RASA YANG MASIH SAMA

RASA YANG MASIH SAMA
EPISODE 31.


__ADS_3

Ethan merasa sangat senang akhirnya orang tersebut telah masuk kedalam perangkapnya kali ini dia akan membuat kejutan pada orang tersebut.


"kerja bagus, Evan." ucap Ethan.


"lalu, apa yang akan kita lakukan selanjutnya, Tuan muda." ucap Ethan.


"biarkan saja, aku akan sedikit bermain-main dengannya buat dia merasa untung ketika bekerjasama dengan kita lalu kita akan membuat dia terjatuh ketika sudah berada di puncak, kamu tahu kan apa maksudku." ucap Ethan.


"Aku mengerti, Tuan muda." ucap Evan.


"lalu bagaimana kerjaan di Kantor, apa ada masalah?" tanya Ethan.


"tidak ada masalah sama sekali, semuanya aman Tuan muda lalu kapan Tuan muda akan kembali ke Perusahaan." ucap Evan.


"aku tidak tahu, sekarang aku sedang menjaga istriku mungkin Minggu depan aku akan kembali ke Perusahaan." ucap Ethan.


"baiklah, Tuan muda Selama anda menjaga Nona muda, saya yang akan menggantikannya sebagai pimpinan." ucap Evan.


"aku mengandalkan kamu." ucap Ethan.


Kini Ethan masuk ke dalam kamar melihat istrinya sudah tertidur sangat lelap dia merasa sangat senang.


"sayang, kali ini aku pastikan kamu akan mendapatkan apa yang seharusnya menjadi milikmu." ucap Ethan lalu dia mencium kening istrinya.

__ADS_1


Ethan keluar dari kamarnya lalu dia menuju ke lantai bawah di sana dia membuat kopi. setelah selesai membuat kopi Ethan masuk ke ruang kerjanya.


Walaupun Ethan Tidak bekerja di Perusahaan dia selalu memantau hasil kerja karyawannya. Ethan tidak ingin ada kesalahan dalam bekerja.


Ethan duduk di meja kerjanya yang tertata rapi. Dia membuka laptop dan memeriksa email serta laporan harian dari karyawannya. Meskipun Ethan bekerja di rumah, dia adalah pemimpin perusahaan yang sangat dipercaya oleh para karyawan.


Seiring dengan tegukannya dari cangkir kopi hangat, Ethan membaca laporan pertama. Ia melihat beberapa kekurangan dan kesalahan kecil yang terjadi dalam pekerjaan karyawannya. Meskipun demikian, Ethan tidak marah atau frustasi. Sebaliknya, ia melihat kesempatan untuk memberikan saran dan bimbingan kepada karyawannya agar dapat melakukan perbaikan dan mencapai hasil yang lebih baik lagi.


Ethan menyiapkan daftar perbaikan yang perlu dia diskusikan dengan karyawannya. Ia memutuskan untuk mengadakan rapat untuk membahas hal-hal tersebut. Ethan percaya bahwa komunikasi yang jelas dan konstruktif adalah kunci untuk mengatasi setiap kesalahan dan meningkatkan produktivitas karyawannya.


Ethan menyuruh Evan untuk mengadakan rapat virtual untuk membahas tentang kesalahan dalam bekerja dia melihat ada kekurangan dalam data perusahaan. Sementara itu Evan sudah menyuruh para karyawannya untuk bersiap-siap melakukan rapat Virtual karena dirinya sedang berada di rumah.


Ethan, seorang Pemimpin perusahaan segera menyuruh Evan untuk mengatur rapat virtual. Evan kemudian menyuruh para karyawannya untuk bersiap-siap melakukan rapat Perusahaan.


Beberapa saat kemudian, Evan dan Para anggota Tim berkumpul melalui platform rapat virtual. Masing-masing anggota tim duduk di depan komputer mereka, siap untuk berkontribusi dan mendengarkan arahan dari Ethan. Meskipun mereka tidak berada di satu ruangan fisik, semangat kerja mereka terasa begitu kuat melalui layar.


Ethan, dengan penuh kerendahan hati, membagikan observasinya tentang beberapa kekurangan dan kesalahan yang ditemukannya. Ia menyoroti masalah data yang kurang akurat dan pelaporan yang tidak lengkap. Namun, Ethan dengan tegas menekankan bahwa tujuan rapat ini bukanlah untuk menyalahkan individu, tetapi untuk mengembangkan tim secara keseluruhan.


Anggota tim mulai memberikan tanggapan mereka satu per satu. Mereka berbagi pemikiran, ide, dan penjelasan tentang alasan di balik kesalahan yang terjadi. Ada diskusi yang sehat dan saling mendukung, dengan tujuan untuk mencapai pemahaman bersama dan merumuskan solusi yang tepat.


Evan bertindak sebagai penghubung antara Ethan dan anggota tim. Dia menyampaikan masukan dari Ethan kepada karyawan dan membantu dalam merangkul solusi yang ditemukan oleh tim. Seiring berjalannya rapat, atmosfer yang awalnya tegang mulai menjadi lebih santai dan kolaboratif.


Setelah berdiskusi secara intensif, tim akhirnya mencapai kesepakatan tentang langkah-langkah perbaikan yang perlu diambil. Mereka menyusun rencana tindakan yang jelas dan menetapkan tanggung jawab masing-masing anggota tim. Kesalahan dalam pekerjaan mereka tidak lagi dipandang sebagai kegagalan, tetapi sebagai peluang untuk tumbuh dan belajar bersama.

__ADS_1


Rapat virtual berakhir dengan semangat yang tinggi. Ethan memberikan apresiasi kepada tim atas kerja keras dan keterlibatan mereka dalam mencari solusi. Dia mengingatkan mereka bahwa kesalahan adalah bagian alami dari proses pembelajaran, dan yang terpenting adalah bagaimana mereka bereaksi dan memperbaikinya.


Semua Karyawan mengucapkan terima kasih kepada Ethan atas dukungannya dan dedikasinya untuk membantu tim menjadi lebih baik. mereka berjanji akan memastikan bahwa langkah-langkah perbaikan yang telah disepakati akan dijalankan dengan baik. Evan juga berkomitmen untuk memberikan umpan balik yang konstruktif kepada tim agar mereka terus berkembang.


Dengan akhir rapat yang sukses, anggota tim berpisah dengan perasaan optimis dan semangat baru. Mereka menyadari bahwa kesalahan adalah kesempatan untuk tumbuh dan meningkatkan kualitas pekerjaan mereka. Dalam pikiran mereka, mereka semua berbagi tekad yang sama untuk mengatasi setiap kesalahan dengan penuh tanggung jawab dan semangat juang yang tak tergoyahkan.


Ethan dan Evan, meskipun berada di lokasi yang berbeda, merasa puas dengan hasil rapat. Mereka yakin bahwa langkah-langkah perbaikan yang telah disepakati akan membawa perubahan positif dalam kualitas pekerjaan tim dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.


Dalam langkah-langkah kecil mereka untuk mengatasi kesalahan, Evan dan timnya terus maju, dengan keyakinan bahwa kesuksesan akan datang melalui dedikasi, kerja keras, dan komitmen mereka untuk memberikan yang terbaik.


Setelah selesai melakukan rapat Perusahaan dia kemudian pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. setelah selesai membersihkan tubuhnya dia kemudian berganti pakaian lalu membuatkan susu ibu hamil untuk istrinya. Ethan kemudian berjalan menuju ke dapur untuk mengambil gelas dan membuat susu ibu hamil untuk Maura.


Sambil menuangkan susu ke dalam gelas, Ethan memikirkan kebahagiaan yang dirasakan saat ini. Istrinya, Maura, sedang mengandung anak pertama mereka, dan kehadiran sang buah hati telah mengisi kehidupan mereka dengan sukacita yang tak terkira. Setiap momen mereka bersama menjadi berharga, dan Ethan berusaha untuk selalu hadir dan mendukung istrinya selama masa kehamilannya.


Setelah selesai membuat susu ibu hamil, Ethan dengan hati-hati membawanya ke kamar. ia melihat istrinya masih tidur dengan lelap, dengan perlahan Ethan membangunkan istrinya.


"Sayang, bangun." ucap Ethan.


"hubby." ucap Maura.


"Sekarang kamu bangun dan minum susu ini."


ucap Ethan.

__ADS_1


"ini apa?" ucap Maura sambil mengucek matanya.


"ini susu ibu Hamil Baik untuk kesehatan bayi kita." ucap Ethan.


__ADS_2