Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta

Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta
8. Bab 8. Naura kembali


__ADS_3

Selesai PKL adikku Naura pun kembali kerumah.


Tok. .tok . .tok


"Assalamualaikum " ucap Naura dari luar


" Walaikumsalam " kataku . dan membukakan pintu dan membantunya mengangkat kopernya dan juga barang-barangnya kedalam .


" awas kak hati-hati ini sangat berat loh !" ujar Naura


" oo...iya mama dimana kak , kok aku tidak melihatnya ??" timpalnya


" biasalah ,mama lagi dirumah Bu Desi


bentar lagi juga pulang kok kok !" kataku dengan menyahut pertanyaan dari adikku ku itu.


Aku dan adikku Naura sedang sibuk merapikan dan mengeluarkan isi yang ada didalam kopernya


tidak lama kemudian mamaku pun datang


" Naura kapan sampai ???" tanya mamaku langsung


" Baru aja sampai ma " ujar Naura dan mencium tangan mamaku.


" tadi kamu naik apa ??" lanjut mamaku bertanya lagi


" dari lokasi PKL aku naik bus transit 2 kali .terus turun di terminal lalu naik angkot kesini . " Naura menjelaskan rute perjalanannya yang lumayan panjang.


" Kenapa kamu tidak menelpon , kan bisa kujemput biar tidak ribet


apalagi harus mengangkat dan membawa barang banyak begini !" kataku


" Sok-sokan mau jemput segala , mau jemput pake apa ???


pake sepeda??" ujar Naura


"Gila kali pake sepeda, ya naik motor lah !! " kataku dengan ketus


"kamu gak tau Ra , kalau kakakmu Laura sekarang sudah punya motor.


tuh lihat di depan " jelas mamaku sambil menunjuk ke arah motorku yang terparkir di depan rumah .


" katanya bosnya meminjamkan untuk sementara. tapi mama ga percaya


buktinya sampai sekarang belum juga dikembalikan.


paling sudah dikasih pria tua itu untuk selamanya .entah apa yang sudah dia lakukan untuk membalas kebaikan pria tua itu.


mungkin dia sudah memberikan perawannya kali sebagai balasannya." Ucap mamaku


Aku tau mamaku berbicara seperti itu untuk menutupi kesedihannya. dalam hatinya yang paling dalam pasti dia juga tidak menginginkan kalau aku harus mengorbankan keperawananku pada pria tua seperti Dion hanya karena sebuah sepeda motor ,dan materi lainnya.


" iiihhh mama ngomongnya kok gitu sih !


udah ah . . Naura pusing ..mau mandi dulu udah gatel dari tadi " Ujar Naura.


Naura berdiri dan mengambil handuk yang di gantung di belakang pintu.


aku juga langsung masuk kamar .sedangkan mamaku masih terus lanjut merapikan barang-barang Naura.


Besok sudah mulai aktif kembali sekolah.


aku tidak punya uang lagi , sedangkan uang yang diberikan pak Dion kamaren sudah kuserahkan semua pada mamaku tanpa tersisa.


akhirnya aku berniat untuk meminta uang lagi pada Dion.


Kringgg. . kringgg. .kringgg


aku menelpon Dion


" Halo Tuan putri , ada apa ??


kangen yaaa" tanya Dion

__ADS_1


" Iya sayang kangen banget !


kangen pengen peluk kamu ketemuan yuk " ujarku


" Iya boleh-boleh aja , tapi nanti ya . . setelah pulang dari kantor


Tuan putri datang kerumah dinas aja langsung " pintanya


" Iyaaa sayang . kalau begitu sampai ketemu nanti ya i love you " kataku dan mematikan telponnya.


...****************...


Jam 5 sore aku langsung berangkat dari rumah.


dan tidak berapa lama aku sampai di depan rumah dinasnya Dion.


karena semua orang yang tinggal di sini mengenal Dion dan juga mengenal baik keluarganya .


jadi kalau mau masuk kerumah Dinas Dion .


aku terlebih dulu harus memastikan melihat dan memantau sekitar lokasi kalau kira-kira sudah aman dan terlihat sepi baru aku boleh masuk ke dalam rumahnya.


kebetulan sore ini sangat sepi .tidak butuh waktu lama aku pun langsung masuk dan ku gaskan sepeda motorku ke garasi


Dion juga dari tadi sudah membukakan pintu pagar rumahnya .


Dion mengunci kembali pagar dan pintu setelah aku masuk.


"kesini aja harus butuh perjuangan yang ekstra " kataku


setelah ku buka helm ku . aku langsung menyandarkan punggungku di sofa


"Haha. . haha . .haha " Dion tertawa terbahak-bahak


"gitu aja udah nyerah , gimana kalau istri dan anak -anak ku tahu kalau kamu berpacaran dengan Ayah mereka


lebih parah lagi dong perjuangan nya " ucap Dion.


"Yaaa jangan sampai ketahuan la " sahutku


aku berdiri lalu kupeluk tubuhnya yang sedikit buncit


" mmuuuachhh. .wangi bangat sih ! " ujarku


Dion pun membalas ciumanku dan memelukku.


Dia mengangkat lalu menggendongku masuk kedalam kamar


satu persatu dia membuka kancing bajuku dan meremas kedua gunung kembarku.


karena sudah tidak sabar dia langsung memasukkan rudalnya dengan cepat.


"Aaaauuuuuuu" aku berteriak kesakitan


" pelan - pelan sayang " ujarku


Setelah kami selesai melakukannya.


Dion langsung mandi dan memakai kembali bajunya.


Begitu juga dengan ku.


" kamu tau nggak kenapa aku menyukaimu ????" Dion memberikan pertanyaan padaku sambil mengeluarkan kacang yang di toples dan memasukkannya ke mulutku


" Karena aku cantik kan ???


Hahahah. . hahah" kataku dengan sangat pede


" Iya betul sekali.


tapi .......selain kamu cantik , kamu juga punya body yang bagus .


apalagi saat di ranjang oooohhhhhh aku gak kuat, kamu terlalu hot tuan putriku " ucap Dion

__ADS_1


Dion seolah mengangkat dan membuat ku terbayang melayang tinggi hingga ke angkasa.


" Mmmmmmm . . makasih sayang ku


kamu juga ganteng dan Hot kalau di ranjang Hahahaha. . hahaha. . hahaa" kataku dengan membalas pujiannya lalu tertawa cekikikan


5 menit kemudian kekasih ku Dion pun mengajak ku makan.


karena sebelum aku sampai dirumah nya tadi .


Dion sudah memesan dan mempersiapkan mamakanan terlebih dulu untuk kami berdua.


setelah selesai makan.


tidak terasa ternyata jam di dinding sudah menunjukan pukul 9 malam.


" Sayang , udah jam 9 malam aku pulang dulu ya.


kalau terlalu malam nanti mamaku marah " kataku


" Oke tunggu sebentar ya Tuan putriku " pinta Dion


Dion pun kembali masuk ke dalam kamar


aku tau kalau dia pasti sedang mengambil uang.


tidak berapa lama Dion pun keluar dari kamar


dia memberikan ku uang 2 juta .


" Ambillah. .ini untukmu


kamu bisa pakai uangnya untuk keperluanmu.


beli baju atau belanja-belanja.


kalau kurang tinggal telpon saja aku ." ujar Dion padaku.


" Ini banyak bangat sayang .


terimakasih ya !!!


kamu memang pengertian sekali " kataku


Kalau Dion terus memanjakan ku dengan uang, uang dan uang aku juga akan terus mencintainya apapun halangan dan rintangannya aku pasti akan menghadapinya .


sekalipun ia sudah tua dan punya keluarga tidak akan jadi masalah bagiku asalkan aku bahagia.


setelah diluar sudah aman akupun langsung pulang kerumah.


pukul 9 .30 aku baru sampai dirumah.


kulihat dari luar ternyata rumahku sudah gelap.mungkin mamaku & Naura sudah mematikan lampu & tidur.


Tok . .tok . .tok


" Mama....Naura ....buka pintunya !!" kataku


tidak berapa lama lampu pun dinyalakan dan mamaku membuka pintu.


" Kamu dari mana aja sih Laura.


kamu tidak tau waktu ya ????


sekarang sudah hampir jam 10 dan kamu baru pulang .


kamu ini masih anak sekolah loh !!!" mamaku memarahi dan membentakku


" Maaf ma. . baru juga jam 10, kecuali jam 12 baru mama marah-marah padaku" ujarku dan melangkah masuk ke dalam kamar.


aku memang sering berdebat dengan orangtuaku.


beda dengan adikku Naura.

__ADS_1


Dia selalu patuh apapun yang dikatakan mamaku.


__ADS_2