QUEEN MILIADER

QUEEN MILIADER
NATAN DAN PUTRI


__ADS_3

Sesampainya di rumah Riri yang lumayan besar itu tidak ada siapa-siapa cuma ada beberapa pelayan saja orang tua Riri sedang tugas ke luar kota


" masuk dulunya kita ngopi dulu " kata Riri tanpa curiga


" nanti aja ya aku pulang dulu kapan aku main ke rumah kamu " kata Natan berharap Riri terus memaksa mampir


" ayolah tdi kamu audah anter aku pulang masa ga boleh minum atau ngopi dulu gitu " kata Riri kekeh maksa


" baik lah " kata Natan


" ayo masuk " kata Riri sambil gandeng natan membawa kedalam rumah


" kamu duduk dulu aku mau ganti baju sebentar ya " kata Riri sambil memanggil pelayan suruh ambilkan minuman


" bi tolong bikinkan minum buat temen aku di luar ya bi " kata Riri


" iya non " kata pelayan


" bi setelah ini tinggal kami ya kalian ke papiliun belakang aja ya istirahat " kata Riri


" baik nona " kata para pelayan yan masih ke bingungan


" aku akan merayu dia semoga aku. bisa mendapat kan dia dia ganteng mobilnya oun mewah pasty orang kaya ". kata Riri ternyata natan tidak perlu repot-repot Riri sudah punya niat jahat buat jebak Natan


" ternyata aku ga usah repot-repot apa yang akan dia lakukan pada ku " kata Natan dalam hati


minuman sudah sampai di antarkan oleh pelayanan Riri


" silahkan tuan apa Anda membutuhkan sesuatu sebelum kami semua pergi " kata pelayan


" tidak ada bi kamar Riri sebelah mana bi biar aku ke kamar Riri saja nanti bibi tidak usah masak makan malam ya aku yang akan memasak makan malam" kata natan

__ADS_1


" baik tuan kami permisi " kata para pelayan


Dikamar Riri sedang senyum-senyum sendiri


" benar kata giska aku harus menjebak orang kaya dan tampan untu melepas ke sucianku setidak nya aku di sentuh orang seperti natan tampan sepertiny dia orang baik " kata Riri tak lama pintu di ketuk dari luar


" maaf Riri ini aku natan aku harus pamit pulang ini sudah mau sore " kata Natan berpura-pura mau pulang Riri yang mendengar itu terkejut Natan mau pulang dia membuka pintu hanya dengan handuk saja


" kenapa buru-buru masuk lah sebentar aku pakai baju dulu maaf " kata Riri saat akan berjalan Riri pura-pura tersandung nubruk di tubuh Natan jatuh di atas ranjang karena blum siap natan yang melihat handuk Riri sedikit turun membuat jiwa berengsek nya keluar tanpa dia sadar dia meremas nya


" ah maaf Riri dia bangun dan duduk " kata natan pura-pura merasa bersalah


" oh ga papa kamu duduk dulu biar aku ambilkan minum " kata Riri malu-malu


" tadi para pelayan pamit ke pergi semua katanya emng sudah waktunya mereka istrahat sebelum jam makan malam " kata Natan Riri melihat jam


" oh iya ini jam istrahat mereka biar aku yang ambilkan kamu tunggu saja di sini ".kata Riri dia menuju ruang tamu mengambil minuman yang tadi sempat memberikan pelayanan kepada Natan dia mencampurkan obat perangsang pada minuman itu


" aku akan bersenang-senang malam ini " kata Riri sambil mengaduk minuman yang sudah di campur obat yang cukup kuat kalau natan meminum nya dia akan susah mengendalikan diri


" kita minum bersama di sini " kata Natan mereka minum bersama natan sengaja minum minuman itu sebelum nya dia sempat menghubungi kekasih dan anak buah nya untuk menjemput 3 jam setelah ini


" minum punya ku juga " kata Natan Riri meminum itu juga beberapa menit kemudian Natan sudah merasa kepanasan begitu juga Riri.


" sial aku lupa tadi minum minuman yang sama dengan natan " kata Riri dalam hati


" RI aku izin pnjem kamar mandi dulu ya " kata Natan obat ini sangat kuat Natan tidak mau lupa diri dia kan memakai pengaman sebelum lupa diri


" oh silahkan kamu tidak apa " kata Riri sambil megang tangan Natan membuat Natan makin naik libido nya Natan buru-buru ke kmar mandi kluar kamar mandi Natan duduk samping Riri yang sudah sama seperti Natan sambil tersenyum Riri


" kamu baik-baik saja muka mu merah Natan apa kamu sakit " kata riri sambil megang pipi Natan

__ADS_1


" aku baik baik saja " kata natasambil balas megang tangan Riri


pelan pelan Natan mendekatkan mukanya fan mencium bibir Riri lembut Riri membalasnya merasa tidak ada penolakan dari Riri Natan membawa Riri ke gendongan nya membawa ke atas sopa Natan terus melakukan aksinya dengan trus mempermainkan Riri sampai waktunya Natan sudah tidak bisa mengendalikan diri Natan mengambil harta virgin nya sandra benar yang di katakan putri ini sangat nikmat di sela-sela kegiatan nya Natan tersadar kalau yang di bawahnya bukan putri dia menghentikan kegiatan nya tanpa melepas penyatuan nya dia masih ingat dengan rencananya bersama sang kekasih kalau obat ini tidak hilang setelah ini dia akan meminta tolong kepada kekasihnya untuk membantu nya


" maafkan aku Riri aku tidak tau ada apa dengan tubuhku maafkan aku aku akan bertanggung jawab atas semua yang telah aku lakukan " kata natan karena Riri tidak marah malah meminta ku terus meneruskan kegiatan nya


" tidak apa-apa aku juga merasakan yang sama lanjutkan jangan berhenti " rengek Riri sambil trus memancing gairah Natan


" baiklah terimakasih ini sangat nikmat kamu memberikan ini padaku " tanya Natan sambil tersenyum pada Riri


" aku tidak punya kekasih " kata Riri terbata-bata karena Natan semakin keras menghujam nya setelah 3 jam Natan masih saja belum hilang pengaruh itu Riri sudah tertidur kelelahan sebelum Natan pergi dia sempat menyuntikan sedikit lagi obat perangsang pada Riri yang sedang tertidur natan menghubungi 2 nak buahnya


" kalian masuk lah tunggu di luar " kata Natan sambil memakai baju dan dia tersenyum


" kamu memang nikmat dan cantik tapi maaf aku sudah mencintai kekasihku bahkan dalam 3 jam ini aku hanya membayangkan kekasihku " dalam hati Natan


" RI aku mencari makan malam dulu ya aku akan kembali lagi maaf sudah membuat mu kelelahan " kata Natan membangunkan Riri


" baiklah cepat kembali ".kata Riri natan menyempatkan mencium Riri agar hasratnya kembali dan benar saja Riri tidak mau melepaskan ciuman Natan


" sebentar aku akan mencari makan malam buat kita dulu " kata Natan melepaskan ciuman mereka


" jangan lama-lama " kata Riri setelah Natan keluar tidak berapa lama pintu di buka kembali Riri pikir itu natan tapi Riri kaget 2 orang masuk dengan kepala di tutup Riri berpikir itu rampok


" mau apa kalian " tanya Riri dengan badan yang penuh dengan gairah 2 laki-laki bertopeng maju menuju ranjang Riri memegangi Riri dan karena pengaruh obat perangsang Riri menikmati nya bahkan yang satu orang nya sudah membuka topeng yang di gunakan Nya Riri memandang muka itu lumayan tampan malam itu Riri di pakai dua orang pria tidak dia kenal


Di tempat Putri dia duduk di balkon sambil memikirkan Natan dia juga sakit dia menangis tidak ada wanita yang rela membagi miliknya dengan wanita lain tapi dia berusaha untuk tidak egois biar Natan merasakan nya sampai dia tidak menyadari kalau Natan sudah ada Disana melihat dia menangis natan duduk dan memeluk putri tanpa suara.


" kenapa sakit sekali aku sudah berusaha ikhlas tapi kenapa rasanya banyak batu yang menimpa jantungku membayangkan kamu menikmati malam bersama " kata putri


BERSAMBUNG

__ADS_1


TIDAK ADA WANITA YANG MAU BERBAGI SUAMI ADA PUN PASTI MENYEMBUNYIKAN KESAKITAN NYA


🙏🙏🙏🙏


__ADS_2