
lebaran telah usai
hari ini tante dan om ku pun akan kembali ke kampungnya.
" Terimakasih yaaa Ra. .Selama kami disini kamu sudah mengajak kami keliling kota , jalan-jalan ke mall dan makan enak " kata Tante dan istri Om ku.
" Iya sama-sama !!!!"
aku juga membawakan mereka oleh-oleh untuk dibawa pulang ke kampung.
mereka pulang naik mobil .
karena aku sengaja menyewa mobil khusus untuk mereka pulang.
Setelah keluarga dari kampung pulang .sekarang tinggal adikku Naura dan suaminya.
kebetulan adik iparku diberi waktu cuti selama 1 bulan.
dan besar kemungkinan mereka akan menghabiskan waktu lebih lama bersama kami.
"masih pagi udah rapih aja . .
kan kantor masih libur , memangnya Laura mau Kemana ?????" tanya mamaku
" aku mau pergi menjenguk maminya Juna ma .
sebentar lagi juga dia datang untuk menjemputku "
" Ya ampun kak !!!
mau -mau aja kakak menjenguk orang jahat seperti itu " sambung Naura
" aku yakin semuanya akan baik-baik saja kalian tenanglah sedikit " kataku
Tiiittttttt. .
bunyi klakson mobil dari luar.
Tuhkan Juna udah sampai. aku pergi dulu ya dadahhhhh. . .
aku pergi hanya berdua dengan Juna . karena papinya Sudah lebih dulu berangkat.
tidak berapa lama kamipun sampai.
Aku melihat maminya sedang mengobrol dengan papinya Juna . .
maminya terlihat sangattt kurus
aku sempat mendengar pembicaraan mereka
" Pi . . . tolong beri tahu Laura mami sangat menyesal
mami berjanji akan merestui mereka berdua
bahkan mami rela di penjara seumur hidup asalkan Laura mau memaafkan mami"
" Iya . . mami berdoa saja semoga ada keajaiban " kata papi Juna
" Aku sudah memaafkan Tante kok !!!!
dan aku akan mencabut laporan ku supaya Tante bisa berkumpul dengan keluarga lagi " kataku
Juna ,Tante sienta dan juga Om Ando kaget
" Ka. . ka. . kamu yakin Ra ????
aku tidak salah dengar kan ???" kata Juna
Tante sienta langsung berlari dan memelukku.
" Lauraaaa. . terimakasih . .
huhuhuhu. . . " Tante Sienta menangis seakan-akan dia tidak percaya kalau sebentar lagi dia akan bebas .
setelah kami mengurus semuanya. Minggu depan Tante sienta akan dibebaskan.
" mi kalau begitu kami pulang dulu ya !!!!
soalnya Juna harus mengantar Laura dia ada urusan "
" Iya sayang hati-hati ya !!!!
sekali lagi terimakasih yaaa Laura sayang , Tante tidak tau harus berkata apa lagi padamu "
" Iya Tan sama -sama"
" Kenapa tadi kamu berbohong , padahal kan aku tidak ada urusan " kataku pada Juna
" gak apa-apa aku pengen berduaan sama kamu " kata Juna
dia bukannya mengantarku pulang.
malah membawaku kerumah mantannya
rumah mantannya Persis di depan rumah mereka.
Tok . . tok . .tok . .
"Assalamualaikum " ucap Juna
__ADS_1
" Walaikumsalam , eh ada Juna ayo silahkan masuk mas " ucap seorang wanita yang umurny kira-kira 15 tahun . dia cantik dan putih.
dia juga sepertinya agak mirip denganku.
" Halooo Tante minal Aidin walfaizin " kata Juna dan menyalam ibu dan ayah mantannya.
" ini Laura yang diceritakan mama mu ya ???
ya Allah. . . mirip bangat sama almarhum Delyn
" kata ibunya Delyn
Delyn nama mantannya Juna
" Iya Bu . . doakan yaaa semoga Juna dan Laura akan segera menikah ,soalnya sebentar lagi mama juga akan bebas " kata Juna
ibunya Delyn menunjukkan beberapa foto delyn padaku.
Delyn juga keluarga konglomerat sama dengan Juna makanya orangtua mereka sangat menyetujui hubungan mereka ,meskipun waktu itu mereka masih duduk di kelas 1 SMA.
dia memang sangat mirip denganku.
bedanya aku lebih montok sedikit dari delyn, bola mataku coklat sedangkan dia hitam , rambutku lurus dan Delyn keriting. . tapi dari bentuk wajah kami tidak ada bedanya .
ada juga beberapa foto mereka di puncak.
Juna menggendong delyn .
entah kenapa melihat foto itu ada rasa cemburu di hatiku. padahal aku tau kalau Delyn itu sudah tidak ada.
setelah pulang dari rumah Delyn ,Juna membawaku kerumahnya .
" Heiiii. . kok dari tadi diam terus sihh,kenapa sayang ????
kamu tidak bahagia kalau kita menikah tanpa harus bertunangan lagi ???"
aku tidak mau menjawab pertanyaan dari Juna
'' tuhkan masih diem . . kenapa sihhh
ayo cerita donggg honey"
" sebenarnya aku tadi cemburu saat melihat fotomu dengan Delyn apalagi pas kamu menggendongnya dipuncak"
" Astagaaa . . honey jadi gara-gara itu makanya kamu diem
hmmmm. . kamu cemburu yahh???
ayo ngaku aja deh "
Juna pun menggendongku dia membawa ku kekamarnya.
kalau gak aku teriak nih "
" lohh ... tadi katanya cemburu
giliran digendong malah disuruh lepas gimana sihhhh honey "
papinya Juna belum pulang dari penjara.
meskipun suasana lebaran rumah Juna sepi tidak ada tamu yang datang.
dia membuka kamarnya dan menutupnya kembali pakai kaki.
" kita mau ngapain disini , jangan macam-macam yaaa Jun , aku belum siap punya anak . keanu masih kecil " kataku
" Haha. . hahaha. . hahah.
Astaga my honey
siapa yang mau bikin anak ????
jangan berfikiran kotor dulu " Dion mencubit pipiku.
" masuk kamar berduaan terus mau ngapain dong ????? " tanyaku
" aku mau memberikan mu surprice ,tutup mata dulu "
juna membuka lemarinya dan mengeluarkan cincin .
lalu dipasangkannya di jari manisku
" ayo sekarang buka matanya "
" cakeppppo bangettt Jun " kataku
lalu Juna mencium keningku
" i love you calon my wife "
" i love u to calon my husband " jawabku
"Ayoooo sekarang aku antar pulang. makanya jangan fikirannya negatif Melulu Hahahaha. . Haha. . haha. . .
" Juna malah menertawai ku.
setelah Juna mengantarku pulang akhirnya akupun sampai dirumah.
" kok rumah sepi yaaaa . . . orang-oranh yang dirumah pada kemana ????"
__ADS_1
Kupanggil -panggil Naura dan juga mama tapi tidak ada yang menyahut.
lalu aku menelpon mamaku
" Halo. . . mama dan Naura dimana ???
kok ga ada dirumah ???
" mama lagi jalan-jalan dong. emangnya kamu doang yang bisa jalan-jalan .." kata mama
mereka jalan-jalan pakai mobilku.
Setelah seminggu berlalu.
akhirnya maminya Juna keluar dari penjara.
mereka datang kerumahku membawa rombongan.
" maksud kedatangan kami kesini ingin melamar putri ibu Laura.
karena Laura dan Juna saling mencintai sejak lama" kata papinya Juna memulai pembicaraan
" Iya Bu saya juga minta maaf sebesar-besarnya atas perbuatan saya.
saya berjanji akan memperlakukan Laura dengan sangat baik." sambung maminya
" Kalau saya sih tidak bisa banyak bicara . semuanya tergantung anak saya Laura. yang akan menikah dia dan yang akan menjalaninya juga dia .
saya akan menyetujui keputusannya apapun itu yang penting anak saya Bahagia saya juga ikut bahagia " kata mamaku.
orangtuanya Juna memberikan uang 1 M sebagai tanda jadi bahwa aku sudah di lamar
Setelah lamaran Selesai ,hari dan tanggal sudah ditentukan . keluarga Juna pun pulang.
meskipun aku akan menikah aku masih tetap melakukan aktifitasku seperti biasa . aku berangkat ke kantor .
"Hallo Ra selamat pagi " kata Erika
" pagi mbak . .mbak sebenarnya ada yang ingin aku katakan.
aku akan menikah dengan Juna . mereka sudah datang kerumah untuk melamar ku"
" Hah ????
bagaimana bisa kamu menikah dengannya , sedangkan maminya masih di penjara "
Erika memang belum tau kalau Tante Sienta sudah bebas.
" Tante Sienta sudah bebas mbak. justru dia yang ingin aku menikah secepatnya dengan Juna .
maafkan aku mbak , aku baru bisa kasih tau sekarang .
kalau yang membebaskan Tante Sienta sebenarnya adalah aku.
karena aku dengar sendiri kalau dia akan berubah. " kataku
" terserah kamu deh Ra. . yang pasti jangan ada penyesalan di belakang.
apapun pilihanmu aku selalu mendukungmu kok tapi jangan lupa untuk ziarah ke makam mas Dion untuk meminta restunya !!!"
belum lama kami mengobrol
alarm kantor berbunyi
tut. . tut. . tut . .tut . .
semua karyawan berhamburan keluar dari kantor
termasuk aku dan Mbak erika langsung berlari keluar dari kantor .
Airrr ... Air. . airrrr. . .
teriak para karyawan-karyawan
kantor kebakaran ada yang korslet.
Kantor Pemadam kebakar sudah di telpon tapi belum juga datang-datang
semua orang panik dan berteriak
Aku dan mbak Erika hanya bisa minta tolong. .
kami langsung lemas melihat api yang membara didepan kami
semuanya sudah hangus .bahkan mobil pemadam kebakaran sudah 10 unit yang dikerahkan . tapi tidak ada yang tersisa.
aku Erika dan semua karyawan menangis dan sedih atas kejadian ini .
semuanya terjadi begitu cepat .
perusahaan yang ditinggalkan mas Dion habis seketika dilalap sijago merah.
3 hari sudah berita ini berlalu tetapi pemberitaan di tv masih saja tersiar.
Juna yang mendengar berita ini turut bersedih dan terus menguatkanku
sekarang aku sudah tidak bekerja lagi.
begitu pula dengan Erika .
__ADS_1
Untungnya Erika masih punya usaha yang lain . jadi meskipun perusahaan sudah terbakar . dia tidak akan jatuh miskin.