
Samuel dan renata menuju mall terbesar di kota ini mereka ingin mencari cincin buat acara pertunangan mereka
" yank kamu mau model seperti apa " tanya samuel pada Renata saat mereka sampai di toko berlian
" yang biasa aja jangan yang terlalu mewah yang cocok di jari ku aja " kata renata dia kurang suka barang mewah
" yang ini gimana bagus kan sederhana tapi elegan " kata samuel memilih cincin permata satu sederhana tapi jangan salah harga nya di atas langit
" bagus aku suka " kata Renata tanpa pikir panjang Samuel langsung memesan yang itu
" yang itu mbak byar pke ini mau langsung aku bawa sekarang ya " kata Samuel pada pelayan di toko itu
" iya tuan harganya 350 juta ya tuan " kata pelayan itu renata langsung terkejut mendengar harga cincin itu
" mbk kok mahal sekali " tanya Renata
" ini berlian 24 karat nona jdi segitu harga nya " kata pelayan toko
" yank itu kemahalan yang biasa aja ya " kata Renata pada samuel tapi samuel tidak mau yang biasa
" yank ini pertunangan kita sekali seumur hidup sayang aku ga mau yang biasa aku mau sederhana tapi elegan harga tidak masalah sayang " kata Samuel memberi pengertian pada renata
" ya baik lah terserah kamu jangan salah kan aku kalau uang kamu habis dan kamu jatuh miskin kita tinggal di kontrakan saat nikah nanti " kata Renata Samuel tertawa
" uang ku tidak akan habis hanya karena kamu beli cincin harga 350 juta sayang tinggal di kontrakan juga asal sama kamu kan anget sayang tidur satu kasur bikin samuel junior" kata samuel tpi di geplak sama Renata
" jangan mesum ya masih lama kita baru tunangan sayang " kata Renata melotot
" hehehe ga papa nyicip dikit kan sayang " kata samuel sambil cium bibir renata
" samuel jangan macem-macem ya ini tempat umum.." kata renata sambil pukul tangan Samuel
" maaf ke lepasan " kata samuel sambil ketawa
kebahagian Samuel slalu di perhatikan seseorang dari jauh dia mengepalkan tangan karena sangat emosi selama ini dia yang dekat Samuel kenapa malah Renata yang mendapat kan hati Samuel
" selama ini gw yang selalu nemenin Samuel tapi kenapa malah Renata yang dapetin hati Samuel " dalam hati Riri Sandra emng ngomporin riri buat ngikutin samuel dan renata dan di sinilah dia mengikuti sam dan renata
Di mension para orang tua dan tim WO di hebohkan dengan tingkah bocah ajaib yang terus gangguin para pegawai cantik dia belajar gombalan gombalan entah dari siapa
" hallo ate knapa tantik sih atu tan dadi cuka " kata avin senyum senyum
" ah Tante juga suka avin ganteng imut " kata gadis WO
__ADS_1
" ate au adi acal avin da " kata avin
" avin siapa yang ajarin avin ngomong gitu " tanya bunda cantika
" kata otel abet talau ada ate tantik taya ate ena hayus di pacali ate ni tantik adi ayus avin acali " kata avin
" astaga anak ini salh tanggap omongan Albert " kata mama arga sambil tepuk jidat
" jangan-jangan nanti ini anak jadi play boy gara-gara selalu gaul sama 5 anak bandel kita " kata mama Albert
Di luar rumah Natan audah sampai di kediaman luna Natan memutuskan lbih dulu menemui mamanya putri
" Asalamualikum mah " kata putri dari luar di dalam rumah daniel yag mendengar ada yang dateng
" sayang bukain pintu ya aku pke bju dulu " kata luna mereka baru saja selesai bercinta
" iya baiklah " kata Daniel sambil mencium bibir luna sekilas
" waalaikumsalam " daniel membuka pintu
" kamu belum balik mama ada ga aku mau bicara sama mama " kata putri the points ke intinya
" mama di sini kenpa put " tanya mama nya
" apa kamu yakin kami bukan orang suci kami kluarga kotor " kata luna Daniel memegang pundak luna
"jangan ngomong gitu biarin putri bahagia kamu juga menikah dengan ku walau kamu istri ke 2 tapi aku akan jadikan kamu istri yang sah di mata agama dan hukum kamu akan menjadi istri sah ku seumur hidupku " kata Daniel daniel sudah meyakinkan luna untuk hidup bersama dia menjalankan kehidupan normal seperti suami istri sesungguh nya
" baik lah mama juga mau minta izin mama akan menikah lagi bersama daniel mama juga akan berhenti menjadi wanita penghibur mama akan hidup bersama Daniel " kata luna sambil berciuman di depan putri
" sudah sudah kalian cepat nikah aku mau adik cowok biar bisa jaga mama dan aku kalau kalian para lelaki keluar dari rumah " kata putri
" aku ga akan meninggalkan kamu kita juga akan punya sendiri kita akan menjaga sama-sama " kata Natan
"ma aku juga akan ke rumah papa hadi " kata putri
" mau apa putri jangan macem-macem mama takut kamu kenapa kenapa " kata luna
" tenang aja Tante aku akan menjaga anak tente dan papa nata tidak akan pernah menyakiti orang tanpa sebab " kata Natan
" kamu kenal Hadi " tanya Luna terkejut
" saya anak angkat nya papa nata saya di pungut oleh dia di besarkan di skolah kan hingga saya bisa membuka perusahaan sendiri tampa campur tangan papa Hadi " kata natan memberitahu mama Luna
__ADS_1
" dunia memang sempit ya " kata daniel duduk di samping luna
" saya akan membawa putri ke rumah papa tante ga usah kahawatir saya akan melindungi putri sebisa saya " kata Samuel
" terimakasih sudah mau menerima putri saya yang jauh dari kata sempurna " kata luna dalam hati dia berjanji tidak akan kembali pada masa lalu lagi
Di sekolah arga sedang menunggu cantika yang sedang ke perpustakaan arga menunggu di parkiran di kaget dengan kabar Cantika pingsan di perpustakaan
" kak maaf kak Cantika pingsan di kampus " kata adik kelas arga dan Bayu yang mendengar itu langsung lari menuju perpus di ikuti haura siska dan varrel Albert sudah di perpustakaan nyusul wina lenih dulu di perpustakaan Albert yang mau gendong cantika mengurung kan niatnya melihat arga sudah datang
" apa yang terjadi " tanya arga cemas
" ga tau tadi Cantika nilang sesek napas sebelum ga sadarkan diri " jawab wina dengan cemas juga
" langsung bawa kerumah sakit aja " kata siska
"apa yang dia makan win " tanya bayu wina berpikir cantika makan apa
" Cantika cuma minum ini " kata Albert menunjukan pada bayu
" bawa kerumah sakin tunjukan ke om dave suruh bawa lab " kata bayu setau bayu cantika ga ada alergi apa-apa
arga sudah jalan terlebih dahulu mau membawa cantika ke rumah sakit di parkiran
" biar gw yang nyetir lu lagi panik " kata Albert Arga tidak berkomentar langsung duduk memeluk Cantika yang belum sadarkan diri
Dari kejauhan seseorang memandang heran kenapa jdi begini seharusnya nya dia cuma gatal gatal setelah meminum minuman yang gw campur obat bikin gatal dia gatau cantika sedang hamil evek obat gatal pada ibu hamil sangat berbahaya
" kenapa reaksinya separah itu gw harus ambil minuman itu sebelum jadi bukti " kata sandra iya dia Sandra yang mencampurkan bubuk gatal ke minuman cantika tapi sayang nya minuman itu sudah di bawa oleh Albert untuk di selidiki penyebab utama dari pingsannya cantika
" ah sial minuman nya mereka bawa gw bisa celaka kalau ketahuan itu minuman gw tang campur " kata sandra dalam hati
" mudah-mudahan ga ada saksi dan liat pas gw suntikan obat itu gw hatus cepat buang suntikan itu " kata sandra dalam hati bergegas membuang barang bukti ke kloset toilet perpustakaan
Di mall
" sayang kita ke rumah sakit cantika pingsan di perpustakaan sekolah sekarang sedang di bawa ke rumah sakit ini varrel ngasih kabar " kata samuel kaget
" apa yang terjadi " tanya renata ikut cemas karena dia tau cantika sedang hamil
" aku ga tau sayang kita susul mereka " kata samuel ikut cemas
bersambung
__ADS_1
apa yang akan terjadi jadi sama Cantika apa kandungan nya akan baik baik saja tunggu lanjutannya episode selanjutnya