QUEEN MILIADER

QUEEN MILIADER
HALAL DULU


__ADS_3

Di panti asuhan tempat Aisyah di besar kan sedang di hebohkan dengan kedatangan keluarga Arkan salah satu penyandang dana terbesar untuk panti asuhan itu dan benar apa yang di pikirkan arkan bunda arkan mempersiapkan ijan kabul dadakan karena ucapan arkan.


" kenapa mendadak gini bu apa nak arkan sudah tau " tanya Bu panti


" ibu tenang saja sebentar lagi mereka datang mereka sudah tau kita siapkan saja sebentar lagi penghulunya datang biar mereka sah dulu karena mereka satu kampus biar arkan jaga Aisyah "kata bunda Arkan yang ingat kata-kata putranya tdi kalau Aisyah menjadi primadona kampus


" apa bu darma mengingat ucapan Aisyah dia akan menerima siapa saja laki-laki yang akan meminang nya bukan mengajaknya pacaran " kata bu panti bu darma mengangguk


" saya tidak mau kehilangan putri saya " kata bu darma bu panti tergelak


Di jalan arga dkk ikut ke panti bersama arkan dan aisyah


" kita mampir di supermarket dan toko kue " kata cantika di angguki sahabat-sahabatnya


" kita beli kebutuhan sekolah makanan dan baju baju tadi aku sudah tanya sama aisyah ada berapa anak dan umur nya aku kirim via grup ya biar bisa bagi tugas nyari nya biar cepat " Arga pada sahabat-sahabatnya


" kali ini biar kami yang membelinya kemaren lu udah belanja kan bini gw sama ganti isi lemari gw " kata Albert sambil tertawa


" iya biar kita aja " kata samuel dan varrel barengan


" oke gw tunggu di mobil deh " kata arga


" aku titip brownis coklat ya " kata Cantika arga yang tidak bawa mobil dan duduk di belakang bersama cantika langsung tiduran


" mobil gw jangan di pake bikin adiknya al ya " kata Albert mereka memang satu mobil berenam Samuel albert varrel siska arga dan Cantika yang lain satu mobil dengan arkan menurut Aisyah disana parkiran nya sempit kalau bawa mobil masing-masing ga muat


" tergantung kalau biang nya bisa diem ya enggak tapi kalau tangan nya jahil terus kaya gini ya mau gimana " kata arga cantika yang tangan nya lagi di dada arga langsung di tarik trus pukul manja tangan arga


" kamu nya aja yang mesum baru gitu saja sudah oleng " kata cantika yang lain nya tergelak


Di mobil arkan kenzo duduk di depan sama arkan


" kita duluan ke panti katanya mereka mau beli makanan buat anak-anak panti dulu " kata bayu memberi tahu


" kita ga ikut belanja dulu sayang " kata haura pada bayu


" enggak kita suruh nunggu di sana oh iya yang trasfer ke c samuel yang buat nambahin belanja yang blnja sekarang kita cantika sama arga di larang anak-anak karena kan sudah kalian kuras duitnya " kata bayu


" kalian rampok c arga kemarin " tanya arkan


" noh para istri belanja yang bayar cantika ga nanggung nanggung belanjanya ganti isi lemari kami semua" kata bayu sambil tergelak

__ADS_1


" ngabisin berapa bulan gaji arga " kata arkan dia yakin 5 cewek itu kalau belanja ga cuma jutaan


" ngabisin 3 bulan hasil restoran almond " kata bayu para cewek di belakang pada cengengesan


" 5 milyar yang kami habiskan ga bakal bikin kalian bangkrut kan " kata renata sambil tertawa arakan pun ikut tertawa


" dan Asiyah kamu harus terbiasa sama kami dan kalau bisa setelah menikah kalian tinggal sama kami dan jangan pernah sungkan minta bantuan sama kami " kata haura dan dia angguki yang lain


" untuk tinggal sama kalian aku akan bicarakan dulu sama siapa yang jadi suamiku nanti "kata aisyah tersenyum sedangkan arkan langsung cemberut semua tergelak


" benar juga siapa tau sampai di sana kamu ada yang lamar dan di nikahi hari ini juga! dari pada nunggu yang ga pasti " kata bayu tersenyum devil


" gw gantung orang itu enak aja gw yang nunggu dari kecil dia yang kawinin " kata arkan sewot


" nikaaaaah arkan nikah dulu " teriak mereka bersamaan setelah nya mereka tertawa bersama aisya tersenyum di huat malu sama ulah arkan


sesampainya di panti asuhan arkan jadi khawatir sama apa yang di katakan bayu tadi setelah melihat tenda yang sangat indah di depan panti dia juga tidak melihat mobil ayah sama bunda nya


" seperti nya benar kamu akan di nikah kan sekarang saya itu lihat tenda sama meja buat nikahan sudah siap " kata renata Aisyah turun dari mobil langsung masuk


" Asalamualaikum " kata Aisyah dia langsung mencium tangan bu panti


" kita masuk nak sebentar lagi calon suami kamu datang akad akan segera di mulai " kata bu panti arkan yang mendengar itu tidak bisa bicara apapun


" ibra apa-apa an ini " gumam arkan dia mengedar kan pandangan dia melihat bunda nya sedang ngakak dekat pintu halaman belakang sama ayah nya mereka maju menemui arkan


" kamu masih mau bengong di sini ga mau ganti baju mau di gantikan sama ibra beneran " kata ayah arkan, arkan langsung ambil jas dan peci


yang di pegang bunda nya dia berjalan menuju meja penghulu ibra langsung cengengesan


" ibunda ratu yang nyuruh saya di sini tuan " kata ibra asisten nya ayah arkan sambil menunduk


" untung saya ga replek ngluarin pistol kalau itu terjadi sudah tinggal nama kamu " kaya arkan membuat pak penghulu tertawa


" silahkan duduk nak " kata pak penghulu


" sudah siap " tanya pa penghulu


" siap " kata arkan


" saya nikahkan dan kawinkan engkau arkan adipura dengan Aisyah larasati dengan maskawin tersebut di bayar tunai..." kata pa penghulu

__ADS_1


" saya terima nikahnya dan kawinya Aisyah larasati dengan mas kawin tersebut di bayar tunai..." kata arkan degan sekali tarikan napas


" gimana .." tanya pa penghulu


sah


sah


" alhamdulilah sekarang silahkan bawa pengantin wanitanya ke sini " kata pak penghulu aisyah di bawa ke ruang dimana arkan tadi mengucap ijab kabul arkan melihat Aisyah memakai kebaya putih cantik dengan hijab Aisyah mencium tangan arkan dan arkan mencium kening Aisyah


" kamu tau rencana ini " tanya arkan sambil menatap istrinya Aisyah mengangguk dia sudah menangis karena bahagia


" jangan menangis tersenyum lah kita akan bersama sama sampai tua dengan banyak anak " kata arkan sambil tersenyum di belakang teman-teman arkan arga dkk sedang membagikan mainan makanan bju dan peralatan lainnya anak anak panti begitu bahagia .


anak sultan mah bebas mereka belanja keperluan panti dengan 3 mobil bok yang antar


acara berjalan lancar arga dan kawan-kawan pulang ke rumah mereka khawatir sama anak-anak nya


di kamar panti arkan sedang duduk melihat istrinya sedang membersihkan kan make up nya


" ais belum mau membuka hijab di depan abng " kata arkan Aisyah menoleh dan tersenyum dan membuka hijab nya dan duduk di samping arkan arkan tak berkedip melihat Aisyah walau dia berteman sejak kecil dengan Aisyah tapi aisyah tidak pernah melepaskan hijabnya di depan laki-laki mana pun


" cantik " kata arkan sambil maju ke depan aisyah arkan mencium kening arkan turun ke pipi dan menempelkan nya ke bibir Aisyah


" bang " kata Aisyah setelah melepas ciuman di bibir Aisyah


" apa " kata arkan dengan suara serak nya


" kita pulang ke kontrakan aku ya " kata aisyah arkan melihat sekeliling panti ini hanya di sekat dengan papan teriplek arkan mengangguk dia memeluk aisyah sejenak menyerukan kepala nya di leher aisyah mencium membuat tanda ungu di leher aisyah


" pakai lagi kerudung nya kita pamitan sekarang " kata arkan sambil memegang leher bekas dia tadi


" iya " kata Aisyah sambil memakai kerudung instan nya


" bun yah ibu kami mau pamit pulang ke kosan aisyah " kata arkan kata


" kalian ga pulang ke rumah aja nak " kata ayah arkan


" ayah ini kaya ga tau aja mereka mau di kosa aja belah duren nya biar cepat jadi cucu kita " kata bunda semuanya tertawa Aisyah bersembunyi di pelukan bunda ...


BERSAMBUNG

__ADS_1


...AISYAH ❤️ ARKAN...


__ADS_2