Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta

Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta
49.Kisah sedih mama


__ADS_3

mendengar pernyataan dari mama tentang derita kami dimasa lalu.


aku jadi berfikir kenapa ada orangtua yang Setega papa ku.


aku pun berencana untuk pergi ke tanah kelahirannya mamaku. aku akan menanyakan hal ini lebih detail kepada nenek dan tanteku


" Ma . . Laura pengen deh ke tanah kelahiran mama .


soalnya mama ga pernah ngajak Laura kesana .


semenjak Laura kecil sampai di usia sekarang ini .Laura tidak pernah bertemu dengan kerabat kita " ucapku.


" Kalau kamu mau pergi kesana . . ya pergi saja .


mama tidak akan melarang mu ,tapi mama gak usah ikut ya " kata mamaku dan mama juga memberikan alamatnya.


Hari ini . . ayahnya Debora datang kerumah .


Tok . . tok . . tok . .


"Assalamualaikum .


permisiiiii " ucap nya


" mbak kayaknya ada yang datang deh ,coba mbak lihat keluar " kataku kepada mbak Noor


mbak Noor pun membukakan pintu. .


"Siapa mbak ???


suruh masuk aja " punya ku.


mbak Noor pun mempersilahkannya untuk masuk.


" Maaf Bu saya adalah ayahnya Debora yang ibu datangi rumahnya kemarin.


kata istri saya ibu sedang membutuhkan tukang kebun yaaaa atau supir ????" tanyanya


" ohhhh. . . iya pak


kalau bapak memang bisa mengendarai mobil lebih bagus.


selain jadi tukang kebun bapak juga bisa jadi supir yang akan mengantar saya dan keluarga saya kalau sedang mau keluar " kataku


" Iya Bu saya bisa dan saya juga punya SIM.


Baik Bu terimakasih .!!!!!


kalau boleh tau saya mulai bekerja dari kapan ya Bu ???? " tanya ayahnya Debora ,nama ayahnya Debora adalah mukidi.


"mulai sekarang juga boleh pak . .


nah kebetulan hari ini saya mau pergi ke kampung halaman mama saya .kata mama saya perjalanan dari sini menuju kesana memakan waktu 6 jam . bapak bersediakan untuk mengantar saya ??? "tanyaku


" iya bersedia Bu . ." jawab pak mukidi


karena memang pak mukidi sudah mulai bekerja per hari ini.


kuberikan kunci mobil padanya ,supaya dia memenaskan mobil terlebih dulu.


dan aku masuk ke kamar untuk prepare bajuku. aku cuma membawa tas ransel karena mungkin aku hanya bermalam satu malam saja disana.


karena kalau untuk bolak balik dengan jarak yang begitu jauh aku dan pak mukidi tidak sanggup .


" Maaa aku pamit dulu ya. . titip Keanu "kataku pada mamaku.


" kalian hati-hati ya . jalanan disana cukup rawan .dan salam untuk Tante dan om mu. ." kata mamaku


Aku dan pak mukidipun memulai perjalanan kami.

__ADS_1


kami melewati jalanan yang penuh dengan bebatuan. dan desa-desa terpencil.


bakan masih ada desa yang tidak ada penerangan sama sekali.


aku membuka pembicaraan dengan pak mukidi.


" bagiamana keadaan anak bapak ,sudah sembuh belum ???? " Tanyaku


" Alhamdulillah sudah Bu , istri saya juga menyampaikan rasa terimakasih kepada ibu " kata pak mukidi.


" iya sama -sama Alhamdulillah deh kalau sudah sembuh " kataku


kami berangkat dari rumah jam 2 siang dan sekarang sudah jam 7 malam.. kalau dilihat dari google maps kami akan sampai 2 menit lagi, tapi mungkin karena kendala jalan yang lumayan jelek makanya kami pun sampainya agak lama .


" Sebentar ya Bu . . saya turun dulu untuk memastikan alamatnya " kata pak mukidi


Dia turun dari mobil dan menghampiri bapak-bapak yang sedang duduk-duduk di warung sambil mengopi.


dan tidak berapa lama pak mukidi pun kembali .


" gimana pak ????" tanyaku


" kata mereka sih habis kampung ini kita sudah sampai ditujuan .dan mereka juga kenal dengan Tante ibu ,nanti rumahnya pas dekat warung yang ada kolam ikannya " kata pak mukidi.


Akhirnya sampailah kami di kampung halaman mamaku.


kebetulan ada 4 orang ibu-ibu yang sedang duduk diwarung.


" Maaf Bu saya mau tanya apa benar yang di depan ini adalah rumahnya ibu Juni ????" kataku menunjuk rumah tanteku


" Iya benar . dan saya sendiri adalah Juni, Kamu siapa ya ????


dan ada keperluan apa ????? tanyanya


"ibuku adalah Dona dan aku Laura anaknya "kataku


aku ini tantemu , ayo kita masuk ke rumah dulu" ucap tanteku


Kami masuk kerumah tenteku .kami disuguhkan minuman teh manis dan roti unibis yang baru saja dibelinya dari warung.


setelah suasana mulai mencair ,aku bertanya kepada Tanteku tentang masalaluku.


Dia pun bercerita


dulu papaku datang kedesa ini ,karena ada kegiatan kuliah ... dan disitulah awal pertemuan mama dan papa .


karena kecantikan mamakulah yang membuat papaku jatuh cinta .


Aku dan Naura lahir sebelum mama papa menikah. .


karena saat itu bukan hanya papa saja yang mendekati mama.


Jadi saat orangtua papa tau kalau papa menghamili mama . malah mereka menuduh kalau mama hamil dengan orang lain bukan dengan anak mereka.


lalu mereka menikahkan papa dengan anak bos mereka .


pernah suatu ketika saat papa menemui mama dengan diam-diam . tapi malah ketahuan sama orangtuanya papa.


dan orangtua papa yang perempuan langsung jatuh sakit dan akhirnya meninggal .


dan ternyata sampai sekarang itulah yang membuat papa tidak pernah menemui kami lagi dan tidak perduli terhadap kami.


pada saat itu papa merasa bersalah kepada orangtuanya dia berfikir bahwa ibunya meninggal karena dia sudah nekat menemui mamaku.


Dan Tante juga bercerita padaku


kalau mamaku pergi jauh dalam keadaan hamil


dia membawa bungkusan kain yang berisi pakaian.

__ADS_1


mama berjalan tanpa alas kaki dimalam yang gelap dan hujan angin yang begitu deras .


dengan alasan mama tidak mau merepotkan siapapun adik-adiknya ,abangnya dan termasuk nenekku .


ibuku merasa dia sudah membuat malu keluarga.


Hingga akhirnya dia ditemukan pada pagi hari dalam keadaan pingsan dan sudah melahirkan anak kembar tanpa pertolonganku dari siapapun.


miris sekali kisah mamaku. saat tanteku terus bercerita tidak terasa air mataku terus saja bercucuran.


Saat aku dan Naura adikku berumur 4 tahun mamaku membawa kami pergi dari desa kelahirannya .


dia mencari mendapat pekerjaan menjadi asisten rumah tangga dia berjuang untukku dan Naura.


Aku tidak tahu tanteku bercerita sampai jam berapa karena aku tertidur di pangkuan tanteku .


Setelah matahari pagi mulai terang


suara burung yang berkicauuu . . . .


" Laura bangun udah jam 7 " ucap tanteku


" Ya ampunnn. . . maaf Tan aku kesiangan soalnya tadi malam aku ketiduran saat tante bercerita apalagi diperjalanan lumayan capek " kataku


" iya tidak apa-apa makan lah dulu . setelah kamu selesai makan aku akan mengajak mu ke rumah nenekmu tempat Tante,om dan mamamu dilahirkan " kata tanteku .


Setelah selesai makan. aku dan Tante berjalan kaki menuju rumah peninggalan nenek.


tempatnya tidak jauh dari rumah tanteku .


hanya jarak 6 rumah saja.


disana kebanyakan masih rumah panggung semua .dengan halaman yang luas-luas dan pepohonan yang rindang.


setiap rumah pasti ada pohon mangga dan dibuat khusus tempat duduk dari bambu.


setelah kami sampai . . tanteku membuka pintu rumah.


rumah nenekku sudah tua ,reyot dan hampir roboh.


" Kenapa tidak diperbaiki saja Tan ????"tanyaku


" pengennya sih seperti itu ra, tapi Tante dan om mu kan tidak punya uang .


untuk urusan rumah tangga saja kadang dan bahkan sering masih kurang." kata Tante


" Yasudah kalau boleh biar aku saja Tan yang akan merenovasinya,


jadi kalau lebaran kita bisa berkumpul ditempat ini.


kan sayang sudah banyak kenangan yang tertinggal dirumah ini .kenangan masa kecil mama,Tante dan juga om.


kalau nenek masih hidup ,pasti nenek juga senang kalau rumah ini kita perbaiki " kataku


" Iya ra. . Tante juga setuju".kata tanteku


setelah dari rumah tua itu ,kami pun kembali kerumah tanteku.


"Tante Laura pamit dulu yaa, soalnya laura ga bisa lama-lama karena ga ada yang urus toko Laura " kataku.


" Alhamdulillah Laura sekarang sudah menjadi orang sukses ya . .


kalau ada waktu luang datang lah kesini lagi dan bawa mamamu. Tante juga sudah lama merindukannya. 20 tahun lebih kami tidak pernah bertemu." ucap tanteku


seperti biasa, setiap ketemu orang yang hidupnya susah .hatiku ini selalu saja terenyuh, bukan karena suadara tapi orang lain juga. mungkin karena aku pernah diposisi mereka.


Kuberikan amplop kecil pada tanteku yang isinya kira-kira 5jutaan.


aku dan pak mukidi pun pulang dan meninggalkan dusun yang tertinggal itu.

__ADS_1


__ADS_2