
Saat mataku mulai terpejam Tiba- tiba Hp ku berbunyi
Kringg. . Kringgg. . Kringg
" Halo sayang " kataku
" Halo Tuan putriku ,Aku lagi dijalan nih tungguin ya" Ucap Dion.
" Iya sayang Aku tunggu dirumah hati-hati yaaa " Kataku
Panjang umur . .Baru saja aku membicarakan Dion dengan mama tadi .sekarang sudah datang .
Aku bangun dari tempat tidur ,tidak lupa kubersihkan tubuhku, kurapikan rambutku dan kupakai baju yang membuat Dion tertarik lalu kusemprot minyak wangi .
Dan kudengar bunyi klakson mobil dari luar
Tiiiitttt. . tittttt. . titttt.
kubuka pintu dan seperti biasa kucium tangannya. dia mencium keningku.
Kami masuk kedalam. .
" sayang sudah makan????" tanyaku
" belum. makan yok " jawabnya.
kamipun makan sambil mengobrol panjang lebar .karena mamaku juga sudah tidur .
"Istrimu sudah sehat sayang????" tanyaku.
" Sudah , dia sudah sehat dan sudah bisa melakukan aktifitasnya seperti biasa ,makanya aku bisa kesini " jawab Dion.
setelah selesai makan kami masuk kedalam kamar .
Aku menunjukkan hasil USG ku dirumah sakit tadi kepada Dion.
"Ini apa sayang????" tanyanya
" coba tebak" kataku
"Hmmmmm. . apa kasih tau dong!!!!" ucapnya
"hasil USG anak kita, tadi dokter bilang anak kita laki-laki " kataku.
" Alhamdulillah akhirnya doaku terkabul " jawabnya sambil kutatap matanya berkaca-kaca
Lalu dia memelukku dan mencium perutku
" sayang papa sudah tidak sabar bertemu denganmu, sehat-sehat ya di perut bunda" ucapnya.
Pagi ini aku udah siap-siap mau berangkat kuliah . aku berangkat bersama Dion sebelum dia berangkat ke kantor dia lebih dulu mengantarku ke kampus.
Sedang sibuk rapi-rapi dikamar . .
dion mengambil sisir di laci.
tiba -tiba dia melihat surat dari rumah sakit .
Dibuka dan dibacanya surat tersebut.
__ADS_1
" Ini apa Ra ????" tanyanya
"ohhhh. . itu surat dari rumah sakit , seminggu yang lalu setelah aku keluar dari rumah sakit tempat istrimu dirawat , aku juga jatuh pingsan saat dikampus ,dan sempat 3 hari dirawat juga" jawabku kepada Dion.
"kenapa tidak ada yang memberi tahuku, kamu juga kenapa tidak mengabariku, kamu menganggap aku apa????" ucapnya.
" Bukan begitu. . tapi aku tidak mau menambah bebanmu. kan kamu juga Lagi sibuk mengurus istrimu dirumah sakit . . diakan sangat penting bagimu " kataku .
" Kamu dan dia , kalian berdua itu sama-sama penting bagiku.
kamu istriku dan dia juga istriku"ucap Dion dengan sangat marah.
"kalau sama-sama penting kenapa kamu tidak mengabariku atau memberikan ku kabar walau hanya semenit.
kalau kamu menanyakan kabarku waktu itu , pasti kuberi tahu keadaanku, jadi yasudalah gak usah dibahas lagi aku lagi malas berdebat" kataku pada Dion.
" Jangan egois . . jangan hanya dirimu saja yang kamu pikirkan , didalam perutmu juga ada anakku . " ucap Dion.
setelah selesai berdebat Akhirnya Dion minta maaf kepadaku, dia marah karena dia juga khawatir keadaan ku dan buah hati kami.
Kamipun berangkat .
Setelah aku sampai dikampus ,Dion pun langsung pergi berangkat kekantor.
setelah pulang kuliah aku dan Diana sudah janjian untuk bertemu. ku kirim pesan kepada Dion kalau aku pulang dengan Diana jadi Dion tidak usah menjemputku lagi.
Aku menunggu Diana ditempat makan Bakso pak kumis. tepat disamping kampusku, Bakso pak kumis sangat ramai peminat karena selain murah baksonya sangat enak.
Aku dan dia mengobrol hampir 2 jam.
" kapan kalian selesai ujian????" tanya Diana.
"Kalau kami hari ini terakhir , makanya rasanya lega tinggal menunggu hasilnya saja" ucap Diana.
"Setelah Ujian mu selesai kita liburan yuk ke puncak nyewa villa beberapa hari ,kayanya seru deh !!!" ajak Diana.
" Pengen sih ,tapi tidak mungkin di bolehkan sama Dion na , kan kamu tau sendiri hamil ku sudah lumayan besar " kataku.
Diana juga memegang perutku.
" Oia . . kamu sudah tau belum na cerita itu" kataku.
"cerita apaan ?????" tanya Diana.
"Kemaren Setelah acara reunian itu . kalian kan nginap dirumah . Tau gak Imel bikin tingkah dirumahku, Tengah malam . . dia masuk ke kamarku bahkan dia tidur ditengah-tengah kami.
Jahat bangat kan "jelasku pada Diana.
" Ya ampun. . . kamu serius Ra ???? Imel otak nya dimana ya, gak punya harga diri dan gak punya malu bangat . heran sama anak satu itu.
selalu bikin ulah. kita emang bodoh sih masih mau percaya sama dia" kataku Diana.
" Iya tengah malam itu juga langsung ku usir dia dari rumahku" kataku.
" syukurin tuh , emang dia anaknya harus digituin biar kapok " ucap Diana.
Tapi semenjak kejadian itu Aku, Uti, Diana dan Yanti memang sudah tidak pernah mendengar kabar dari Imel.
Dan aku juga tidak perduli lagi dengannya.
__ADS_1
karena penghianatan yang telah dia lakukan .
Tidak berapa lama aku dan Diana pulang , Diana mengantarku naik motornya.
Dan akhirnya sampailah dirumah.
" Terimakasih ya na ,mau singgah dulu ga" kutawarkan Diana masuk.
" Enggak Ra lain kali aja . . aku pulang dulu yah dahhhhh. . . . " Kata Diana.
aku masuk kedalam dan istirahat.
Tidak berapa lama Dion pun sampai dirumah.
setelah dia mandi ,dia melanjutkan tugasnya yang dilaptop sambil mengobrol denganku.
" Sayang kira- Kira nama Anak kita nanti cocok nya siapa ya "???? tanyanya memulai pembicaraan.
" Nanti aku searching di google deh, nama anak laki-laki yang bagus artinya dan kekinian"jawabku.
" mmmm . . kalau bisa namanya yang ada nama kita loh sayang " ucapnya. . .
" Oia besok . . setelah pulang kuliah kita belanja yaa.kita belanja perlengkapan anak kita, sama mama juga ,soalnya kan mama lebih tau untuk perlengkapan apa saja yang harus dibeli , kalau bisa besok ajak juga mbak Noor biar ada yang membantu kalian membawa barang-barangnya. Kata Dion.
" Oke sayang . . nanti aku kasih tau mama sama mbak Noor deh " jawabku.
setelah kami mengobrol dan kerjaan Dion juga selesai.
malam ini kami dinner diluar .
Dion membelikan ku baju gaun warna hitam pas bangat ditubuhku . dan dia juga pakai kemeja hitam katanya biar serasi.
Aku mencatok rambutku, memasang bulu mata ,softlens warn gray dan tidak lupa pakai lipstik merah .setelah aku selesai dandan.
" Ma . . . kami pergi dulu ya " kataku kepada mamaku.
" Iya hati-hati" jawab mamaku.
aku dan Dion pun berangkat .
kupikir acara dinner hanya aku dan Dia.
ternyata banyak pasangan juga disana , dan dresscode nya memang warna hitam.
" Kenalin ini istriku"kata Dion kepada temannya.
" Istrinya cantik bangat Yon" jawab temannya dengan berbahasa Inggris sambil berbisik dia juga memandangiku dari atas sampai bawah .
memang sangat jelas sekali terlihat bentuk lekukan tubuhku dengan gaunnya apalagi perutku yang besar .
" ya iyalah siapa dulu dong " lanjut Dion.
" Sayang ini acara apa sih ????" tanyaku.
" ini acara pertemuan Klaenku ku dari luar negeri " jawabnya.
pantasan dari tadi aku juga memperhatikan teman-temannya wajahnya kebule-bule an semua rambut kuning dan mata coklat dan ada beberapa juga yang bermat biru.
kami pun makan dia menyelipkan bunga mawar merah di telingaku.
__ADS_1
meja kami terletak paling ujung ruangan .