
untuk cerita selanjut nya...di tunggu ya
Di sore hari di sebuah rumah
" asalamualaikum mah " kata sorang gadis berseragam SMA..
" waalaikum salam sayang udah pulang nak " kata wanita paruh baya menyambut ank bungsunya
" udah mah ada rapat para guru jdi pulang lebih cepat " jawab gadis remaja
" bolos x dia mah jm segini udah pulang " celetuk se orang pemuda dari arah tangga sontak si gadis berteriak histeria tanpa pedulikan kata 2 pemuda itu
" kakak kapan pulang aku kangen " sambil lari dan meluk sang kakak..pemuda itu bernama RANGGA YUDHA DARMAGA dan si gadis ARLETTA AYUNDA DARMAGA adik dri RANGGA anak bungsu BAYU DARMAGA dan MIA DARMAGA. RANGGA kaka satu2 nya LETTA .orang terkaya no 2 di kota ini tpi arletta tidak suka orang tau klo dia orang kaya..publik tahu klo keluarga darmaga punya dua anak satu princess dan satu pangeran publik hanya tau tentang pangeran rangga..sedang kan putri Arletta yang selalu d panggil Letta di sembunyikan karena tidak suka jadiin pusat perhatian dia ingin hidup dengan sederhana..ke sekolah pun berpakaian seperti orang biasa berkecamata tebal menutupi kecantikan yang dia punya
" adik cantik kaka kok jelek gini kemana bodiguar kamu biasanya dia ngekorin kamu kemana aja " kata sang kaka
" ada kak dya tidur di kamar aku tadi pulang langsung masuk kmar demam dya " kata letta sambil duduk
" hah juna demam " kata mama yg bru datang dari dapur langsung pergi ke kamar letta jenguk kekasih sang anak rangga dan letta hanya geleng 2 kepala..
" kak anak mama itu kita apa ka juna sih heran deh " kata letta
__ADS_1
" ga tau kyanya juna deh kita anak pungut " jawab rangga sambil cemberut tapi nyusul sang mama di ikuti letta dari belakang..
Di kmar letta
" sayang kmu sakit " tanya mama pada kekasih anak nya
" kepala juna sakit mah " kata juna dia ARJUNA RAFASHA DEWANGGA anak dari sahabat mama papa letta mereka slalu bertiga RANGGA 19 tahun ARJUNA 18 tahun ARLETTA 17 tahun..rangga dan juna slalu jga letta seperti queen..dewangga orang terkaya no 1 dan darmaga no 2 tpi mereka bukan orang sombong karena kekayaan mereka tidak pernah membedakan kya atau miskin selalu menghargai orang di sekitar para pelayan d mension megah mereka pun sudah di anggap keluarga sendiri semua pekerja pada betah kerja sama 2 keluarga itu karena keluarga itu sangat menghargai orang yg di bawah mereka.
" Kmu sudah periksa dan minum obat nak " kata mama letta sambil megang dahi letta
"udah ma tadi letta udah kasih aku obat sakit kepala " jawab juna sambil memejamkan mata nya
" kepala gua sakit bang semalam gw begadang nemenin princess kita maraton drakor " jawab juna sambil merem
" hehehe " leta nyengir
"kalian di rumah bunda begadang kok bisa" tanya rangga
" bunda ada acra sama ayah ke luar kota jadi letta nginep nemenin gw " jawab juna
" pantes lu bisa begadang bunda ga ada " kata rangga
__ADS_1
" kak besok masuk skolah ga " tanya letta
" tadi pacar kk di gandeng cowok tajir melintir" kata letta lagi
" dia bukan pacar kk dek kaka blum Punya pacar kmu tau sendiri " kata rangga
" kenapa kk slalu diam klo dia gandeng kk " tanya letta
" ya biarin aja nanti juga dia malu sendiri kapan kk nembak dia coba main jadi pacar aja " kata rangga kesal
" jun bsok temenin gw ya gw yakin ci urakan sok ganteng itu bakal hadang gw,gw lagi di hukum mama belum boleh Hajar orang walau cuma bela diri " kata rangga
" siap ga " kata juna tapi mata nya masih merem karena letta sedang mijet kepalanya.tak lama sudah ga ada suara lgi ternyata mereka tertidur letta mendengus sebal sama kekasih dan kk nya..
" mereka tidur " gumam letta letta berniat turun ke bawah tpi sebelum turun tangan letta sudah ditarik juna di tarik ke pelukan nya
" mau kmna? " tanya juna
" mau ke bawah kirain kamu bobo by " kata letta lembut
" enggak aku cma merem aja kamu tidur sini ay " kata juna sambil geser dan letta tiduran samping juna mereka bertiga tidur satu ranjang itu hal biasa dari luar ayah dan bunda juna baru sampai hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan anak-anak nya. ...
__ADS_1