
Bram mengantarkan safina ke kamarnya
" aku tau kamu tidak sakit apa yang kalian rencanakan " kata bram melihat safina
" kamu kenapa sih kamu baru pulang udah sebulan kita ga ketemu apa kamu ga kangen apa sudah menemukan yang bisa muasin kamu selain aku " kata safina sambil memeluk bram mereka memang tidak saling mencintai tapi hubungan suami-istri sering mereka lakukan walau tanpa cinta dan disinilah mereka di ranjang yang sama saling melampiaskan hasrat
" kamu mau kemana " kata Safina setelah selesai dengan kegiatannya dia beranjak ingin keluar dari kamar safina
" kamu istirahat aja aku keluar dulu melihat Violetta malam ini aku nginap disini " kata bram sambil cium kening Safina mendengar itu Safina harus mengubungi raga biar ga masuk kamarnya
" malam ini papa mu akan menginap dan tidur di kamar mama kamu jangan masuk sembarangan ya " isi wa Safina pada raga
" kalian habis menghabiskan waktu bersama " tanya raga di balasan chat nya
" walau bagaimana pun dia suami mama yang sah wajar kalau mama melayaninya " balasan dari Safina
" oke baik lah " balasan terakhir dari raga dan tidak membalas lagi
Dikamar Violetta baru selesai mandi tadi dia sempat ketiduran dia melihat papa bram sudah duduk di sopa yang ada di kamar Violetta nya bram yang melihat vio keluar dari kamar mandi
" kamu baik-baik saja " kata bram tapi vio jalan menuju pintu kamar menutup dan menguncinya bukan menjawab dia malah meminta kunci mobil bram
" kunci mobil papa mana " kata vio sambil mengulurkan tangan nya
" untuk apa vi " kata bram tapi di berikan pada vio dan vio melemparkan kunci mobil papa nya ke luar jendela dan menghubungi seseorang
" bawa mobil papa ke alpartemen papa " kata vio di sambungan telpon dia langsung mematikan sambungan dan menutup ruangan dengan kedap suara entah sejak kapan vio membuat ruangan nya kedap suara
" pa bisa wa mama kalau papa keluar ga jadi nginap " kata vio
" buat apa vi kamu bisa jelaskan dulu sama papa " kata bram tapi bram melakukan apa yang di suruh vio mengabari Safina dia ga jadi menginap bukan nya menjawab malah bertanya
Di kamar safina yang menerima chat dari bram dia melihat mobil bram keluar berarti benar bram keluar dia menghubungi raga
" ga papa mu ga jadi nginep dia sudah pergi dari rumah ini " kata safina di sambungan telpon
__ADS_1
" baik lah sayang aku akan menemuimu tunggu aku " kata raga langsung memutuskan sambungan telpon
Kembali ke kamar Violetta
" bagaimana kabar violin " kata Violetta
" dia baik adikmu baik-baik saja dia ada di mension papa " kata Bram,Bram memandang vio yang wajah nya berubah sendu bram yakin vio sudah tau sesuatu bram memeluk vio
" dia baik-baik saja dia sudah bisa berjalan sekarang umurnya sudah 3 tahun dia sangat lucu dan cantik seperti kamu " kata bram sambil memeluk Violetta
" dia anakku kan pah " kata Violetta bram mengagukan kepalanya
" dia sangat cantik sama seperti kamu apa kamu mau menemuinya dia pasti sangat senang bisa ketemu mamanya." kata Bram sambil melihat Violetta dia menangis di pelukan bram
" iya aku ingin menemuinya apa dia mengenaliku " kata Violetta
" tentu saja dia tau kamu mamanya papa selalu menunjukan poto kamu itu sebab nya papa membawa dia keluar dari rumah ini supaya papa bisa kasih tau dia kalau kamu mamanya bukan kakanya karena suatu saat kamu bakal tau kebenaran nya dia slalu menanyakan kamu kapan selesai sekolah nya karena papa bilang kamu sekolah biar pintar menjadi ibu nya violin " kata bram
"pa apa bener itu anak raga " kata Violetta
" haura selamat pah tapi dia bilang itu raga yang melakukan nya dan tapi raga bilang kalau papa har yang melakukan nya dan aku percaya karena muka mereka sangat mirip " kata Violetta yang masih menangis
" ya wajar mukanya mirip karena dia cucunya har. violin anak kamu itu tidak mungkin har yang melakukan nya karena pada saat itu har mencari kamu sama papa dia sangat terpukul saat melihat kmu di bawa dalam keadaan tidak baik-baik saja bahkan mama kamu naina berkali kali jatuh pingsan padahal waktu itu dia sedang hamil tua setelah kejadian itu mama kamu sering sakit-sakitan setelah melahirkan shafa mama mu baru mulai bangkit lagi mereka trus mencari cara buat mengembalikan kamu biar bisa bersama mereka lagi berkali-kali papamu terluka karena selalu gagal pada akhirnya kmu sendiri yang membuat mereka berhenti memperjuangkan kamu setelah 8 taun perjuangan mereka di gagal kan oleh anak nya sendiri " kata bram menjeda ucapannya
" kamu memberi suntikan di selang infus mama kamu saat di rumah sakit dan memutus rem mobil papa kamu hingga kecelakaan itu terjadi dan kamu mengalami kecelakaan dalam kejaran polisi dan.. " kata bram belum selesai bram bicara di potong Violetta
" dan papa mendonorkan hati nya untuku " kata Violetta
" bukan hanya itu papa kamu mendonorkan jantungnya padamu karena saat itu jantung mu tidak bisa berfungsi karena benturan sangat keras hal itu hanya papa dan kusuma yang tau " kata bram membuat Violetta menutup mulut dan menangis sejadi-jadinya
" bukan aku yang melakukan itu semua aku di kejar polisi bukan karena itu tapi aku menerobos lampu merah ingin menghentiakan mama Safina waktu itu bukan aku yang memasukan racun itu dan bukan aku yang memutus rem mobil itu aku sudah menelpon har agar tidak mengendarai mobil itu tapi dia hanya bilang ( tidak apa-apa nak dad sangat bahagia kamu menghubungi daddy ) itu yang papa bilang " kata Violetta
" itu artinya papa kamu sudah atau kalau mobil nya rem nya blong " tanya bram terkejut dia baru tau tentang ini
" iya aku ga tau saat itu tiba-tiba aku ga rela dia mati di tangan orang lain jadi aku menghubunginya " kata Violetta
__ADS_1
" pah sebenarnya aku sudah bertemu dengan Cantika dan haura mereka menerimaku dengan baik bahkan mereka memberiku alamat ini " kata Violetta memberikan alamat yang di berikan cantika
" mension langit tempat itu tidak bisa di jangkau oleh mafia manapun sebelum sampe gerbang mereka sudah tewas sudah puluhan mafia yang mencoba hasilnya sama mereka tewas kamu beruntung mereka mau melindungi kamu dan violin dan adik kamu ada di sana " kata bram, bram memang menyerahkan violin pada han kak kandung har ayahnya haura demi keselamatan violin
" mereka baik-baik saja pa bukanya papa bilang violin di mension papa " kata Violetta
" papa tidak bisa menjamin keselamatan nya papa sering pergi-pergi jadi tempat ter aman adalah bersama mereka toh han juga kake nya mereka pasti menjaga violin dengan baik " kata bram
" terimakasih pa aku mau kesana sudah cukup semuanya pak kita pergokin sekarang dan keluar dari rumah ini malam ini juga gimana pa" kata Violetta
" oke tunggu sebentar lagi raga baru saja dteng " kata bram
Di mension langit
" hai gadis cantik onti ada kabar buat vio " kata Cantika pada violin
" apa onti " kata violin
" deddy sama mommy vio mau dateng sebentar lagi vio seneng ga " kata Cantika
" apa sekolah mommy sudah selesai jdi mommy mau pulang onti " kata violin
" iya sekolah nya sudah selesai dan Daddy vio menjemput mommy" kata cantika
" hore here mommy pulang avin mommy ku mau pulang " kata vio sama alvi vi bocah ajaib
" apa omy na vio antik " tanya avin
" sangat cantik avin mommy ku sangat cantik emang kenapa avin " tanya vio
" talau tantik au Avin adiin acal vio " kita avin semua orang mnepuk jidat dan tertawa
" ini semua gara gara Samuel jadi gini kan " kata Albert
bersambung
__ADS_1
nantikan pertemuan violin dan Violetta di part selanjutnya ya