
Setelah mereka membayar makanan mereka, mereka pun pulang ke rumah masing-masing, di jalan Nindy tidak tidak sengaja melihat teman lamanya, yang juga melihat ke arah Nindy, "Lo Nindy kan?" tanya orang tersebut ketika mereka berhenti berdekatan di lampu merah, "Iya, " jawab Nindy singkat yang mana Nindy sangat mengenal orang tersebut, kemudian setelah lampu hijau menyala mereka Nindy segera melajukan motornya dan berhenti setelah beberapa meter dari lampu merah, "Lo bagaimana kabarnya Nin?" tanya orang tersebut sambil menuruni motornya dan mendekati Nindy yang sedang berada di atas motornya, "Iya, " jawab Nindy singkat dengan nada yang datar, "Lo masih marah sama gue?" tanya orang tersebut, "tidak, " jawab Nindy dengan nada dan raut wajahnya yang masih tetap datar, "Gue minta maaf, tetapi gue bakalan tebus semua kesalahan gue sama Lo, " ucap orang tersebut, "Lo tidak salah, dan tidak ada yang salah di sini jadi Lo tidak usah tebus² segala dan yang intinya Lo sama gue udah tidak ada urusan lagi, " ucap Nindy yang kemudian menyalakan motornya dan hendak akan pulang ke rumahnya, namun orang tersebut terus menghalangi motornya Nindy, "Ayolah Nin, kita bisa perbaiki dari awal ko, " ucap orang tersebut dengan nada memohon, "tidak ada yang rusak, jadi Lo tidak perlu perbaiki apa-apalagi, minggir gue pulang, " ucap Nindy dengan nada datarnya, yang mana kemudian orang tersebut segera menyingkir dan Nindy segera menjalankan motornya menuju rumahnya, "Gue pasti akan mendapatkan apa yang sempat menjadi milik gue, " gumam orang tersebut.
__ADS_1
Sementara itu Nindy yang sedang berada di kamarnya terus memikirkan orang yang sudah pergi dari kehidupannya, mengapa kini harus hadir kembali di saat dan waktu yang tidak tepat."Kok orang itu bisa muncul lagi sih, " ucap Nindy yang makin kacau dengan pikirannya dan kemudian Nindy memutuskan untuk bersiap-siap untuk tidur dan setelah beberapa menit akhirnya Nindy pun mulai mengarungi dunia lain.
__ADS_1
. . . . . . . . . . ......
__ADS_1
"Eh Nin, kok sih Aldi itu bisa muncul lagi sih, " tanya Nurul yang mana Nindy, Siska dan Nurul Satu SMP dengan Aldi, "Gue tidak tahu, " jawab Nindy kepada Nurul, "tetapi Lo sama dia udah tidak ada hubungan kan?" tanya Siska yang mengetahui bahwa Nindy dan Aldi sewaktu SMP sempat menjalin hubungan pacaran, "Udah tidak kok, " jawab Nindy yang mana memang dirinya dan Aldi walaupun dahulu sempat menjalin hubungan tetapi sekarang Nindy menganggap mereka sudah tidak memiliki hubungan apa-apalagi, "syukur lah, kalau Lo punya hubungan sama tu anak, bisa gagal nih upaya deketin Natan, " ucap Nurul, "Iya bisa-bisa Lo balik lagi sama Aldi, " tambah Siska, "Ya tidak lah, Natan masih tetap yang terbaik, " ucap Nindy dengan bangganya ketika hanya tersisa mereka bertiga di dalam kelas, "Ya elah, di sini ngomongnya begitu di depan Natan tidak mau mengungkapkan rasa, " komentar Siska terhadap Nindy, "Kan perempuan harus begitu, harus jual mahal, " ucap Nindy dengan gaya angkuhnya yang kemudian mendapat gelak tawa dari teman-temannya, "Udah-udah ayok ke kantin makan, terburu masu kelas nih, " ajak Siska, "Ayok, " tambah Nindy, kemudian setelah itu mereka bertiga pergi keluar kelas menuju kantin.
__ADS_1
Setelah mereka sampai di kantin mereka segera memesan dan mencari tempat duduk, tidak beberapa lama pesanan mereka pun tiba dan mereka langsung memakan makanan yang mereka pesan tersebut, "Hay Nin, " ucap Aldi yang tiba-tiba muncul di kantin dan mendekati Nindy yang sedang bersama dengan teman-teman, "Lo mau apa?" tanya Siska ketika melihat Nindy yang sedang menghiraukan Aldi, "Gue mau bicara sama Nindy, " jawab Aldi, "tetapi Nindy nya tidak mau bicara sama Lo, " jawab Siska, "Orang Nindy nya tidak bilang begitu ko, " jawab Aldi sambil melirik ke arah Nindy meminta persetujuan, "Yang di bilang Siska benar, lagian gue sama Lo tidak ada urusan apa-apalagi, " jawab Nindy yang terus fokus dengan makanannya tanpa melihat ke arah Aldi yang sedang berbicara dengannya, "tetapi gue mau jelasin, mengapa gue pergi ninggalin Lo waktu itu, " ucap Aldi, "tidak perlu, lagian Lo tidak salah apa-apa, " jawab Nindy dengan suara yang datar sementara dia tetap fokus dengan makanan yang ada di depannya, "tetapi Nin...., " belum sempat Aldi menyelesaikan perkataannya langsung di potong oleh Nindy, "Ayo gaes kita ke kelas saja, lagian bentar lagi masuk, " ucap Nindy sambil berdiri dan di ikuti oleh kedua sahabatnya, kemudian mereka segera membayar makanan mereka dan pergi meninggalkan kantin menuju ke kelas mereka tanpa menghiraukan Aldi yang sedang menatap kepergian mereka, "Nanti pasti Lo akan kembali ke gue Nin, " gumam Aldi yang kemudian juga beranjak pergi meninggalkan kampus, kemudian bel masuk pun berbunyi dan semua murid memasuki kelas mereka masing-masing dan jam pembelajaran pun di mulai hingga bel pulang berbunyi, "Lo berdua mau langsung pulang, " tanya Nindy kepada ke dua sahabatnya, "Iya Nin, soalnya gue ada acara keluarga, " jawab Nurul, "Kalau gue sih tadi mama gue telepon katanya di suruh langsung pulang kalau sudah klier sekolah, " jawab Siska menjelaskan perkara sebenarnya, "Oh begitu ya, tadinya gue mau ngajakin Lo berdua nongkrong tetapi yah kalian malah ada urusan, " ucap Nindy, "sory sangat ya Nin, " ucap Siska dan Nurul secara bersamaan kemudian mereka bertiga berjalan keluar kelas menuju parkiran sekolah.
__ADS_1