
Hari ini arga dan Cantika akan berangkat ke sekolah bersama,sedangkan yang lain mya berangkat masing-masing karena atma masih khawatir semua anak-anaknya
" dengarkan ayah kalian harus hati-hati saling menjaga buat kalian para pria arga bayu Samuel Albert dan varrel harus saling lindungi kaku Renata ayah lebih khawatir sama kamu ayah blum tau kamu tapi ayah yakin kamu bisa jga diri putri hadinata ga mungkin selemah itu " kata atma sambil ngusapin kepala Renata dengan sayang
" kalian harus menjaga para wanita " kata kusuma pada anak-anak nya
" baik pa kami akan menjaga diri dan kami akan saling jaga " kata arga pada papa nya
" kami berangkat pa " kata bayu mewakili semuanya mereka ada 5 mobil arga & Cantika bayu & haura Albert & wina varrel & siska dan Samuel & Renata
sedang kan marvel dan Gavin berserta anak buah nya mengawasi anak majikan nya dari jarak jauh dengan pengawasan ketat karena 1 goresan ank majikan nya terluka nyawa taruhan nya
" bersiap berpencar lah di tugas masing-masing " kata Marvel di telpon nya
" siap " kata semua anak buah nya
para anak miliader itu telah sampai di sekolah dengan satu persatu mobilnya parkir di area parkir sekolah semua mata menatap satu persatu mbil yang tiba dengan tatapan penasaran
" ini yang paling aku ga suka aku lebih suka jadi cupu dari pada kaya gini " kata cantika sambil ngepang rambut nya dan memakai kacamata nya tdinya cantika mau ke sekolah dengan tampil cantik tapi dia berubah pikiran sekarang dia sudah berubah menjadi anak berkacamata tebal
" ini baru aku suka kak aku masuk duluan ya " kata cantika pamit
" ga barengan sayang mereka saja pada di gandeng " kata arga cemberut
" enggak aku masuk duluan kamu jalan sama mereka saja " kata Cantika sambil keluar dari mobil langsung pergi
" kenapa dia kenapa dia berubah lagi " kata bayu melihat adiknya kluar dari mobil dengan penampilan seperti dulu
" ga suka di lihat banyak mata kaya ga tau adiknya saja " kata arga bayu cuma geleng kepala
" itulah Cantika lbih suka tampil cupu di banding glamor pdahal di umur segitu dia punya segalanya tanpa campur tangan ayah gw aja malu dia lbih cerdas dari gw " kata bayu
" ya udah aku kejar cantika aku bareng dia aja dah honey aku duluan " kata wina pada Albert
" ya udah hati hati nanti aku jemput jam istrahat " kata Albert
" oke " bales wina
" ya udah kita masuk yuk aku antar ke kelas kamu " kata varrel gandeng siska
" ga usah kmu masuk kelas aja aku mau ke kantin dulu " kata Siska varrel berkerut kening
" kamu belum sarapan by astagfirullah tdi pas sarapan kamu lagi di panggil papa kamu maaf by aku lupa kamu belum sarapan " kata varrel kaget
" aku antar kamu ke kantin " kata varrel langsung tarik siska tanpa nunggu jawaban siska
__ADS_1
" kalau aku jadi siska sudah aku tendang dia enak aja cewek blum sarapan di lupain " kata haura melirik bayu
" ya namanya juga lupa sayang kita kan cuma manusia biasa bisa lupa juga " kata bayu cuek tapi sambil gandeng haura buat di ajak ke kantor sekolah karena dia murid baru
" katanya ada murid baru juga selain aku ya " kata haura bertanya pada bayu
" iya dia juga akan sekelas sama kamu dia adik nya ka Gavin dia buat jaga kamu dan Renata kamu sekelas dengan Renata " kata bayu jelasin anak baru itu
" oh iya aku belum bilang sama kamu renata itu sama kaya kita sabuk hitam juga jadi kalian ga usah khawatir " kata haura pada bayu Albert samuel dan Renata nya juga yang ada di belakang juga Samuel langsung nengok sang kekasih
" benar yang " tanya Samuel pada kekasih nya Renata hanya mengangguk
semuanya bernapas lega mereka ga perlu khawatir tapi walau gimanapun juga mereka harus tetap waspada
" kenapa mereka hanya merhatikan aku sih apa karena mereka kira aku lemah ya " kata renata mendengus
" sudah lah yang biarkan saja itu resikonya kekasih orang ganteng " kata samuel narsis jua kambuh
" ganteng doang kurang peka iya ga ren pdahal rena minta di perhatikan dan tidak di gantung " kata Albert gamblang
" tunggu saja yang tinggal beberapa hari lagi siap " kata samuel bawa Renata jalan duluan
" maksud samuel apa " tanya Albert pada bayu
" keren nya padahal aku lbih lama punya pacar tapi jariku belum ada cincinnya " kata haura sarkas nyindir bayu juga Albert ter gelak tertawa ngakak
" astaga ga nyadar diri lu " kata Albert masih tertawa
" maaf sayang tadinya aku sudah mempersiapkan diner malam ini tapi keburu di sindir jadi cincin nya duluan deh " kata bayu sambil langsung makai kan cincin berlian di jari manis haura
" yang aku ga bermaksud apa-apa " kata haura mandangin jarinya yang ada cincinnya Albert langsung cemberut
" kenapa malah gw yang di duluin kalian sih " kata Albert
" makanya yang peka dong " kata Samuel dari jauh yang masih mendengar obrolan obrolan bayu dan Albert
" sialan lu " kata albert dari belakang Samuel dan Renata tertawa
Dari kejauhan riri mengepalkan tangan sambil memandang renata benci
" kenapa harus wanita itu aku harus singkirin dia " kata riri dalam hati
sandra juga trus melihat Siska benci tapi dia belum bisa berbuat apa-apa kenapa varrel malah menyukai siska padahal dari dulu Sandra yang perhatian pada varrel
" kenapa varrel malah perhatian sama siska san bukan dari dulu varrel sama lu terus nempel nya " tanya giska penasaran karena giska baru masuk skolah lagi setelah berlibur seminggu di tempat ayah nya di luar kota giska anak broken home
__ADS_1
" lu ketinggalan banyak cerita gis " kata riri melirik sandra
" ceritakan lah terus kenapa juga ku ada di sini kenapa tidak sama siska rencana kita gimana " tanya giska
" gagal sandra sudah ketahuan siska ga sebodoh yang kita kira bahkan dia mematahkan rencana yang sudah kita susun dengan matang dan sekarang dia sudah bersama dengan cantika " kata rara menjelaskan pada Giska,giska kaget
" terus Albert tau kalau kita masih bersama kata giska bertanya karena dia juga menyukai Albert sejak lama
" ya iyalah mereka semua sudah tau lu tau gak kemaren sandra udah mau di DO dari kampus untung saja paman dan bibi menolong nya " kata rara jengkel
" kenapa li bisa ketahuan sih gw sekarang jadi ga bisa deketin Albert lagi dong pazty dia benci sama gw " kata giska rara dan Sandra menceritakan semua tentang kejadian sandra dan siska ke giska
" dan percuma juga lu deketin albert dia sudah ada yang punya bahkan senbentar lagi mereka mau tunangan " kata Sandra membuat giska kaget
" sama siapa dari mana lu tau " tanya giska penasaran
" kita bergabung dengan Violetta dan the drug " kata Sandra
" kalian gila kalian tau ga apa resikonya gabung sama mereka " tanya giska
" iya kita harus selamanya sama mereka " kata Sandra karena sandra tau nya itu saja
" apa lagi " tanya Giska lagi
" sudah itu saja kita harus menurut sama mereka selamanya " kata riri Giska benar benar kaget kawan kawan nya ini benar-benar ceroboh
" kalian ngerti ga sih arti dari selamnya menurut sama mereka kalian harus mengikuti yang mereka jalani usaha mereka itu di dunia mafia adalah bordir apa kalian tidak berpikir sebelum menyetujuinya " kata giska membuat sandra dan riri terkejut mereka benar-benar tidak kepikiran sampai situ
" apa kita juga harus jadi bintang juga di tempat itu " tanya sandra giska mengangguk Sandra mematung
" apa nasib kita emng harus jadi sperti itu " kata Sandra
" gw mau tanya kalian pernah ga sadar trus bangun tiba tiba ada di kamar masing-masing ga " tanya giska riri mengangguk
" iya kita pernah tertidur di mobil pas bangun sudah di kamar masing-masing " kata sandra
di mension ibu ibu sedang sibuk mempersiapkan pertunangan Samuel dan renata
" bagusnya ini di mana ya " kata mama haura pada mamanya Cantika
" di sana saja " tunjuk mama arga
bersambung.
,
__ADS_1