
Ethan merasa sangat senang akhirnya rencananya telah berhasil sementara itu Maura tak tahu bahwa akan ada sebuah badai yang akan datang jika dia menerima tawaran untuk menikah dengan Ethan.
Maura hanya ingin menyelamatkan ayahnya dari tangan ibu tirinya. sudah saatnya dirinya membalas perbuatan ibu tirinya yang sudah kelewat batas.
Ethan mengirim sebuah pesan untuk Maura, "Besok sehabis kerja aku akan mengajak kamu untuk melakukan fitting baju pengantin" tulis Ethan di pesan tersebut.
Maura yang mendapat pesan tersebut kaget dia tidak tahu bahwa Ethan akan mengajaknya melakukan fitting baju pengantin padahal dirinya baru menerima tawarannya.
tapi baginya mungkin lebih cepat lebih baik setelah dia menikah dengan Ethan dia bisa membalas dendam kepada ibu tirinya.
Maura kemudian merebahkan dirinya di ranjang dan Ethan kini sedang menikmati secangkir kopi sambil membaca buku.
dia akhirnya akan memiliki seorang istri jadi dia tidak harus memikirkan ibunya akan menjodohkan dirinya.
Singkat Cerita Ethan kini sudah berada di dalam kamarnya, dia merebahkan tubuhnya.
Keesokan harinya Ethan segera berangkat ke perusahaan setelah mengantarkan adiknya kuliah, di dalam perusahan dia segera masuk ke dalam ruangannya.
Ethan memikirkan rencana agar Maura terjerat dalam rantainya, dirinya tidak akan pernah melepaskan wanita tersebut.
Hari sudah semakin siang Ethan mengajak Maura untuk melakukan fitting baju pengantin.
kini mobil yang ditumpangi Ethan dan Maura sudah sampai di butik, Ethan memarkirkan mobilnya terlebih dahulu kemudian dia dan Maura turun dari mobil.
Ethan dan Maura memasuki tempat butik tersebut dan salah satu karyawan menyambut mereka.
"Selamat datang Tuan dan Nona, ada yang bisa saya bantu."
"Saya ingin mencoba gaun yang kemarin aku pesan, aku ingin dia yang mencobanya."
"baik, Tuan." ucap pegawai tersebut.
Pegawai tersebut kemudian mengajak Maura untuk mencoba gaun yang sudah di pesan oleh Ethan, Ethan sudah memesan gaun tersebut dia ingin Maura memakai gaun yang dia pesan.
Kini Maura sudah memakai gaun tersebut, Maura terlihat sangat cantik, Maura dan pegawai tersebut kemudian kembali menemui Ethan. Ethan yang sedang bermain dengan ponselnya kemudian kaget dengan penampilan Maura yang sangat cantik.
"bagaimana penampilannya Tuan Ethan, wanita ini sangat cantik kan?."
Ethan hanya memandangi wajah cantik Maura dia tidak bisa berkata apapun lagi.
"Tuan Ethan." ucap Pegawai tersebut.
__ADS_1
Ethan kemudian sadar dari lamunannya, kemudian dia mendekati Maura. Ethan kemudian membisikan sesuatu kepada Maura dan wanita tersebut kaget dengan perkataan dari Ethan.
"bagaimana dengan gaunnya apa kamu sangat menyukainya?" tanya Ethan pada Maura.
Maura hanya mengangguk dan Ethan pun mengetahui hal tersebut.
Setelah melakukan fitting baju pengantin, Ethan dan Maura Keluar dari butik tersebut.
"apa kamu lapar?" tanya Ethan pada Maura.
"tidak, aku tidak lapar sama sekali."
"jangan bohong, aku mendengar suara bunyi dari perutmu." ucap Ethan.
"kalau kamu lapar aku akan mengajak kamu ke restoran kita akan makan di sana tenang saja aku yang akan membayar makanannya."
Dalam hati Maura Ethan sangat sombong karena dia mencoba untuk membuat dirinya merasa iri dengan kekayaan yang dimilikinya.
Ethan dan Maura kemudian masuk ke dalam mobil lalu Ethan melajukan mobilnya menuju ke restoran. Saat akan perjalanan ke sebuah restoran, Ethan kemudian mendapatkan telfon dari ibunya.
"Halo mah, ada apa?" ucap Ethan.
'"Ethan, kamu ada dimana?" tanya
Maura yang mendengar Ethan telfon dengan orang tuanya hanya tersenyum, bosnya yang terlihat sangat dingin menjadi kikuk saat orang tuanya menelfon bosnya.
"Sekarang, kamu jemput adik kamu di kampus."
"bukankah Emma di jemput oleh supir pribadinya, kenapa sekarang malah aku yang harus menjemputnya."
"Emma?, siapa dia, apa dia adalah kekasihnya Ethan."
"supir pribadi adikmu sedang menjemput ayah di bandara, ayah kamu akan segera pulang jadi kamu harus menjemput adik kamu."
Ethan hanya menghela nafas kemudian dia melajukan mobilnya ke kampus adiknya.
Awalnya dia ingin mengajak Maura untuk pergi ke restoran kini malah harus menjemput adiknya.
Sementara itu Maura masih terdiam ketika dirinya mendengar nama seorang wanita yang diucapkan oleh ibunya Ethan. Ada perasaan sakit di hatinya padahal dirinya bukanlah siapa-siapa.
"Bos Ethan, kalau bos ingin menjemput wanita tersebut, Bos Ethan bisa mengantarkan saya pulang."
__ADS_1
"tidak! kamu harus tetap ikut denganku, Maura!" perintah Ethan kepada Maura.
"tapi Tuan aku tidak ingin Bos menganggu Bos denah wanita yang bernama Emma."
"Siapa yang mengatakan hal tersebut, kamu tidak akan Mengganggu dia sama sekali, apa kamu pikir aku dan Emma memiliki hubungan yang spesial."
"aku rasa ibu kamu menyukai wanita yang bernama Emma buktinya dia menyuruh kamu untuk menjemput wanita tersebut."
"apa kamu cemburu?"tanya Ethan.
"mana mungkin aku cemburu denganmu, lagi pula aku baru saja mengenalmu."
"dari dulu, kamu sudah mengenal diriku Maura tapi kamu tidak mengetahuinya, aku akan memberitahu siapa aku sebenarnya setelah kita sah menjadi pasangan suami istri." gumam Ethan di dalam hatinya.
Ethan terus melajukan mobilnya menuju kampus tersebut. Sesampainya di sana Ethan bertemu menunggu adiknya.
Ethan belum melihat adiknya keluar dari kampusnya.
Setelah menunggu cukup lama Ethan melihat Emma keluar dari kampusnya. Ethan Kemudian menurunkan kaca mobilnya, Emma yang melihat mobil kakaknya langsung saja menghampiri Mobil tersebut.
Emma langsung saja masuk ke dalam mobil tapi dia kaget ada seorang wanita di sedang duduk di samping mobil kakaknya.
"Kamu duduk di belakang." ucap Ethan.
"Kakak siapa dia? Kenapa dia ada di dalam mobil kakak."
"Kakak?" gumam Maura dengan kebingungan.
"Emma, dia adalah calon kakak ipar kamu." ucap Ethan dan Emma kaget dengan ucapan kakaknya.
"hah calon kakak ipar, apa kakak senang bercanda" ucap Emma yang kini sudah duduk di kursi belakang."
"apa kamu pernah melihat kakakmu bercanda, dia adalah Maura calon kakak ipar kamu dan Maura dia Emma adik aku yang akan menjadi Adik ipar kamu." ucap Ethan.
Maura dan Emma kini saling bertatapan.
"wanita ini sangat cantik sekali, apa yang tadi bos Ethan katakan wanita ini bernama Emma jadi dia adalah adiknya bos Ethan, aduh aku sudah salah paham dengannya." gumamnya.
"dia adalah calon kakak ipar aku, wanita ini sangat cantik sekali, aku baru tahu ternyata Kakak bisa mencari wanita secantik ini. tapi tunggu dulu, bukankah Kakak kemarin tidak mempunyai pacar sama sekali kenapa sekarang dia tiba-tiba memiliki calon istri apa sebenarnya kakak sudah lama mengenal wanita ini." gumamnya sambil melihat wajah Maura.
"Emma kata mamah ayah pulang hari ini." ucap Ethan.
__ADS_1
"apa?" Emma kaget ketika kakaknya mengatakan ayahnya pulang hari ini."