
Pernikahan bram dan Violetta akan dilaksanakan di kediaman Violetta dan rencana itu terdengar oleh safina, Safina marah besar
" apa-apa an mereka mau menikah apa bram sudah mengetahui kalau violin anaknya makanya dia nekad menikahi Violetta " kata Safina di sampingnya ada raga sedang mendengarkan ocehan Safina
" sepertinya begitu kalau ga begitu ga mungkin mereka merencanakan menikah dan kau juga harus tau kalau Violetta mendatangi keluarga dari hardadi Handoyo kaka kandung hardadi keluarga satu-satunya dan sekarang mereka sudah bersama semua anak buah Violetta sudah di tarik dari markas kita sekarang kita tidak bisa melawan mereka keberadaan sandra pun belum di temukan dia yang membawa bukti kalau kau lah yang meracuni Cantika bukan Violetta " kata raga panjang lebar menjelaskan pada Safina
" mereka sudah bergabung sialan apa ada cara lain untuk mengalahkan mereka " tanya, Safina menoleh ke arah raga
" kita kalah jumlah dan dari dulu kita selalu mengandalkan kemampuan Violetta dan sekarang Violetta sudah tidak jadi kita harus menunggu momen lain " kata raga Safina sangat kesal tapi dia di tarik raga untuk menemaninya Safina pasrah
pernikahan bram dan Violetta di satukan dengan acara pertunangan samuel dan renata berta itu sudah menyebar kemana-mana begitu juga Riri dia sudah mendengar berita itu putri juga sudah mendengar kabar itu dia tersenyum
" semoga papa dan mama bahagia " kata putri dalam hati
begitu juga luna yang sudah mendengar kabar pernikahan bram dan Violetta
" semoga kamu bahagia mas maaf sudah pernah mengkhianati mu " kata Luna dalam hati dia juga akan segera melangsungkan pernikahan bersama daniel beberapa hari lagi
" kenapa melamun " kata daniel
" putri chat aku mas bram akan menikah dengan Violetta anak angkatnya dan dia tidak mandul anak yang di kandung Violetta adalah anak bram " kata luna pada Daniel
" ya udah kamu istrahat kamu pasti lelah apa tidak lelah kalau tidak aku bikin lelah lagi " kata daniel mngedipkan mata
" siapa takut " kata Luna sambil ketawa mereka bersenang-senang
sedangkan giska kembali ke luar kota karena ada keluarganya di sana yang membutuhkan dia.
sandra terus memikirkan cara keluar dari tempat itu
" jangan banyak berpikir kamu akan di keluarkan dari tempat ini aku sudah bilang kalau bosku orang baik dia menyekap mu untuk menyelamatkan mu " kata bernad
" siapa sebenarnya bos kalian kenapa dia menolongku tpi menyekap ku besok aku sudah masuk sekolah lagi aku belum membeli persiapan sekolah besok " kata sandra sambil tiduran di temani bernad duduk di sopa
" kamu di sekap tapi mkan enak ada ga yang di sekap mau mkan apa aja ada " kata bernad sinis sandra cengengesan
__ADS_1
" iya iya maaf kamu ga bosen nmenin aku di sini " kata Sandra
" kalau kamu ga di temenin kamu bakal jadi bulan bulanan mereka yang di luar " kata bernad sandra mendengus emang bener semalam saja ada yang memberi nya minum karena Sandra tidak peduli ucapan bernad hampir saja dia di nodai ci botak di luar tiba-tiba ada yang masuk
" gimana sudah bosan jadi ratu di kurung " kata Violetta yang tiba tiba masuk
" kak kamu di sini " kata Sandra dan melihat cantika masuk juga sandra diam cantika masuk dengan membawa satu pelastik besar
" ini kebutuhan mu buat sekolah besok, sekolah lah dari sini bernad akan menjaga mu paman mu sedang mencari mu ayah dan ibumu sudah aman masih bekerja di skolah dengan pengawasan anak buah ku jadi paman mu itu tidak akan bisa menyentuh keluarga mu " kata Cantika sambil duduk
" kenapa kamu menolongku karena kamu pantas di tolong " kata Cantika
hari sudah akan malam cantika kembali ke kediaman nya di sana arga sudah menunggu
" sudah selsai " kata arga sambil menuntun Cantika kembali ke kamar nya
" sudah kamu kenapa ada disini tadi katanya mau istirahat " kata Cantika sambil terus jalan bersama Arga
" gimana aku bisa istirahat kalau guling ku ga ada " kata arga tersenyum
" iya iya cuma peluk aja kok " kata arga
keesokan harinya di kediaman cantika yang akan digelarnya PERNIKAHAN dan PERTUNANGAN akan dilaksanakan di siang hari pernikahan lebih dulu dan di malam hari pertunangan akan di gelar di meja sarapan semua keluarga sudah berkumpul anak anak akan berangkat ke sekolah para orang tua sedang mempersiapkan acara akad lebih dulu di jm 1 siang nanti setelah anak-anak pilang sekolah.
" persiapan sudah aman kan mah " kata samuel pada mama nya
" sudah sayang kalian ga usah khawatir semunya akan baik-baik saja " kata mama Samuel
" ya udah kami berangkat ya " kata bayu pamit pada kelurganya
" kami berangkat Asalamualaikum " kata mereka serempak
" waalaikumsalam " para orang tua menjawab
Di faviliun sandra sudah siap ke sekolah dia terkejut melihat bernad memakai seragam yang sama dengannya dia menggunakan tompel di pipi dia baru ingat siapa bernad kamu yang selalu ada dimana pun cantika ada " kata sandra heran
__ADS_1
" iya ini aku' akau.masib anak sekolah baru kelas 12 " kata bernad sambil jalan menuju mobil uang akan di gunakan sandra dan bernad lagi-lagi sandra terkejut dia semobil dengan bernad dengan mobil lumayan bagus walau bukan keluaran terbaru
di perjalanan sandra terus bertanya siapa dia sebenarnya
" aku adiknya ka Gavin ketua bodigar dari keluarga Arga dan kak Marvel ketua dari kluarga cantika " kata bernad menjelaskan
sesampai nya di skolah lagi-lagi ada ke hebohan dengan kedatangan beberapa anak baru pindahan dati sekolah lain
" mereka masuk kelas kita kata anak-anak lain " kata wina
" ya sudah lah biarkan saja masing-masing saja " kata Cantika pada Wina
" ya udah aku antar kamu ke kelas " kata Albert pada wina
" oke ayok " kata wina
" anak baru itu akan jadi santapan kemurkaan Cantika liat tatapan cewek yang paling ujung dia liatin arga sampe mau loncat mata nya " bisik wina pada Albert
" biarkan saja biar mereka merasakan di amuk bumil jangan kita terus " kata Albert tersenyum
haura dan siska trus memperhatikan para pasangan nya mereka beruntung cowok-cowok ini tidak memperdulikan para wanita-wanita ular di ujung sana
"sayang antar aku ke kelas ya " kata haura pada bayu
" ada apa sayang tumben minta di antar "kata bayu
" kamu itu pacar sendiri minta anter di tanya ya udah aku ke kelas sendiri " kata haura pergi
" eh eh kok marah sayang... sayang... maafkan aku bukan maksud begitu " kata bayu ngejar haura
" dasar pasangan aneh yang kita ke kelas yu" kata samuel dia datang bersama Renata, renata mengangguk
" yang kita ngundang anak-anak ga buat tar malam " tanya Renata melihat Samuel
" kita ngundang kok undangan akan di bagikan sama anak buah marvin " kata samuel
__ADS_1
BERSAMBUNG