QUEEN MILIADER

QUEEN MILIADER
KELUARGA YANG UTAMA


__ADS_3

ruangan vviv di penuhi semua keluarga wina dan Albert dan di heboh kan dengan adanya akmal dan Marvin yang sekarang sudah pinter bicara


" al apa kamu tidak mau punya ade kya kaka avin " tanya avin obrolan anak kecil ini di dengarkan banyak orang


" kan aku sudah punya princess itu juga adik nya aku kak avin " kata al


" maksudnya seperti aku punya adik ALVAN yang lahir dari perut mama " kata avin al diam dia berpikir keras para orang tua menunggu jawaban al mereka penasaran dengan jawaban al


" nanti al tanya mama dan papa deh " kata al di bangun dari duduk nya menghadap arga


" papa kapan al punya adik seperti ka avin " kata al arga tersenyum menyeringai pada istrinya


" kalau al mau punya adik al harus bobo sendiri jangan sama mama dan papa lagi biar papa dan mama buat adik buat al " kata arga


" jangan ajari cucu ku pikiran kotor kamu ar " kata bunda cantika sambil melototi arga cengengesan


" al bobo sama oma aja " kata akmal ayah cantika melotot


" oma mau tidur sama opa sayang jdi akmal sama nenek aja ya " kata opa membuat bunda cantika melotot ayah cengengesan


" papa kalau al mau liat papa buat adik boleh ga " kata akmal pertanyaan akmal buat para orang tua berpura-pura tidak dengar arga mendengus


" giliran pertanyaan semuanya pura-pura tuli " kata arga pelan


" membuat adik tidak bisa di lihat sayang kalau di lihat adiknya tidak jadi jadi kaya rumput di belakang rumah kalau di pegang dia malu jadi mengkerucut sama kaya bikin adik kalau di lihat ga jadi jadi karena malu " kata cantika pelan


" jadi adik al pelan pelan akan hadir tapi al harus sabar " kata cantika al melihat mama nya tak lama dia mengangguk


" baik lah al akan menunggu saja biar adik nya ga malu untuk nongol " kata al Cantika dan arga tersenyum


" anak pintar sana liat adik bayi nya om Albert noh udah di bawa keluar sama susternya " kata opa pada al dia begitu antusias melihat bayi mungil


" opa bayi nya kecil sekali al boleh gendong ga " kata al melihat opa nya


" dd bayinya masih kecil masih lemah jadi al belum bisa gendong nanti kalau baby nya sudah besar batu al boleh gendong " kata oma nya


" oh gitu ya dd bayi nya tulang nya masih lembut ya oma " kata al


" iya sayang " kata mama arga


di luar rumah sakit seorang wanita sedang mencari ruangan wina


" aku akan merebut kembali Albert dari wanita itu " kata seorang wanita dalam hatinya

__ADS_1


" selamat siang " kata seorang wanita masuk ke ruangan wina semua menengok


" selamat siang nak fatricia kapan kembali ke indonesia " kata mama Albert biasa saja sambil gendong anak Albert dan wina.sam bayu dan varrel saling lirik begitu juga cantika dan siska


" dua hari yang lalu tante,tante apa kabar " kata fatricia sambil senyum pada mama Albert tapi mama albert biasa saja membuat fatricia kesal


" tante sangat bahagia sudah memiliki cucu yang sangat cantik siapa namanya bert " tanya mama albert pada Albert


" ABYZAR GUNALDI " kata albert sabil liat wina dengan tatapan cinta


" gimana kbar kamu al " tanya Patricia pada Albert


" alhamdulilah aku baik dan sehat " kata albert


" kamu sendiri gimana kabar nya " tanya Albert sambil terus memeluk istrinya dan tersenyum dia yakin bahwa wanita itu sudah punya rencana untuk membuat istrinya cemburu


patricia yang melihat Albert terus memanjakan istrinya mengepalkan tangan


" aku juga baik baik saja al apa aku boleh bicara berdua sebentar " kata Patricia Albert melihat istrinya wina oun mengangguk


" selesaikan urusan mu aku dan anak mu menunggu di sini " kata wina Albert tersenyum


" baik lah tunggu aku " kata albert sambil mencium kening wina Patricia merasa kesal tapi dia yakin kalau Albert masih sangat mencintai nya


" aku baik-baik saja kamu lihat sendiri langsung bicara saja ada apa " kata Albert to the points


" kenapa! apa kamu tidak merindukan aku ? " kata Patricia melihat Albert, Albert mngerutkan kening nya


" untuk apa aku harus merindukan kamu kita sudah tidak ada hubungan apa apa lagi kamu sendiri yang memilih kita menyelesaikan hubungan kita dan sekarang aku sudah memiliki keluarga yang sangat aku cintai " kata Albert


" kamu bohong kamu masih mencintai aku " kata Patricia Albert tersenyum


" kamu kenal aku kan apa aku pernah mempermainkan kata kata aku menikahi wina istriku dengan keyakinan kalau aku mencintai nya dengan sepenuh hati ku tidak aku pungkiri kamu pernah mengisi hati ku tapi itu dulu sekarang di sini di hati ini cuma ada keluarga ku kalau aku tidak mencintai istri ku aku tidak akan menikahinya karena aku bukan laki-laki bajingan yang hanya mau menikmati tubuh nya saja " kata Albert patricia diam


" apa kamu berpikir aku masih mencintai kamu,kamu salah setelah kamu menyerahkan diri kamu pada laki-laki lain perasaan itu sudah tidak ada menjaga diri kamu saja kamu tidak bisa apa kamu bisa menjaga aku dan anak anak aku kelak mungkin kamu pikir dengan kanu tidak bilang kalau kamu mempunyai hubungan sama sepupu kamu kamu salah aku sudah tau dari awal bahkan melihat dengan mata kepala ku sendiri saat kamu bergumul di atas ranjang pribadi mu yang tidak pernah aku duduki karena aku menjaga kamu sampai kita halal nanti tapi kamu sendiri yang membuat aku mundur dan berakhir mencintai wanita barbar angkuh yang selalu kamu hina tapi dia lebih bisa menjaga diri nya " kata Albert panjang lebar


" kamu bohong al kamu hanya menjadikan dia pelampiasan 3 tahun kita bersama dulu tidak mungkin kamu bisa melupakan dengan mudah dah kita juga pernah tidur 1 kamar " kata patricia sambil tersenyum dia sengaja bicara seperti itu karena dia tau di belakang ada wina


" iya kita memang pernah tidur satu kamar aku juga sudah menceritakan itu semua pada wina karena sebelum aku menjalin suatu hubungan tidak akan pernah ada kebohongan di antara kami di luar maupun dalam satu hal yang harus kamu tau dan ingat sekarang aku Albert gunaldi hanya mencintai wina gunaldi istri satu-satunya Albert gunaldi " kata Albert


" kamu bohong al kamu pernah berjanji akan bersama ku apapun yang terjadi kita akan sama-sama " kata patricia sambil menangis hendak memeluk Albert tapi Albert menghindar


" itu dulu sebelum kamu sendiri yang mematahkan kan janjiku itu saya permisi anak dan istri saya sudah menunggu" kata Albert dingin dan pergi dari sana Patricia menangis setelah Albert pergi

__ADS_1


" kamu sendiri yang membuat dia pergi dari kamu dulu dia Sangat memuja dan mengistimewakan kamu dari kami sahabat-sahabat nya bahkan dia pernah menghajar arga karena bilang kmu perempuan murahan " kata varrel pada patricia


" bahkan dia mengajar gw sahabat nya sendiri karena bilang lu bekas orang tapi pada kenyataan nya memang gitu lu bekas orang Albert saja yang terlalu menjaga cewek murahan kayak lu " kata samuel


" saking takut nya di kehilangan wina dia bahkan menyentuh wina sebelum halal karena dia ingin membuktikan kalau dia mencintai wina bukan lagi Patricia dia rela membagi ginjal nya untuk Wina saat wina kecelakaan dan gagal ginjal walau pada akhir nya ada pendonor lain Albert kalau sudah mencintai tidak akan pernah memikirkan dirinya hanya kamu wanita bodoh yang menyia-nyiakan laki-laki seperti Albert " kata varrel sambil pergi di ikuti Samuel siska dan renata


" aku tidak akan melepaskan mu al " gumam patricia di belakang cantika dan arga mendengar itu mereka saling lirik dan tersenyum


" gimana kabar anak kamu " kata arga dari belakang patricia terkejut


" anak siapa " kata patricia berusaha setenang mungkin tapi sayang seorang Cantika tidak bisa di bohongi


" PRICILIA AURORA ALBARAK putri ke dua dari johanes albarak karena putra pertamanya dari istri sah nya HANUM ALBARAK " kata Cantika dengan santai nya


..." di campakan saat hamil dan anak nya tidak di akui anak oleh albarak di usir keluarga besar karena bikin aib keluarga dan hamil anak ke dua dari aarik dustaf sepupu nya sendiri yang di beri nama PRANSISKA DUSTAF " kata cantika sambil melihat...


" jangan kurang ajar kamu " kata patricia sambil nunjuk cantika


" jangan tunjuk tunjuk istri saya dengan tangan kotor mu " kata arga


" dengan dua anak dan peredikat pembawa aib keluarga ingin merebut Albert dari wina dari keluarga atmaja apa kamu yakin!sekarang saja albert audah menganggap kamu sampai bekas pakai mana mau dia memungut sampai mencampakan berlian " kata Cantika sambil tersenyum


" jangan karena kamu numpang hidup di keluarga atmaja kamu pikir kamu pentas menghina saya kamu saja hanya ingin kekayaan atmaja " kata patricia dia memang tidak mngenal cantika karena saat bayu dan Arga membongkar identitas cantika dia berada di luar negri sedang hamil anak ke dua nya cantika tersenyum


" ya untuk apa atmaja punya ke kayaan kalau ga saya yang nikmati " bisik cantika di telinga Patricia,patricia tersenyum


" paman denger kan apa yang menantu paman katakan cewek kaya gini yang paman jadikan menantu " kata patricia pada papa arga di belakang cantika


" saya rela kekayaan saya habis buat menantu saya yang satu ini " kata papa atmaja


" pah " kata cantika sambil memeluk papa nya itu


" bila perlu semua aset saya atas nama menantu saya ini " kata papa arga


" tidak perlu arga juga masih mampu kasih dia makan tanpa kekayaan papa " kata arga mengambil cantika dari pelukan papa nya semua yang melihat tertawa


" papa kasih mama makan saja istri arga biar arga " kata arga mendengus Patricia mengepal kan tangan nya dan pergi dari sana


BERSAMBUNG.


maafkan author ya yang telat up terus bantu semangati ya


like comen dan vote 👍👍

__ADS_1


__ADS_2