
" Kenapa kau menangis dan apa kau tamu disini " kata pemuda yang baru datang
" kanapa kau bisa ada di sini " tanya Riri dia kaget kenapa laki-laki ini ada di sini
" kau kan tau pekerjaan ku kau kenal bos Natan tadi aku lihat kau ngobrol dengan bos Natan " tanya pemuda itu
" kamu kerja sama Natan " kata Riri dia baru ingat Gibran bekerja sebagai pengawal
" kamu mau ikut aku " kata gibran pada Riri
" kemana kamu lagi kerja biar aku pulang aja " kata Riri meninggalkan Gibran tapi gibran menahan tangan nya
" tunggu sebentar " kata gibran dia ambil hp menghubungi seseorang
" kak aku keluar sebentar ya " kata gibran dia menghubungi kakak sekaligus bos nya
" mau kemana siapa yang gantikan suruh toni gantikan kamu jangan sakiti dia sudah cukup kak menyakitinya " kata natan kakak angkat sekaligus bos Gibran
" iya aku di gantikan antoni " kata gibran
" maafkann kaka dan terimakasih audah membantu kakak "kata natan bersyukur ada gibran
" oke kak terimakasih ka " kata gibran
" siapa yang kamu hubungi " tanya Riri yang penasaran
" kaka aku sekaligus bosku " kata gibran Riri berpikir apa yang dia maksud Natan bukannya bosnya Natan gibran membawa Riri ke tempat nya yang tidak jauh dari tempat acara rumah dia
" kamu istirahat di sini aja aku ga punya pelayan kalau mau apa-apa ambil sendiri aku keluar sebentar " kata gibran sambil mencium kening Riri aku tidak akan menyakiti mu tenangkan pikiran mu di sini Riri masih diam sampai Gibran menghilang dari pandangan nya
Ditempat Natan putri sedang memandang kekasihnya yang habis menerima telpon
" dari siapa " tanya putri ada Renata di situ Putri sudah menceritakan pada renata apa yang terjadi renata menyarankan kepada putri biarkan natan bertanggung jawab cinta tidak harus memiliki jika memang dia jodoh kamu seberapa pun kamu jauh pasti dia akan kembali itu kata Renata
__ADS_1
" pergilah kalau memang berat aku tidak apa-apa aku sudah terbiasa seperti ini tapi tidak dengan Riri dia butuh orang yang benar benar menjaga nya " kata putri sambil tersenyum
" aku akan baik-baik saja aku yang menyuruh mu dan sekarang hati mu juga berat melepas hal pertama buat mu pergilah kejar dia bahagiakan dia " kata putri tapi air matanya keluar tanpa mau di tahan putri akan pergi dari tempat itu tapi di tahan oleh Natan
" aku mencintai kamu bukan Riri aku sudah mencoba mau melepas mu tapi tidak bisa hanya kamu yang ada di hati dan otak ku tolong jangan suruh aku pergi aku sangat menyesal menuruti permintaan mu kalau pada akhirnya kamu harus pergi tolong jangan suruh aku pergi " kata Natan dia menangis Natan menangis dia takut kehilangan putri,putri tidak mendengarkan apa yang di katakan Natan dia tidak mau egois dengan memiliki natan tapi ada yang tersakiti benar kata Rena cobalah untuk bisa sabar dan ikhlas
Di kamar sederhana tapi nyaman Riri merenungkan apa yang di katakan Natan
" natan benar perempuan murahan aku memang perempuan murahan bahkan aku menjajakan tubuhku dengan obat sialan itu " kata Riri kembali menangis
gibran yang datang dengan membawa makanan Melihat Riri menangis dia naik ke atas ranjang dan memeluknya
" kamu tidak murahan sudah lah jangan menangis lagi kalau kamu murahan mungkin semalam pas Natan menyentuhmu kamu sudah bukan perawan tapi nyatanya kamu masih perawan di usiamu yang sudah cukup maafkan aku semalam masuk kekamar mu dan menyentuh kamu aku melakukan itu karena aku tau kak natan sangat mencintai kekasihnya semalam adalah pengalaman pertama ku menyentuh wanita kamu yang pertama untuk aku menikahlah dengan ku walau kamu menikah dengan Natan Dia menikahin kamu karena tanggung jawab bukan karena dia mencintai kamu apa kamu mau menikah dengan dia tanpa cinta " kata gibran Riri menggeleng
" apa kamu pikir aku perempuan' murahan semalam aku tidak mengenal kamu tapi aku mau kamu tiduri " kata Riri di pelukan Gibran
" kamu masih sadar kan saat aku mengusir teman kerja ku " kata gibran Riri mengangguk
" dia sudah hampir menyentuh mu tapi aku tidak mengijinkan nya karena aku tidak rela karena laki-laki semalam emng sering bermain di belakang istrinya tdinya aku cuma ingin tidur tanpa menyentuh mu tapi maafkan aku karena aku masih normal dengan kamu di pengaruhi obat aku tidak bisa melihat kamu menderita dan bukan Natan yang mengambil kesucian mu tapi aku kak natan sangat mencintai kekasih nya hingga dia rela menahan obat itu sampai ke rumah kekasih nya " kata Gibran Riri masih diam.
Di tempat pertunangan Samuel dan Renata
" kaka tidak apa-apa " tanya Renata pada putri
" kaka mau pamit pulang terimakasih sudah mau mnerima kaka " kata putri memeluk renata setelah nya renata pulang tapi dari belakang natan mengikuti putri natan melihat putri pergi ke clab malam Natan mengikuti nya
" white ya " kata putri tapi sebelum putri mabuk datang se orang wanita modis
" jangan minum lu ga bisa minum " kata kelin sahabat putri
" aku lelah lin aku lelah dengan kehidupan ku kenapa semua yang aku cintai selalu menjauh aku tidak tau siapa ayah kandungku aku di tinggalkan Mahendra karena aku tidak punya ayah dia tidak mau menerima aku karena ga tau asal usul ku " kata Riri aku sakit aku.merelakan dia pergi dan sekarang aku yang menyuruh nya pergi karena aku sadar aku tidak pantas bersama nya Natan terlalu sempurna lin akau cacat bahkan aku di nodai orang yang ku anggap seperti ayah kandungku sendiri fan aku tiduri calon suami mama ku dan semalam aku di tiduri laki-laki yang bisa membuatku nyaman dan kamu tau saat dia bersama ku dia masih sempat menyebut nama wanita itu dari situ aku sadar dia bimbang dengan perasaan nya aku tidak mau dia terpaksa menerima perempuan seperti aku " kata putri yang masih ngoceh
" lin aku a nyewa brondong buat nemenin aku malam ini " kata putri membuat natan terkejut lin terkejut melihat cowok yang akan menggendong putri
__ADS_1
" kamu siapa " tanya lin
" aku natan aku pinjam kamar ada yang kosong " kata Natan
" bawa ke kamar dia saja " kata lin natan menoleh terkejut mendengar putri punya kamar di sini
" jangan salah paham tempat ini milik kami berdua jadi kami punya ruang kerja jadi satu sama kamar semua anak di sini sudah mengenal dia kalau mabuk jarang baru kali ini " kata lin
" biasanya dia menghabiskan waktu di tempat gim dengan memukul samsak tapi hari ini dia minum ini baru pertamakali nya dia minum walau dia pemilik utama tempat ini " kata lin lagi
" antar aku ke kamar nya dia hanya salah paham padaku malam itu saat aku bersamanya aku menerima panggilan anak buah ku menanyakan nama wanita itu dan aku menjawab saat di atas puncak ya jelas saja dia marah pada ku " kata Natan dia tersenyum
" kamarnya sebelah sana yang bacaan di larang masuk paswodnya nya baru kemaren beberapa hari yang lalu dia ganti menjadi 120789 " kata lin natan tersenyum
" kamu menggunakan tanggal pertama kita bertemu dan bermain pertama kalinya aku melepas perjaka ku untuk mu sayang" kata Natan
sampai di kamar yang cukup mewah dan rapi
natan membaringkan putri di tempat tidur dan dia juga naik dan tidur di samping putri karena sudah lelah.paginya putri kaget ada tangan melingkari pinggangnya saat dia menoleh dia terkejut
" kenapa natan ada di sini " gumam putri dia pelan-pelan mau bangkit tapi pergerakan nya membangunkan putri
" mau kemana aku belum menjelaskan sesuatu sama kamu malam itu bukan aku menyebutkan nama Riri tapi aku menjawab telpon sayangn aku mohon jangan suruh aku pergi " kata Natan putri tersenyum
" maafkan aku " kata putri masuk ke pelukan Natan tidak bisa di pungkiri dia sangat takut kehilangan Natan
" aku mencintai kamu sayang itu dari hati aku sangat takut kehilangan mu maafkan aku " kata Natan memeluk Putri erat
" aku juga mencintai kamu aku sangat menyesal menyuruh kamu melakukan itu aku takut kehilangan mu " kata putri kembali menangis Natan menghapus air mata putri dia melihat putri dia mencumbui nya dan di balas oleh putri akhirnya terjadilah serangan pajar di pagi pagi sekali jam baru menunjukan jam 4 pagi
" jangan pernah berpikir untuk pergi dari ku besok aku akan membawamu ke Pangadilan agama aku ingin kita sah dulu batu kita akan melaksanakan resepsi jangan menolak lagi " kata natan fan putri mengangguk sampai pagi mereka bermain fan tertidur setelah nya
BERSAMBUNG
__ADS_1
KALAU JODOH GAK BAKAL KEMANA BIAR JAUH PASTI KEMBALI
NATAN ❤️ PUTRI