
Karena Dion dan istrinya sudah bertengkar lewat telepon , kulihat wajahnya juga sudah tidak mood lagi.
Aku juga tidak mau memaksakan dia untuk mengobrol lagi , Aku langsung tidur.
Dan aku sudah libur semester selama 2 Minggu .
Jadi aku hanya istirahat saja dirumah ,aku melihat Dion sudah rapih .kupikir dia akan berangkat kekantor.
" Sayang hari ini aku mau mengajakmu kerumahku , apakah kau mau ????"Kata Dion
" iya boleh , tapi aku tidak mau kalau sampai aku dimaki-maki dan direndahkan disana "kataku.
"Oke aku janji akan melindungimu " jawabnya.
Aku dan Dion berangkat. .
setalah 2 Jam perjalanan dari rumahku kerumahnya akhirnya kami sampai juga.
Tok . . . tok. . . tok . . .
"Assalamualaikum" kata Dion.
"walaikumsalam "jawab assisten rumah tangganya dan membuka pintu.
aku dan Dion masuk kadalam
Didalam sudah ada keluarganya Dion semua.
" Haiii tanteee cantikk, Akhirnya kita ketemu lagi" kata Samuel .
" iya Tante kok baru sekarang main kerumah aku " lanjut aghata.
Mereka menyalam tanganku.
Dion menyuruh anak anaknya masuk ke kamar masing-masing.
"Sayang , Ghina , Ghata dan samuel masuk dulu kekamar ya ada yang mau papa bicarakan dengan Oma ,opa dan mama . ini pembicaraan orangtua " kata Dion.
mereka bertiga pun masuk kekamar .
" Halo nak apa kabar semoga kesehatan selalu menyertaimu " ucap mertua dan mamanya Dion.
Mamanya Ghina atau panggil saja Bu Erika.
nama istrinya Dion adalah Erika Damayanti Santoso.
dia melihatku sangat sinis.
" Ngapain kamu membawa pelakor kesini , Bahkan anak -anakku juga ikut mengenal dia , apa kamu sudah meracuni pikiran mereka untuk menerimanya dirumah ini " ucap Erika
__ADS_1
mn
" Loh Erika kok gitu ngomongnya sama tamu . . " ucap mamanya Dion.
mereka semua mengenalku saat dirumah sakit makanya mungkin mereka menyambutku dengan baik, tapi mereka belum tau . kalau aku adalah istri kedua Dion
Dan Erika juga belum tau yang menyelamatkan dia di malam itu adalah aku.
Ibunya Dion membuatkan ku minum.
dan kami semua duduk. .
Dion memulai pembicaraan
" Begini Bu, yah dan juga mama. .
sebelum nya saya mau minta maaf kalau ada hati yang tersakiti ataupun tidak bisa menerima berita ini saya sudah siap menanggung resikonya.
Jadi ini adalah Laura dia adalah istri ku dan kami sudah menikah . mungkin ibu ayah, dan anak -anak sudah mengenal dia waktu dirumah sakit.
Sebenarnya Laura ini adalah istri kedua saya ,dan sekarang ini dia sedang mengandung anak saya.
saya juga tidak mungkin merahasiakan ini lagi dari kalian semua . cepat atau lambat pasti kalian tau .sebelum kalian mendengar dari orang lain lebih baik saya berterus terang saja " Ucap Dion .
Akupun menundukkan kepala antara senang sudah di akui dan takut akan di mangsa istrinya Dion.
" Iya kok nak Dion tega kepada anak saya , memangnya Erika kurang apa lagi sehingga nak Dion masih tega melakukan ini selama ini dibelakang kami !!!!
Erika juga adalah istri yang penurut " kata orangtuanya Erika kepada Dion.
" memang wanita ini tidak tahu diri padahal kan dia sudah tau kalau Dion sudah punya istri ,kenapa dia masih mau , saya juga sudah pernah menasehati dia supaya tidak mengganggu Dion lagi tetapi tidak dihiraukan sama dia malah semakin menjadi-jadi dan melunjak sampai hamil begini .
Dia memang sengaja menggoda Dion ,makanya mungkin selama ini Dion jarang pulang kerumah alasannya selalu keluar kota dan banyak kerjaan. pasti mereka sudah tinggal bersama, atau bisa jadi dia juga sudah memelet dan mengguna-guna Dion sampai Dion mau sama dia dan pelan - pelan melupakan ibunya,istrinya ,dan juga anak-anaknya" Ucap istrinya Dion .
Dan dia hampir menjambakku untung saja di tahan sama orangtuanya dan juga Dion
Seakan -akan semua ini kesalahan ada padaku.
Padahal dari awal jelas-jelas bukan aku yang memulai duluan tapi Dion lah yang selalu menggodaku.
" Bukan begitu ,kalian jangan menuduh dia perempuan yang tidak benar . dan dia juga sedang hamil tolong sedikit pengertiannya, aku kesini biar semuanya baik-baik saja tidak ada yang tersakiti bukan malah ribut seperti ini." tegas Dion.
Untung saja Orangtua Dion dan otangtua Erika adalah orangtua yang bijak .
mungkin mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena akulah yang menyelamatkan Erika pada waktu itu.
Kalau tidak bisa -bisa aku juga sudah diusir dan dikeroyok rame-rame oleh meraka.
" Ohhhh. . . jadi sekarang kamu lebih membela dia . . Oke kalau begitu aku mau minta ceraikan aku karena aku tidak mau di madu. . kalau kau lebih memilih dia pergilah .
__ADS_1
Tapi asal kamu tau semua hak asuh anak-anak jatuh ke tanganku." kata Erika dengan marah dan menangis.
" Jangan begitu kasihan anak-anak kalian mereka masih butuh kedua orangtua yang full menyangi mereka . .
memangnya tidak ada jalan lain ,kenapa harus bercerai ???? tolong fikirkan sekali lagi Erika ibu mohonn . . . " pinta mama Dion
" Aku tidak akan menceraikanmu , dan aku tidak akan meninggalkan Laura .
Aku hanya ingin keluarga kita baik-baik saja .aku harap kamu dan Laura bisa akur
Aku juga berjanji tidak akan membeda-bedakan kalian berdua aku akan berlaku adil . karena memang dari awal pun asal kalian tau Erika tidak pernah menggodaku , akulah yang selalu
menggodanya dan menjadikan sebagai istri.
Apalagi sekarang dia sedang hamil. .kan kalian tau aku sangat menginginkan anak laki-laki dan Alhamdulillah sekarang sudah terkabul . Laura sedang mengandung anakku"
Kata Dion menjelaskan kepada orgtuanya, orangtua erika dan juga Erika.
" Jangan memaksaku untuk akur dengan perempuan ini , karena itu tidak akan pernah terjadi " jawab Erika .
dan dia masuk kemar dengan membanting pintu sangat keras
Barrrrrrr. .
" Nanti ibu akan coba ngomong dengannya ,ibu akan jelaskan kalau kamulah yang menyelamatkan Erika dirumah sakitt, semoga Erika bisa memaafkan dan menerimamu " jawab orangtua erika meraka juga masuk kedalam kamar.
" Kalau Tante ini adalah istri papa, berarti Tante juga mamaku dong. Jadi Samuel punya 2 ibu ya pa???? " tanya Samuel.
mungkin Samuel sudah banyak menguping pembicaraan kami tadi.
"Iya sayang Tante ini adalah ibu kamu juga Samuel bisa memanggil Tante dengan sebutan Bunda ya" kata Dion.
"iya pa kalau begitu muel masuk k kamar dulu " lanjut Samuel.
Setelah Erika ,orgtuanya Erika dan anak - anak sudah masuk kekamar. sekarang hanya aku ,Dion dan otangtua Dion saja berada di ruangan .
" ma percayalah keluargaku akan baik-baik saja mungkin Erika masih butuh waktu dengan semua ini " kata Dion.
" Iya mama percaya ,mama tidak bisa berkata apa -apalagi dan sudah terjadi . . semuanya ada ditanganmu" kata mamnya dion
Aku menyalam tangan orangtuanya Dion.
"Kami pamit dulu ya Bu " kataku mencium punggung tangannya.
" Iya hati-hati" jawabnya.
Aku dan Dion pun keluar dari rumah yang sangat besar dan luas itu.
Dia mengantarku untuk pulang .
__ADS_1