
" Kenapa kamu memaksakan diri untuk kuat aku tidak apa tidak merasakan hal itu ada kamu sudah cukup buat aku,aku menerima kamu dengan keadaan apapun masa lalu dan masa sekarang aku menerima kekurangan dan kelebihanmu kamu tau tadi saat aku menyentuh Riri aku tidak melihat Riri Disana tapi kamu dan rasa takut kehilangan mu sebelum tuntas semuanya aku sudah pergi aku sekarang butuh bantuan kamu " kata Natan sambil memandang wajah putri dan menghapus air mata putri
" bantuan apa mending kamu mandi sana bau wanita itu masih melekat di tubuh mu yang aku takutkan itu dia meminta pertanggung jawaban mu Natan itu sekarang yang ku takutkan apa kamu akan menikahinya " kata putri kembali menangis
" jangan menangis aku akan menjelaskan kan nya tapi bantu aku dulu sayang " kata Natan
" aku akan bantu menghilangkan jejak wanita itu tapi kamu mandi dulu sana aku tunggu kamu di sini aku sudah siapkan baju ganti kamu di kamar mandi " kata putri mendorong Natan untuk mandi
" baiklah aku mandi dulu " kata Natan nanti setelah mandi natan akan menjelaskan rencana nya sambil melakukan kegiatan penyembuhan dirinya dari sisa obat perangsang tadi pikir Natan
selesai mandi Natan melihat Putri melamun dia jdi merasa bersalah mengikuti kemauan putri padahal itu menyakiti hati putri sendiri Natan menyadari dia tidak bisa melihat Putri menangis dia yakin dia mencintai putri
" sayang dengarkan aku,malam nanti aku akan datang lagi ke rumah Riri " kata Natan sebelum Natan melanjutkan ucapan nya putri sudah berburuk sangka
" silahkan mau Sekarang juga yang pertama itu memang tidak mudah di lupakan " kata putri berdiri berniat meninggal kan Natan
" hey sayang dengarkan aku dulu jangan begini aku mencintai kamu " kata natan sambil memeluk putri
" aku tidak mau kehilangan kamu maafkan aku yang sudah mau menerima ide konyol kamu itu tapi tolong dengarkan aku dulu please..." kata Natan
" baiklah silahkan mau bicara apa saya dengarkan " kata putri dengan bahasa pormal membuat Natan semakin erat memeluknya
" aku sudah menyuruh 2 anak buah ku untuk mengantikan aku setelah aku bisa menyentuh nya aku pulang ke sini dalam ke adaan hasrat yang belum tuntas karena dia memasukan obat yang begitu kuat rencananya salah satu dari anak buah ku tidak akan menggunakan pengaman saat menyentuhnya tadi aku mengunakan pengaman sayang jadi kalau suatu saat dia datang bilang dia hamil itu bukan anak aku dan setelah ini aku memang mau ke tempat dia lagi bukan karena ketagihan menyentuh dia tapi mau buat alibi dengan memergoki dia sama anak buah ku sayang biar aku bisa pergi dari dia dan seolah-olah aku di tipu sama dia aku mohon percaya sama aku kalau tidak kamu ikut ya sama aku biar kamu percaya sama aku " kata Natan putri masih diam
" apa kamu sudah baik-baik saja " tanya putri Natan menggelengkan kepala nya
" terus kamu mau kesana dalam ke adaan begini yang ada saat kamu masuk kamu langsung nerkam dia lagi Natanael " geram putri
" makanya bantu aku untuk menghilangkan obat sialan ini apa aku harus merendam di air dingin malam-malam gini sayang kalau aku masuk angin gimana " kata Natan memelas putri tersenyum dia membantu Natan menghilangkan obat itu sampai dia kelelahan setelah pengaruh obat itu hilang Natan tidur sambil meluk putri
" aku berangkat sekarang ya Gibran sudah menghubungiku mereka sudah selesai dengan tugasnya " kata Natan sambil ngelus kepala putri
" aku ikut ya " rengek putri
" ini sudah malam gapapa nanti kamu nunggu di mobil " kata Natan putri menganguk
" baiklah ayo kita bersih-bersih dulu " kata Natan langsung bangun gendong putri membawanya mandi bersama putri hanya tersenyum begini rasanya di hargai dan di sayangi
__ADS_1
kembali ke tempat Riri
" kamu siapa kenapa bisa ada di rumah ku kalian mau merampok " kata Riri sambil memandang gibran yang masih ada di samping nya sama-sama naked
" tadinya iya tapi setelah melihat ada pemandangan yang indah lebih baik bersenang-senang dulu " kata gibran setelah gibran menerima balasan pesan dari bos nya kalau bosnya ada di depan sedang menuju ke dalam gibran meringsut di atas Riri
" aku tau kamu menikmatinya " kata gibran siap dengan menyatukan diri lagi dan benar saja Riri menikmatinya tiba-tiba pintu di buka dari luar Natan pura-pura terkejut melihat adegan Riri dan Gibran
" kalian apa yang kalian lakukan " kata natan natan masuk dengan membawa makanan yang sudah dia janjikan tadi dengan muka kecewa dia keluar dari ruangan itu
" Natan aku bisa menjelaskan nya " teriak Riri dari kamar dia berusaha lepas dari gibran tapi gibran tidak melepaskan nya gibran terus meneruskan kegiatannya
" siapa dia apa dia kekasih mu " tanya gibran
" bukan aku baru kenal dia tadi sore sebelum kalian datang aku sedang bersama nya dia pamit keluar buat beli makanan tadi dia yang menodai ku sebelum kalian datang bodoh nya aku melupakan dia karena ulah kalian " kata Riri geram tapi dia menikmati setiap sentuhan yang di lakukan Gibran
Diluar rumah Natan masuk ke mobil langsung tancap ga
" sudah selesai cepat sekali " kata putri sambil melihat muka Natan
" sudah dia sedang sibuk menyatu dengan Gibran jadi tidak bisa berdebat dan mengejarku gibran tidak akan melepaskan nya dan sepertinya dia bakal jadi mainan gibran apa lagi setelah dia tau dia orang ke dua stelah aku dia tidak akan melepas nya tadi teman nya aja tidak dia beri kesempatan malah nyuruh teman nya pulang duluan " kata Natan sambil mengendarai mobil nya
Di mension langit bram dan Violetta sudah sampai disana setelah kejadian drama tadi
" Asalamualaikum " kata Bram dan Violetta
" waalaikumsalam kalian sudah datang sodaraku " kata haura yang ada di ruang tamu bersama keluarga lain Nya berdiri terus memeluk sodaranya
" pah ini Violetta anak paman har dan bibi naina " kata haura pada papanya sambil tersenyum
han berdiri
" kamu putrinya har kamu cantik seperti mendiang ibumu wajah mu sangat mirip ibu mu " kata han sambil memeluk Violetta
" maaf kan aku paman aku sudah menyebabkan ayah dah ibu ku pergi " kata Violetta
" itu bukan salah kamu nak itu sudah takdir ayah dan ibu mu satu hal yang harus kamu tau mereka sangat menyayangi kamu mereka begitu mencintai mu " kita han tak lama terdengar teriakn anak kecil
__ADS_1
" mama mama sudah selesai sekolah nya jadi mama pulang " kata anak kecil tak lain adalah violin Violetta yang melihat putrinya langsung meluk putrinya
" iya mama sudah selesai sekolah jadi mama pulang dan mama dan papa akan tinggal bersama kamu " kata Violetta pada putrinya
" benar itu pah kita akan tinggal besama sama " tanya violin pada bram
" iya syang kita akan tingal bersama-sama di sini bersama opa oma kamu " kita bram
" hore hore aku punya papa dan mama yang tinggal serumah oh iya papa aku sudah punya pacar sini aku kenalin " kita violin sambil tarik tangan bram dan Violetta mereka saling pandang dan setelah nya mereka tertawa setelah mereka di perkenalkan pada pacar violin yaitu papa Atma
" ini pacar violin mama papa dan nani lin di jadikan pacar sama avin mah violin jadi sedih makanya opata mau jadi pacar vio " kata violin antusias
Dari dalam avin dateng
" ate ate au adi acal avin ya ate atik coalnya ayus avin adikan acal " kata avin dengan muka gemes nya smua orang tertawa
" Sudah kamu putuskan tinggal di sini " kata Cantika dari tempat duduknya di samping nya ada arga sedang bersender pada cantika
" sepetinya di sini aku tidak usah mngeluarkan uang kamu tidak akan miskin menampung dua orang lagi "kata Violetta sambil mnyeringai
" cih ga modal emang paman bram sudah bangkrut buat kasih makan kamu " kata arga semuanya tertawa
" mumpung semuanya ada di sini saya mau kasih tau dan minta bantuan " kata bram yang belum selesai ngomong susah di potong sama Arga
" wah paman kau benar benar sudah bangkrut apa ular safina sudah menghabiskan uang mu " kata arga dan mendapat cubitan dari isterinya
" diam paman belum selesai bicara " kata Cantika Arga meringis karena cubitan cantika
" sakit sayang " kata arga merengek
" makanya diam dulu " kata cantika arga diam sambil cemberut
" aku akan menikahi Violetta dan sebenarnya violin adalah anak kandung aku ini semua ulah raga yang menjebak aku dan Violetta kami juga baru tau kenyataan ini tadi malam dan yang membunuh har dan naina bukan Violetta tapi Safina " kata bram membuat semuanya terkejut
BERSAMBUNG
sandra gimana ya nasibnya????? tunggu part selanjutnya deh kalau sempat malam ini tayang deh
__ADS_1
BRAM ❤️ VIOLETTA