
Sandra dan bernad memutuskan untuk menginap di kediaman brama itu membuat bunda khawatir setelah bernad mengabarkan kalau Sandra sudah tau mengenai kegugurannya
" bun sudah lah sandra akan baik-baik saja Sandra bukan perempuan lemah " kata ayah arga menenangkan istrinya
" iya bunda tenang saja Sandra di jaga ketat di sana apa lagi satria juga di sana tante sita juga sangat menyayangi nya Karena dulu yang menyelamatkan sandra itu Brama kaka angkat nya bernad anak nya tante sita" kata cantika yang juga duduk di sana
" dunia memang sempit sita istri almarhum Erlangga sahabat ayah waktu SMA kami berpisah karena dia tinggal di ausi dia meninggal 5 tahun lalu karena kecelakaan tunggal " kata Ayah memberitahu keluarga nya
" oh iya giman persiapan pernikahan samuel dan renata." tanya Cantika karena dia baru keluar dari rumah sakit jadi dia belum tau update terbaru
" sudah 95 persen siap jadi tinggal tunggu hari H saja " kata papa Samuel , Samuel yang santai saja duduk di samping renata sambil memainkan jemari renata tidak memperdulikan obrolan para orang tua. Albert berniat ngerjain Samuel melihat samuel hanya pokus pada Renata
" belah duren nya sudah sam " kata Albert pada Samuel sahabat lain nya sudah menyeringai jahat
" sudah tiga hari lalu " kata samuel tanpa sadar para orang tua melotot Renata sudah menepuk jidat samuel menyadari ucapan nya dia melihat tatapan para orang tua seperti ingin mencincangnya
" sial sahabat sahabat laknat " kata Samuel dalam hati merutuki ke bodohan nya dia garuk-garuk kepala
" mulai malam ini renata tidur sama mama dan kamu tidur sama papa sampai hari H " kata mama samuel dan papa samuel melotot pada anak nya
" mah papakan ga bisa bobo kalau ...." ucapan papa Samuel terhenti Karena dia sadar banyak yang menatap nya
" baik lah " kata papa samuel dan sam pun tidak bisa protes dia hanya mengangguk
Tiba saat hari yang di tunggu-tunggu samuel sudah rapi dengan jas warna hitam kemeja putih celana warna hitam begitu juga Renata mngenakan kebaya warna putih sangat cantik
di aula terikan sah sudah menggema sekarang renata sudah sah menjadi istri samuel bnyak para undangan yang datang termasuk Natan & putri gibran & Riri kehadiran brama dan satria menjadi pusat perhatian ganteng sih tapi jomblo
" mas ga bawa gandengan " kata sandra pada satria membuat satria menatap nya horor
" kaka juga ga bawa gandengan masa gandengan sama mas satria " kata bernad meledek kaka nya satria dan brama saling tatap bergidig ngeri
" gw masih normal ya " kaya Brama
" gw juga masih normal ya " kata Satria
dina yang hadir di sana menatap benci sandra sampai sekarang dia belum menemukan kedua orang tua nya orang tuanya menghilang bak di telan bumi
di tempat lain di ruang mempelai pengantin
" selamat ya sakinah mawadah warohmah sampai kakek nenek " kata Riri yang hadir besama gibran
" terimakasih ya atas kehadiran nya giman kandungan kamu " kata renata bertanya soal kandungan Riri, sekarang riri sudah tenang anak yang di kandung nya adalah anak Gibran bukan anak natan
__ADS_1
" dia baik-baik saja sehat " kata Riri sambil tersenyum
" selamat ya " kata Gibran
" iya terimakasih " ucap samuel dan renata di belakang ada Natan dan putri
" kak gimana kandungan nya sehat " kata renata sambil memeluk putri renata memanggil kak pada putri dan putri sekarang sedang hamil 4 bulan itu membuat Natan sangat operprotektip
" sehat dia sangat aktif dan manja " kata putri terkekeh kehamilan putri ini memang sangat manja putri tidak mau di tinggal jauh sama suaminya
" selamat ya " kata Natan pada samuel dan Renata
" kita temui Riri dan gibran ya aku mau jelasin sesuatu " kata Natan pada putri membuat putri pemasaran
" apa " tanya putri
" nanti juga kamu tau " kata Natan sambil narik tangan putri istrinya membawa ke hadapan gibran dan Riri
" aku mau bicara sama kalian,kalian ikut aku ya " kata Natan membawa mereka ke teman samping tempat acara
" aku hanya ingin minta maaf sama Riri atas kejadian malam itu kejadian malam itu semuanya sudah di rencanakan maafkan aku malam itu aku memang menyentuh Riri tapi aku dia sampai selesai karena di pikiran aku hanya ada putri dan yang menuntaskan malam itu gibran dan ke sucian mu juga gibran yang melakukan nya kamu dalam pengaruh obat perangsang yang sangat kuat jadi tidak bisa mengenali siapa yang bersama mu " kata Natan membuat putri dan Riri terkejut Riri memandang Gibran dan gibran mengangguk
" itu sebab nya kamu sangat yakin kalau anak ini anak kamu " kata Riri gibran mengangguk gibran memeluk Riri begitu juga putri sudah menangis di pelukan Natan
Di balroom juga pertunangan bayu dan haura sudah terlaksanakan pernikahan akan diadakan dua bulan lagi
dua minggu lagi adalah pernikahan varrel dan siska dan pernikahan Albert sebulan setelah pernikahan bayu semua rencana sudah tersusun tinggal tunggu hati H
hari hari trus berjalan kandungan Cantika sudah menginjak bulan ke sembilan menurut dokter Cantika akan melahirkan 1 mingguan lagi
pagi ini arga ada kuliah pagi dia bangun kesiangan karena semalam bermain bersama sang istri sekarang pun sang istri belum bangun arga membiarkan nya dan dan menitipkan pada penghuni yang ada di mension
" bun mah arga ke kampus ya ada kuliah pagi arga nitip Cantika ya dia masih tidur " kata arga buru-buru langsung mencium tangan para orang tua di sana
" Arga berangkat Asalamualaikum " kata arga sambil masuk ke mobil dan melesat pergi
" wa'alaikumsallam " kata semua
Di kamar cantika sudah terbangun dia mandi dan membersihkan tempat tidurnya yang berantakan ulah dia dan suaminya semalam
tiba-tiba mama dam bunda nya masuk
" sayang biarkan itu pelayan yang melakukan nanti kamu kelelahan " kata mama arga yang melihat menantu kesayangan nya sedang merapikan tempat tidurnya
__ADS_1
" ga papa mah kata dokter aku butuh bergerak sebelum melahirkan harusnya tadi pagi aku jalan-jalan tapi karena aku bangun kesiangan jadi gak jalan-jalan " kata cantika tersenyum
" ssss " tiba tiba cantika meringis dan bunda melihat air merembes di kaki cantika
" air ketuban kamu sudah pecah kamu akan melahirkan nak kita ke rumah sakit sekarang " kata bunda trus memangil papa arga dan ayah cantika yang masih di ruang tamu
di perjalanan mama arga sempat menghubungi arga memberitahu cantika di bawa kerumah sakit akan melahirkan Arga yang baru sampai kampus kembali berlari setelah menerima panggilan dari mama nya di koridor dia bertemu samuel dan renata
" mau kemana lu " tanya samuel krena melihat arga berlari
" ke rumah sakit cantika mau lahiran " teriak arga membuat Renata dan Samuel terkejut
" tlong izin kan gw " kata arga sambil lari samuel mengangkat jempol nya dan terus menghubungi sahabat sahabat nya dan menyusul ke rumah sakit bayu yang lagi di kelas meninggalkan kelas membawa Haura menuju rumah sakit
Di dalam mobil bayu
" ada apa sih sayang kamu main tarik tarik saja " kata haura kesal karena dia ditarik paksa bayu dri kelas
" Cantika di bawa ke rumah sakit mau lahiran " kata bayu haura melotot
" bukanya HPL nya seminggu lagi " kata haura bertanya pada bayu
" mana aku tau sayang tadi samuel mengabarkan arga ke rumah sakit mama papa ayah sama bunda sudah membawa cantika ke rumah sakit mau lahiran air ketuban sidah pecah katanya gitu " kata bayu menjelaskan pada istrinya iya mereka sudah menikah dua bulan lalu begitu pun Dengan varrel fan Albert mereka sudah punya keluarga masing-masing tapi mereka memutuskan tinggal bersama di mension langit
" kamu juga harus jaga bayu kids " kata bayu yang memegang perut haura memang Sekarang haura sedang hamil 2 bulan setelah menikah bayu tidak pernah memakai pengaman dan sebulan setelah menikah haura dinyatakan positif hamil membuat kebahagiaan mension langit tambah lengkap setelahnya sebulan sebelumnya renta juga di nyatakan hamil 3 Minggu setelah menikah membuat para orang tua geleng-geleng kepala
" iya makanya jangan tarik tarik kaya tadi aku kaget kalau tadi aku jatuh gimana " kata haura
" iya maaf sayang " kata bayu merasa bersalah dia tadi melupakan kalau haura sedang hamil
sesampainya di rumah sakit bersamaan dengan sahabat-sahabat nya datang juga
" jangan lari " kata samuel pada renata yang hampir saja berlari
" iya maaf lupa " kata renata cengengesan membuat para sahabatnya mengelengkan kepala varrel mengandeng siska Albert mengandeng wina bayu mengandeng haura dan samuel juga mengandeng Renata mereka berjalan bersamaan semua mata tertuju pada mereka dengan tatapan kagum dan iri para pasangan serasi
Dari sudut rumah sakit ada sepasang mata yang terus memperhatikan mereka dengan tatapan benci
BERSAMBUNG
INSYA ALLAH KALAU BADAN NYA SUDAH ENAK TARMALAM AKU UP 1 BAN LAGI YA AUTHOR BUTUH SEMANGAT BANTU LIKE COMEN DAN VOTE YA..
...ARGA ❤️ CANTIKA...
__ADS_1