QUEEN MILIADER

QUEEN MILIADER
MASIH MASA LALU SANDRA


__ADS_3

Di perjalanan menuju rumah angkat bernad tidak ada obrolan karena bernad menyuruh sandra tidur


setelah sampai bernad baru membangunkan sandra


" sayang bangun kita sudah sampai " kata bernad mengelus pipi sandra membangun kan sandra dengan hati-hati


" uhhh sudah sampai " kata Sandra dengan suara serak khas bangun tidur


" iya kita sudah sampai ayo kita masuk " ajak Sandra sandra mengedarkan pandangan deg jantung sandra bergetar


" rumah ini " kata sandra bergetar menahan tangis


" kamu kenapa sayang " kata bernad khawatir takut dia kesakitan seperti kemarin


" apa kamu sodara nya rama " tanya Sandra membuat bernad mngerutkan kening nya


" kamu kenal ka Brama " bernad balik bertanya


" kita masuk dulu saja kamu terlalu lama berdiri nanti kamu ceritakan di dalam" kata bernad mengajak sandra masuk


" Asalamualaikum " ucap bernad tak lama pintu di buka oleh wanita paruh baya yang masih sangat cantik


" akhirnya anak nakal ini mau menemui mama nya setelah tidak pulang pulang mama merindukan mu nak apa kamu tidak merindukan Mama " kata wanita itu memeluk anak angkat nya belum tau ada wanita di bekang anak nya karena ke tutup badan bernad


" aku juga merindukan mama,ma ada yang mau aku kenalkan sama mama " kata bernad sambil bernad memeluk mama angkat yang merawat dan memberinya kasih sayang sebelum bernad memutuskan tinggal d indonesia dan bekerja


" mama ini istri bernad nama nya sandra " kata bernad memperkalkan sandra dan menggeser tubuhnya


sandra dan mama bernad terkejut


" Sandra ini bneran kamu nak kamu baik baik saja " kata mama bernad sambil memeluk sandra membuat bernat terkejut mamanya mengenal sandra


" masuk lah kasian istrimu pasti lelah habis jalan jauh " kata pria yang baru dtang dari dalam


" kak " ucap bernad sambil memeluk kaka nya


" masuk kita ceritakan di dalam " kata brama kaka angkat bernad Brama mengajak adiknya masuk


setelah duduk di sopa mama Bernad memberondong banyak pertanyaan pada sandra


" kak brama yang menolong aku saat aku di jual oleh paman ke adergron 3 tahun lalu aku di bawa kerumah ini dalam ke adaan tidak sadarkan diri karena hampir di perkosa para bajingan itu dan di rawat sama mama " kata sandra yang mengerti ke bingungan suaminya


" dunia begitu sempit apa dia wanita yang kak ceritakan pada ku yang membuat kekasih kaka salah paham dan kaka meniduri kekasih kaka supaya dia tidak meninggalkan kaka tapi akhirnya kaka mengetahui Kalau kekasih kaka bukan wanita baik dia tidak suci saat kaka sentuh dan akhirnya kaka jadikan pemuas nafsu " kata bernad sambil


mengejek kaka nya


" penjahat kok kena tipu " kata bernad sambil tertawa terbahak-bahak kalau ingat kejadian itu dia kesal sama kaka nya itu

__ADS_1


" dan itu membuat kamu kabur ke Indonesia karena di goda wanita itu terus " kata brama sambil tertawa ya bayangkan umur bernad baru 15 tahun di grayangi wanita itu sampai sampai dia merinding ngeri kalau ingat itu


" dan mama mau tanya kenapa kamu pergi tanpa pamit " pertanyaan mama menghentikan perdebatan adik kaka itu


FLASHBACK ON


Malam hari Sandra bangun karena haus dan air di nakas kosong dia ke dapur ingin mengambil air saat melewati kamar brama dia mendengar suara suara aneh dia berjalan menuju kamar brama karena pintu tidak tertutup rapat


" sayang lebih cepat " kata wanita di dalam


fi umur sandra yang baru berumur 14 tahun dia melihat adegan brama dan kekasihnya sedang bermain di atas ranjang tanpa di tutup selimut sandra takut karena Sandra masih trauma tentang kejadian beberapa hari lalu waktu itu mama Brama lagi ketempat sodaranya sandra yang ketakutan pergi dari rumah tanpa pamit


FLASHBACK OFF


brama melotot pada sandra dia tidak menyangka kegiatan nya malam itu di ketahui Sandra


" kurang ajar kamu membawa wanita ular itu ke rumah mama " kata mama sambil memukul brama pakai majalah


" pantas saja sandra pergi dia bru berumur 14 tahun waktu itu kamu suguhkan adegan tidak senonoh anak kurang ajar " kata mama lagi sambil terus memukul brama


" mah ampun mah waktu itu wanita sialan itu memberi ku obat perangsang ma jadi aku melakukan nya dengan brutal pada dia sampai dia pingsan dan pendarahan karena dia sedang hamil entah anak siapa?makanya aku bisa lepas dari dia malam itu juga saat di rumah! sakit paginya aku pulang sudah jam 7 pagi sampai di rumah Sandra sudah tidak ada!" kata brama menceritakan kejadian malam itu


" aku pergi dari rumah saat aku dengar mobil kaka keluar aku langsung ke stasiun menuju kediaman orang tua ku tapi sayang aku terlambat mereka sudah menjual rumah mendiang mamaku " kata sandra


" aku mencari tempat dan aku ketemu Riri dan siska aku numpang hidup sama siska sampai akhirnya aku ketemu Violetta dan raga mereka menawarkan ku pekerjaan untuk trus dekat dengan siska pada saat itu siska sedang hancur karena identitas sebagai bawahan anak baru terkuak dia merasa di kalahkan dan berusaha menjebak anak itu tapi dia bukan orang bodoh justru aku yang masuk jebakan dan paman dan bibi ku merencanakan sandiwara kehadiran ayah dan ibuku di sekolah sebagai alibi kalau aku anak dari pak wildan untuk menghilangkan jejak kalau aku pewaris ANDARA GROUP. tapi pada akhirnya mereka tidak bisa menguasai perusahaan itu tanpa tanda tangan aku dan orang kepercayaan papa yang sekarang masih menjadi pengganti CEO di perusahaan itu " kata sandra menceritakan semua asal usul keluarga nya


" kaka mengenal nya " tanya Sandra


" tunggu sebentar " kata brama dia menghubungi seseorang


" bro gw di Indonesia bisa kerumah gw sekarang "kata brama pada orang di sebrang telpon


" oke sial gw tunggu " kata brama setengah jam kemudian


" nyonya di luar ada tamu untuk tuan brama " kata pelayan di rumah brama


" suruh masuk bi suruh langsung ke sini saja " kata Brama menyuruh pelayan nya mempersilahkan tamu nya masuk


" Asalamualaikum bro gimana kabar lu " kata brama menyambut sahabatnya


" wa alaikumsalam gimana kabarmu juga " kata satria sahabat Brama saat satria menengok dia terkejut


" nona anda di sini " kata satria menundukkan kepalanya


" mas satria " ucap sandra dia langsung bangun dan memeluk satria membuat bernad terkejut


" nona kenapa anda ada di sini " kata Satria yang masih memeluk Sandra brama dan mama sita sudah hampir tersenyum melihat muka bernad

__ADS_1


" sat cepat lu lepasin pelukan lu itu sebelum lu di Hajar berandal nakal yang mukanya sudah bertanduk " kata Brama satria yang tau siapa yang di maksud langsung nengok dan mengerutkan alis nya


" kenapa dia harus marah gw kan peluk kekasih gw " kata satria sambil tersenyum menyeringai dan mendapat pukulan dari sandra


" ah sakit baby baru ketemu sudah KDRT " kata satria di keras kan sengaja dan benar saja bernad langsung bangun dan mengambil alih sandra


" pesesif " kata satria brama dan mama sita dan semua tertawa bernad masih cemberut dengan Sandra bingung


" dia ponakan gw bokap dia sama bokap gw kembar bokap gw wanda sodara kembar paman Wildan " kata satria membuat bernad ter tegun


" pantas anak kami kembar ada keturunan nya " kata bernad keceplosan dia langsung menyadari ucapan nya saat Sandra memandang nya


" anak kamu kembar apa Sandra sedang hamil " kata satria melotot pada bernad tapi dia tidak peduli dia lbih pokus pada istrinya yang menatap nya


" ada yang kamu sembunyikan dari aku " kata sandra semua orang menyadari tatapan sandra merasa ada yang tidak beres mereka menunggu jawaban bernad


" anak kita kembar dan ...." kita bernad menggantung ucapan nya


" anak kita " gumam santria setelah menyadari dia melotot kan mata nya


" kenapa " tanya sandra meminta jawaban bernad


" tidak bisa di selamatkan kan satunya dokter hanya bisa menyelamatkan salah satunya saat kamu terjatuh kemaren " kata bernad sambil langsung memeluk Sandra dia menangis di pelukan suaminya


" kenapa kalian sembunyikan hal sebesar ini dari ku " kata sandra yang masih di pelukan bernad


" kami ga mau kamu cemas masih ada satu nyawa di perut kamu yang butuh kamu dan dia butuh masukan nutrisi ayah nya.kami sepakat me rahasiakan ini dulu supaya kamu cepat pulih anak kita butuh kita " kata bernad menjelaskan sandra mengangguk mengerti


" sekarang kami butuh penjelasan kalian " kata mama sita bernad menceritakan soal paman dan bibi sandra soal keguguran dan soal dia menikah kepada satria


" kurang ajar mereka benar-benar brengsek aku menitipkan pada mereka untuk di jaga bukan di sakiti mulai sekarang kamu kembali ke rumah kita rumah opa dan oma mas akan memberi pelajaran sama mereka " kata satria marah


" tidak usah mas mereka sudah di tangani " kata Bernad


" aku ga mau dia cuma masuk penjara itu tidak sebanding dengan penderitaan paman bibi fan ponakan aku " kata satria


" aku tidak yakin mereka masih hidup " kata bernad di angguki sandra membuat satria mengernyitkan alis nya


" hukuman apa yang sering di lakukan keluarga kusuma dan Atmaja pada seorang yang menyakiti keluarganya " tanya sandra pada satria dan brama


" penderitaan dan mati " kata brama dan santria dia angguki sandra dan bernad tak lama mereka menyadari


" kalian tinggal dengan keluarga itu " kata mama sita Brama dan satria lagi lagi anggukan di dapat nya mereka tertawa puas mama sita mengenal keluarga itu mendiang suaminya teman Atmaja dulu


BERSAMBUNG


MASIH DI CERITA SANDRA DAN BERNAD EPISODE SELANJUT NYA BARU GANTI

__ADS_1


BERNAD ❤️ SANDRA


__ADS_2