
" Kenapa dari tadi diem terus ,ada yang salah dengan ceritaku ????" ujarku pada adi
" Tidak . . tidak ada yang salah dengan ceritamu.
akulah yang salah .sampai hari ini aku belum bisa membawamu makan di restoran mewah , aku juga hanya punya motor butut seperti ini !" ucap Adi dengan nada lirih sambil mengendarai motornya dengan kecepatan rendah.
Selang 3 menit kamipun tiba dirumahku.
" ayo masuk dulu " seru ku pada Adi
aku tau sebenarnya Adi masih kesal dengan ceritaku yang tadi . mungkin dia juga merasa sakit hati.
" Tidak. . aku tidak mampir lagi , tugas kuliah ku masih banyak yang belum selesai ,
lagian kan Tante tidak ada dirumah.
tidak enak kalau kita hanya berdua saja di dalam "
entah angin apa yang membuat Adi berbicara seperti itu.
padahal tidak jarang kami hanya berdua meskipun mamaku sedang tidak ada di rumah.
Pukul 10 malam
ku cek Hp ku tapi tidak ada pesan masuk atau telpon dari Adi Pratama.
" Apa mungkin dia masih marah padaku, kalau dia masih marah terus aku besok pergi ke kantor sama siapa ????
masa iya aku harus naik angkot sih !
kan ribet, ujung-ujungnya malah aku terlambat " batinku
" bukannya tidur malah menghayal , mikirin apa ???"
tanya mamaku tiba-tiba memasuki kamar.
" Gak mikirin apa-apa kok ma , ini juga mau tidur ! " ucapku.
Jam 7 pagi aku sudah siap-siap untuk berangkat ke tempat PKL ku.
aku sengaja menunggu Ady dan berharap dia akan datang menjemputku.
setelah menunggu beberapa menit tetapi belum ada tanda-tanda kedatangannya.
"Yasudah lah ...aku naik angkot saja
sepertinya Ady tidak akan datang .
akupun berjalan kedepan gang dan menunggu angkot lewat.
Tidak berapa lama angkot pun berhenti di depan ku.
aku naik dan duduk di dekat pintu , karena masih jam keberangkatan anak sekolah jadi penumpang di dalam angkot sangat penuh.
telat 2 menit saja aku pasti sudah ketinggalan angkot .
7.20 akupun sampai di kantor.
pak satpam membukakan pintu
" Terimakasih pak " ujarku
" Iya sama-sama .tumben tidak terlambat ??" u?tanya pak satpam baju biru Dongker.
" Iya pak tadi dijalan lancar jaya makanya tidak telat " kataku sambil berjalan dan sedikit berlari menuju tangga.
Kudapati pak Dion diruangannya sedang sibuk menelpon lewat video call dengan istri dan anaknya.
__ADS_1
setelah selesai video call
Pak Dion menyuruh ku untuk memotocopy berkas-berkas yang akan dibawanya metting nanti sore dengan rekan bisnisnya.
"Tolong segera fotokopi semua berkas ini " perintah pak Dion
" Baik pak !!" jawabku
aku langsung turun dan meminta tolong pada salah satu karyawan kantor yang berketepatan sedang memotocopy juga.
" Pak saya mau minta tolong , tadi pak Dion menyuruh saya untuk memotocopy berkas ini , tapi saya belum bisa .
tolong ajarin saya ya pak " pintaku
Untung saja si bapak baik hati dan akhirnya mengajariku .
Setelah selesai
" Terimakasih ya pak " ucapku
dan membawa berkas kembali ke ruangan pak Dion
ku serahkan kembali berkas-berkas yang sudah di fotocopy pada pak Dion
" Oiyaaa Laura . . nanti sore jam 4 kamu ikut dengan saya , karena saya akan bertemu dengan rekan bisnis saya ,siapa tau dia suka dengan cara kerja mu. bisa sajakan setelah tamat SMA saya langsung merekomendasikan kamu untuk bekerja di tempat nya "
dengan senang hati aku langsung meng iyakan ajakan pak Dion.
" Baik pa saya bersedia ikut " kataku dengan sedikit tersenyum
jam 4 sore aku menunggu pak Dion di lobby dan duduk di sofa ,aku juga sudah memegang berkas-berkas pak Dion yang akan di bawa meeting .
ke 3 temanku sudah bersiap- siap untuk pulang dan melihatku sedang duduk .
" Laura belum pulang ???" tanya Sanrina
dan aku disuruh untuk membawa ini " jelasku sambil menunjukkan berkas yang aku pegang.
" Ohhh . . enak ya kemana-mana di ajak !!!
sesekali bilang dong sama pak Dion, kita juga mau di ajak .
tapi tidak usah sampai ketelinga pak Dion yah kalau kita yang minta " Lanjut Septi
"iya. .iya " ujarku
" Yaudah kalau begitu kami pulang duluan ya !!! " Septi ,Sanrina dan Rukaiya berjalan keluar
Tidak lama kemudian Pak Dion turun dari tangga
" Yuk. . " ucapnya sambil berjalan
aku pun mengikuti pak Dion berjalan tepat dibelakangnya.
Pak Dion masuk kedalam mobil
kubuka pintu belakang dan ikut masuk juga.
" Ngapain duduk di belakang ???
emangnya saya supir ??? " kata pak Dion
akhirnya aku pindah dan duduk disampingnya.
pak Dion sesekali bertanya tentang kehidupan pribadiku
" Orangtuamu kerja dimana Ra ????"
__ADS_1
" Kalau mama saya Asisten rumah tangga pak "
"terus papamu ????" lanjut pak Dion
" gak tau karena Orangtua saya sudah bercerai sedari kami kecil.
saya punya Anik Kembar Namanya Naura " jelasku
"Ohhhhh. .begituu ya !! ujar pak Dion sambil menggelengkan kepala
Tidak lama akhirnya aku & pak Dion pun tiba di kantor rekannya
kami langsung di sambut beberapa ajudan rekan bisnisnya pak Dion
" Silahkan pak !!
Bos kami sudah menunggu bapak " ucap kedua ajudan tersebut
aku dan pak Dion memasuki ruangan yang cukup luas
di ruangan hanya ada Pak Dion ,rekan bisnisnya 3 orang pria dan 1 perempuan yang sexy dan cantik.
sesekali perempuan itu melirik ke arahku.
Mereka mulai membuka pembicaraan tentang saham .
aku hanya tau saham
tapi tidak terlalu mengerti apa yang sedang di bahas oleh mereka.
2 jam telah berlalu
meeting pun selesai
" Kalau begitu kami pamit dulu pak Broto " Ujar pak Dion mengulurkan tangannya
" Iya pak Dion terimakasih sudah meluangkan waktunya
Oiia. . .ini anak bapak ???" tanya pak Broto
" Ohhh bukan pak .
ini anak PKL yang ditugaskan di perusahaan saya, saya sengaja mengajaknya " lanjut pak Dion lagi
" Bibit unggul pak !!! " bisik pak Broto di telinga pak Dion
lalu mereka semua tertawa terbahak - bahak
tidak jauh dari kantor tadi pak Dion menghentikan mobilnya di sebuah pusat perbelanjaan elektronik.
" Tunggu disini jangan kemana-kemana !! " ucap pak Dion
dia keluar dari mobilnya dan meninggalkanku sendirian.
aku melihat dari kaca mobil kalau dia sedang berhenti di gerai handphone .
" mbak tolong berikan saya handphone iPhone keluaran terbaru yang cocok untuk anak muda zaman now " pinta pak Dion
Karyawan pun mengeluarkan dan menunjukkan beberapa handphone dengan model terbaru .
" yang ini pak " ucap karyawan toko
kebetulan saya juga pakai, karena modelnya bagus ,ram nya gede ,cameranya juga sangat jernih " karyawan menjelaskan kelebihan dari hp yang dipegangnya .
" Oke mbak , kalau begitu bungkus !!" ujar pak Dion.
Setelah pak Dion membayarnya , dia pun kembali ke mobil.
__ADS_1
" lama amat sih " pekikku dalam hati