QUEEN MILIADER

QUEEN MILIADER
MENUJU HALAL KE DUA KALINYA


__ADS_3

di rumah ayah dan bunda nya juna keluarga juna sudah di beri tahu oleh jefri untuk datang ke rumah laila mereka sedang bersiap siap


" bun kita bawa apa ini ga ada persiapan apa apa " kata ayah juna


" kita beli kue jadi aja yah sekalian beli alat alat dan cincin buat laila kita mampir ke mall dulu sebelum ke rumah Laila " kata bunda juna


" kamu tanya pada juna dulu kita bawa apa siapa tau dia sudah memesan semuanya " kata ayah juna


" ya udah ayah telpon aja " kata bunda juna di tempat lain juna dan jefri sedang di mall belanja keperluan buat hantaran ke rumah laila


" kak kita beli apa emng kaka tau apa aja bawaan buat hantaran " tanya jefri juna garuk garuk kepala dan menggeleng hefri tepuk jidat


" terus ngapain kita langsung ke mall ga tanya bunda Dulu " kata jefri kesal juna cengengesan


" kirain kamu tau dek " kata juna tak lama ada panggilan masuk dari bunda nya


" nah kebetulan kak ini bunda telpon " kata Jefri


" ya udah angkat dan tanya kan apa aja keperluan nya " kata juna


" hallo Asalamualaikum bun " kata jefri di sambungan telpon


" waalaikumsalam nak kamu dan kaka mu dimana apa kalian sudah membeli buat hantaran " tanya Bunda di sambungan telpon


" kami di mall bun tapi kami bingung harus beli apa aku kira kaka tau harus beli apa ternyata kaka juga gak tau dan sekarang kami bingung apa yang harus kami beli " kata Jefri cengengesan


" kalian ini kenapa ga pulang dulu tunggu bunda sama ayah nyusul ke sana kalian ke toko as aja beli cincin buat laila dan emas komplit buat anak perempuan bunda awas aja kalau ada yang kurang " kata bunda juna


" iya bunda kami ini anak bunda apa anak pungut sih " kata Jefri mendengus


" apa kamu bilang apa kamu mau bunda masukin lagi ke perut bunda " kata bunda


" iya iya bunda kan ke toko mas sekarang asalamualaikum bunda kami tunggu ya " kata jefri langsung mematikan sambungan telpon nya di tempat bunda dan ayah


" waalaikumsalam " kata bunda


" dasar anak anak kurang ajar enak aja mereka bilang mereka anak pungut ga tau apa bunda 2 kali ada di ruang operasi untuk mereka awas aja bunda jewer tuh anak anak ayah " kata bunda menggerutu

__ADS_1


" anak bunda juga kalau anak ayah sendiri mna bisa jadi kita kan berdua bikin nya " kata ayah sambil mengedipkan mata


" iya juga sih ah udah ayo kita berangkat nanti mantu bunda di ambil orang lagi kapan Bunda punya cucu kalau mereka gagal nikah lagi " kata bunda antusias


" kita bikin lagi aja " kata ayah


" enak aja " kata bunda sambil melotot ayah cuma cengengesan di tempat arga dan cantika mereka juga ingin menghadiri pernikahan juna karena arkan mengundang mereka untuk datang


" yang akmal udah mandi " tanya arga yang melihat cantika sedang merias diri di depan cermin


" sudah kak akmal sudah ganteng sekarang di bawah sama nani nya " kata cantika sambil tersenyum


" sayang jam berapa acaranya " kata arga sambil peluk cantika dari belakang


" kata nya jm 7 malam kak kenapa " kata cantika arga melihat jm baru jam 5 sore


" masih ada waktu banyak al juga sudah mandi dan sudah sama nani nya kamu sudah keramas dan tadi sudah shalat juga ". kata arga sambil terus cium leher cantika,cantika yang mengerti pun membalikan badan nya


" kaka itu ga bisa sebentar kalau sudah main kak nanti kita terlambat " kata cantika pelan memberi pengertian pada suaminya


" kita akan ketinggalan kaka " kata cantika


" kita nyusul sayang " kata arga sambil gendong cantika dan membungkam mulut sang istri dengan ciuman dan akhirnya arga dan Cantika bermain di sore hari sebelum menghadiri acara adiknya arkan di bawah


" kita jalan duluan aja ini sudah mau jam 7 biar nanti mereka nyusul aja seperti nya lama " kata Samuel di angguki yang lain


" papa " kata baby al saat mau di gendong renata


" al sama onti ya papa sama mama nanti nyusul kita jalan jalan duluan oke " kata renata di sorakin al dengan gembira


" biar aku gendong al sayang kamu gendong baby syafid aja al berat dia gendut " kata samuel sambil gelitikin akmal


" deyi " kata akmal sambil tertawa ngakak


" ya udah kita berangkat sekarang semuanya sudah siap kan " kata ayah arga


" iya barang barang dan kue juga sudah di kirim ke rumah arkan " kata bunda arga di kediaman arkan laila sudah di dandani dan di temani aisyah, aisyah maksa ingin pulang pdahal baru saja sadar dari koma nya

__ADS_1


" kak sudah lah kaka diam aja aku ga mau nanti aku di marahin kak arkan gara gara kaka ga bisa diam " kata laila yang melihat aisyah terus saja membantu nya memakai bju kebaya


" kaka baik baik saja kalian ini ga percaya an bgt sih kalau di bilangin " kata aisyah kesal karena selalu di larang ini itu sama adik kaka ini


" bukan gitu kak kaka ini baru bangun dari koma satu hari yang lalu dan sekarang kaka sibuk aku takut Kaka kelelahan kak apa kaka tau saat kaka koma kak arkan seperti mayat hidup aku ga mau kak arkan seperti kemarin pada saat Kaka sakit " kata laila dengan berkaca-kaca aisyah yang melihat itu jdi merasa bersalah telah membiat adik iparnya khawatir


" iya maaf kan kaka kaka akan diam kamu jangan nangis kaka ga akan pernah buat kaka kamu sedih kaka akan sebisa mungkin ada di samping kaka kamu " kata Aisyah sambil memeluk Laila


" wah ada apa nih kaka ga di ajak ajak berpelukan berdua saja " kata arkan yang tiba-tiba muncul di balik pintu terus memeluk istrinya


" abang ih malu " kata aisyah sambil melepas pelukan suaminya


" biarin aja sebentar lagi dia juga akan ada yang meluk " kata arkan sambil melirik adik nya Laila tersenyum malu


" oh iya kaka sampai lupa apa juna sudah ngabarin mereka sudah sampai mana di bawah sudah ada keluarga atmaja dan kusuma mereka datang kaka mengundang nya " kata arkan membuat laila dan Aisyah kaget


" kak apa makanan nya akan cukup kita kan gak banyak pesen makanan " kata Laila takut buat tamu undangan nya ga ada makanan


" kamu tenang aja sebelum nya arga minta kaka buat tidak bnyak bawa makanan karena bunda cantika dan mama arga ingin membuat kue sendiri jadi mereka bawa banyak kue buatan keluarga mereka tadi nya Kaka juga ga mau biar kaka pesen aja tapi bunda sama mama maksa kalau ga di dengar kata nya akan kutuk kaka jadi batu " kata arkan tertawa teringat ucapan bunda nya Cantika laila dan aisyah hanya tersenyum mereka sangat beruntung kenal keluarga arga dan Cantika mereka sangat baik menghargai walau mereka sebelum nya bukan dari keluarga kaya


" aku beruntung kenal mereka kak cantika dan kak siska membantu ku sampai mengorban kan nyawa nya saat aku kecelakaan dulu " kata laila tersenyum


" kamu pernah kecelakaan dek " kata arkan terkejut laila mengangguk


FLASHBACK ON


Saat laila pulang dri rumah juna karena di usir gara-gara kesalah pahaman itu laila pulang dengan jalan tidak pokus dia hampir tertabrak mobil tapi untung ada cantika dan siska waktu itu


BERSAMBUNG


MUNGKIN KARENA AUTHOR NYA GA SUKA HAL YANG LAMA JADINYA MASALAH NYA KELAR DATANG LAGI KELAR DATANG LAGI GA LAMA LAMA LANGSUNG TERSELESAIKAN


BANTU COMEN LIKE' DAN VOTE YA BIAR AUTHOR NYA TAMBAH SEMANGAT


LAILA MENUJU HALAL KEDUA KALI NYA SEBENAR NYA SUDAH HALAL CUMA KELUARGA ARKAN INGIN MELIHAT ANAK PEREMPUAN NYA MENIKAH


...LAILA ❤️ JUNA...

__ADS_1


__ADS_2