya. Ucap ki rajat


Terimakasih ki. Ucap kondektur


Setelah itu ki rajat melanjutkan memejamkan matanya sampai dia membuka matanya saat tiba di terminal tujuannya.


Ki rajat pun turun mencari tempat ngopi yang pas sambil menunggu pagi, karena jam masih menunjukkan jam 3 pagi, ki rajat pun ngobrol-ngobrol dengan seorang bapak-bapak.

__ADS_1


Mau kemana pak? Tanya bapak-bapak disamping ki rajat.


Mau ke desa Sendangdahyu. Jawab ki rajat


Ouw sama berati pak saya juga mau kesana berobat. Jawab bapak-bapak itu


Memang siapa yang sakit, dan apakah disana tidak ada dokter?


Bukan sakit seperti itu pak, warung saya akhir-akhir ini sepi seperti nya dapat kiriman dari saingan saya. Jawab bapak-bapak itu


Ouw mau ke dukun? Ucap ki Rajat


Ya semacam itu pak tapi disana lebih dikenal dengan paranormal Ki Selo. Ucap bapak-bapak itu


Ki Selo?tanya ki rajat setengah terkejut


Iya pak apa bapak juga mau berobat kesana?


Iya saya mau kesana dia teman saya, sudah lama tidak mengunjunginya.


Apakah bapak juga seorang paranormal? Tanya bapak-bapak itu


Bisa di bilang begitu. Jawab ki rajat


Bisa saya minta pertolongan kepada bapak saja? Tanya bapak-bapak itu


Tidak bisa seperti itu, tujuanmu sudah ke teman saya jadi kamu harus mantapkan dulu. Jawab ki rajat


Ouw ya maaf ki nanti bareng saya saja saya sudah sering kesana, ouh ya nama aki siapa? Tanya bapak-bapak itu


Saya Rajat biasa di panggil rajak di desa saya, jawab ki rajat


Dekat donk saya Bojonegoro. Ucap ki Rajat


Tak berselang lama mereka pun berangkat bersama dari terminal ke rumah paranormal selo


Sampai di gerbang masuk desa Ki rajat di sambut Jin perewangannya paranormal ki selo.


Mari tuan saya Antar, ki selo sudah menunggu


Saya duluan pak erik sudah ditunggu. Ucap ki rajat yang menghilang


Pak erik syok, kemudian terduduk diam di pinggir gapura masuk desa.


Apakah dia bukan manusia, kalau benar bukan berarti saya ngobrol dengan jin dari tadi. Gumam pak erik


Sesampainya di rumah ki selo dia dikejutkan ki rajat yang menepuk bahunya,


Saya Manusia seperti anda tapi tadi saya dijemput jin perewangannya ki selo, langsung masuk tidaj usah antri seperti yang lain. Ucap ki rajat


Ki selo memang sudah terkenal dimana-mana pasiennya pun banyak, tapi ki rajat disuruh tidur dulu oleh ki selo, sebenarnya dia tidak ngantuk tapi tiba-tiba merasakan kantuk yang amat dahsyat, ki rajat pun terbangun


Bangun rajat kopinya dimum dulu. Ucap ki selo


Perlahan ki rajat pun bangun.

__ADS_1


Kenapa tadi tiba-tiba aku ngantuk sekali ya? Tanya ki rajat


Mungkin kamu kelelahan habis perjalanan jauh. Jawab ki selo


Apa bukan karena kamu menyirep ku selo? Tanya ki rajat


Sedikit agar kamu istirahat saja hhahh. Jawab ki selo sambil tertawa.


Siapa perempuan-perempuan di samping mu ini? Tanya ki rajat


Mereka istri-istri ku rajat sekaligus yang membantu ku mengobati pasien-pasien tadi. Jawab ki selo


Seperti nya bukan dari bangsa manusia. Ucap ki rajat


Memang bukan, jawab ki selo, sambil mencabut paku dari kepala salah satu perempuan itu, perempuan itu berubah menjadi kuntilanak merah yang menyeramkan, kemudian ki selo menancapkan lagi dan berubah lagi menjadi perempuan yang cantik


Jadi mereka bertiga kuntilanak? Tanya ki rajat


Benar mereka kuntilanak dari hutan yang ku jadikan istri. Jawab ki selo


Sambil meminum kopi ki selo manggut-manggut


Jadi kamu ada masalah ya? Tanya ki Selo


Iya aku ingin memiliki pusaka dari punden, tetapi aku tak kunjung mendapatkannya, malah raja punden memberikan kepada anak kecil. Jawab ki rajat


Pusaka semacam apa itu hingga kamu ingin sekali mendapatkannya. Tanya ki selo


Kamu lihat saja dengan Trawangan mu. Ucap ki rajat


Setelah beberapa saat menerawang ki Selo tidak bisa menembus pandangannya yang ada hanya cahaya putih.


Aku tidak bisa menembusnya. Ucap ki selo


Pasienmu sebabnya itu masak tidak bisa menembusnya. Ledek ki rajat


Coba kamu bantu kalau begitu, kamu yang menembus pagar ghaib nya aku yang melihat. Ucap ki selo


Baik ayo kita lakukan. Ucap ki rajat


Ki rajat dan ki selo menerawang lagi tapi yang ada hanya asap putih, ki rajat pun mendekatinya tetapi malah terpental hingga muntah darah


Ki rajat dan ki selo pun kembali membuka mata


Hahaha kamu saja malah terpental, kok ngatain aku tidak bisa menembusnya, balas ledek dari ki selo


Sialan kau dulu 3 tahun yang lalu aku bisa menerawangnya sekarang kenapa bisa sekuat itu padahal dia hanya anak-anak. Ucap ki rajat


Coba kamu semedi di sendang desa ini siapa tahu ada petunjuk. Saran ki selo


Tidak mau aku bersemedi di tempat yang penguasa nya perempuan, kamu tahu sendiri kan dari dulu aku menjaga keperjakaan ku . Ucap ki rajat


Ouh ya aku lupa kalau begitu kamu kembali kota mu, aku pernah merasakan saat bersemedi di utara kotamu ada tempat yang sangat kuat energinya, coba kamu cari tahu mungkin dia bisa membantu mu. Ucap ki selo


Baiklah besok pagi aku pulan, tapi aku beri oleh-oleh masak jauh-jauh kesini tidak ada apa-apa. Ucap ki rajat

__ADS_1


Jangan kawatir sudah aku siap kan untukmu, aku tahu kau suka pusaka untuk kesaktian, lagi pula aku juga sudah di bantu istri-istriku, ucap ki selo


BERSAMBUNG....


__ADS_2