Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta

Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta
58. Menikah


__ADS_3

Sekarang aku lagi sibuk dengan urusanku. karena hanya tinggal beberapa hari lagi aku dan Juna akan menjadi suami istri .


kringggg. . . kringggg. . kringggg


" Haloo. . . sayang " kataku


" iyaaaa. . haloo honey hari ini kita fiting baju ya sekaligus foto prewedding


jam 2 siang aku jemput "


tidak berapa lama aku dan Juna pun berangkat


aku memilih warna baju merah ...


" Sayang ini bagus kan ???" warna merah atau biru Dongker '' tanyaku


" bagusan Dongker dong merah mah terlalu cerah " kata Juna


" Iyaaa sama kalau menurut saya juga bagusan Dongker " sambung mbak-mbak vendor


dan akhirnya aku memutuskan untuk memilih warna Dongker tapi dengan desain yang berbeda.


aku lupa kalau aku dan Juna berbeda selera .


Hanya Dion yang tau kalau kesukaanku sebenarnya warna yang terang.


setelah selesai fiting baju kamipun pergi kesebuah pantai.


orang-orang menamainya dengan


sebutan ratu pantai selatan.


tapi ini hanya nama bukan sebuah cerita seperti yang ada di film-film ataupun dongeng sebelum tidur.


selain kami ada beberapa orang vendor yang ikut juga ke pantai .


yang bagian kostum dan juga fotografer.


meskipun aku sudah pernah menikah.


tapi pernikahan ku kali ini pernikahan yang akan di gelar dengan acara besar-besaran.


" Yang pertama kita tema putih dulu ya " ucap fotografer


aku dan Juna ganti kostum dimobil dengan bergantian


aku memakai kemeja putih lengan panjang dan celana jeans warna biru dengan aksesori bando bunga di kepala dan kacamata hitam.


sama dengan Juna . tapi dia memakai celana Levis pendek warna biru dan kacamata hitam juga.


aku dan Juna berhadap-hadapan .


hidungku dan hidungnya bersentuhan .untung saja ini hanya foto semata dan banyak orang yang menyaksikan kalau tidak Juna sudah pasti langsung menggigitku.


kami melakukan adegan ini sesuai dengan permintaan tukang foto


kami akan melanjutkan sesi pemotretan kedua setelah senja mulai terlihat.


Setelah acara kedua selesai . Juna mengajak anak-anak untuk makan di tepi pantai.


vendor sedang sibuk merapikan peralatan mereka .


" Kita makan dulu yaaa . . sudah pada lapar kan ????


kebetulan disini makanannya sangat enak-enak " kata Juna


selesai makan jam 10.00 malam. waktu benar-benar tidak terasa dan juna pun mengantarku untuk pulang.


Hari ini acara sengaja dikosongkan .karena Juna sudah berjanji akan menemaniku ke makam suami pertamaku.


" mbak . . besok rencananya aku mau ziarah ke makam mas Dion. . .mbak ikut yah!!!! "


kukirim pesan WhatsApp untuk Erika


"Iya Laura. . besok ketemu disana aja " balasnya.


jam 9 pagi Juna sudah sampai dirumah.


dia sedang asik dengan Keanu. Keanu juga sangat senang kalau ada Juna.


karena Juna selalu memanjakannya dengan membawa mainan setiap hari kerumah.


" Sayang. . mama pergi dulu sama om sebentar yaa " kataku.


" tidakk mau . . Keanu pengen ikut "


" Yasudah . .


Keanu ikut aja apa salahnya sih sayang. .


lagian kan mau ziarah ke makam papinya . dia juga pasti sangat rindu papinya " sambung Juna


Akhirnya Keanu juga ikut dengan kami .


tidak lupa aku membawa kembang dan buku Yasin juga .


mobil kami dan mobil Erika tiba secara bersamaan .


Erika juga tenyata membawa Samuel dan Gihina .


Erika baru saja keluar dari mobil .


keanu langsung berlari kepelukan Erika.


" Mamiiii...... . "teriak Keanu dengan sangat girang


Erika juga membalas pelukan Keanu dan menciumnya.


"Ayokkkk . . " ajak Erika padaku dan juga Juna


seperti biasa mengirimkan doa untuk suami kami tercinta.


" Assalamualaikum mas...


aku kemari untuk minta ijin .

__ADS_1


kalau sebentar lagi aku akan menikah dengan Juna. .


Juna mencintaku sama seperti mu mas. dia juga menyangi anak kita keanu''


kataku


" dan maafkan kami mas


kami belum bisa menjaga wasiat mu. sekarang perusahaan peninggalan mu sudah tidak ada akibat kecelakaan " sambung Erika dengan nada yang lirih.


" Mas Dion aku berjanji akan menjaga Laura dan anak kalian sepanjang hidupku " Ucap Juna


setelah dari pemakan aku Juna dan mbak Erika pulang.


Dekorasi pernikahan ku sangat mewah . .


keluarganya Dion mengadakan acara di gedung hotel termahal.


belum dengan tamu undangan yang hampir 1000orang


aku dan Juna bak princess dan pangeran .


dengan menggunakan gaun warna Dongker dan berlian-berlian yang menghiasi leher dan jemari tanganku.


...****************...


Saudara Juna bin Ando


saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Laura Cyntia Veronika binti Mahmud dengan mas kawin 171995 dibayar tunai


Bagaimana dengan para saksiii


"Sah ????" Tanya pak penghulu.


" Sah. .sah . .sah "sahut saksi dan semua tamu


" Wahai Laura Cyntia Veronika ku jadikan engkau jadi istriku . dan aku siap lahir batin untuk menjaga dan melindungimu sampai akhir khayatku " ucap Juna di hadapan semua orang


" Wahai engkau Juna kuterima engkau jadi suamiku dan aku Laura sebagai istrimu akan selalu berada di belakangmu dan mendukungmu dan hidup bersamamu selamanya " menjawab ucapan Juna dihadapan semua orang


" Prokkk. . .prokkkk. .prokkk " bunyi tepuk tangan yang meriah


Juna mencium keningku dan aku membalas mencium punggung tangannya.


Setelah selesai acara resepsi pernikahan.


aku masuk ke kamar Juna . kamarnya dihiasi dengan bunga mawar merah yang bertaburan di atas tempat tidur


dengan tulisan " I LOVE YOU "


kucopot satu persatu yang menempel dirambutku dan kubuka baju ku rasanya sangat sesak karena sengaja dibuat sempit .


" Ahhhh. . akhirnya sedikit lega "


akupun melanjutkan untuk mandi


Juna masih di luar entah apa yang dia lakukan disana .


Setelah aku selesai mandi ku pakai baju piyama yang agak longgar dan tipis untuk menarik perhatian dari suamiku.


tapi tetap saja batang hidung Juna belum kelihatan.


" Sayanggg. . ayo bangun sayang ''


aku terbangun dan melihat ke arah jarum jam


" kamu dari Mana aja sih Jun ????? jam 12 baru masuk kamar!!


ini malam petama kita setelah menjadi suami istri . . ehhh kamu malah nganggurin aku.


padahal dari tadi aku berharap kamu datang dan melakukan sesuatu untukku " kataku dengan sedikit mengomel


" Istriku . . . masa kamu tidak mengerti sih.


dibawah kan masih banyak tamu ,dan tadi aku mengantar tanteku ke bandara sebantar ..


maaf ya. . aku tidak memberitahu mu dan membuatmu jadi marah-marah " kata Juna.


" baru tadi berjanji didepan banyak orang kalau kamu akan membuatku bahagia sekarang malah di ingkari dan membuatku sedih "


aku memalingkan muka dan membelakanginya.


" Istriku kok jadi begini sih ????


kan suamimu ini sudah minta maaf


jadi ceritanya ga dimaafkan nih "


aku memutar badanku dan berbalik


kusenderkan kepalaku di bahunya.


" Kan aku pengen sayanggg. . . masa kamu ga ngerti sihhh " kataku


" Hmmmmmm. . ternyata sekarang istriku yang lebih agresif ya "


Juna pun membuka kancing - kancing bajuku


sampai tempat tidur semuanya ikut bergoyang.


dia ******* lembut bibirku.


dan menekan rudal sampai aku berteriak


sampai keringat membasahi tubuh kami .


dan ku gunakan jurus liar ku .


karena aku juga tidak pernah mau kalah.


setelah Selesai.


aku kekamar mandi dan pakai handuk .


setelah dari kamar mandi kutarik selimutku dan ingin istirahat karena kelelahan .

__ADS_1


tapi tidak selesai sampai disitu .


Juna ikut masuk kedalam selimut dan dia meminta agar kami melakukan sesi kedua


mau tidak mau aku paksakan untuk meladeninya walaupun mataku sudah 5 Watt.


Aku terbangun dan kulihat jam di dinding ternyata sudah menunjukkan pukul 8 pagi .


" Sayanggg ayo bangun.. temani aku kebawah aku lapar bangat dari tadi cacing diperutku berpesta " kataku karena memang perutku sudah keroncongan .mungkin karena kelelahan yang membuatku lapar.


" hoammmmm. . yaudah yok "


Juna kelihatannya masih mengantuk


tapi kupaksa saja, karena ini pagi pertamaku dirumah ini .aku masih canggung apalagi masih banyak tamu .


" Akhirnya pengantin baru turun juga "


kata bibinya Juna


" Oiaaa ma. . . tadi malam ada yang teriak loh !!


mama dengar ga sih " kata anak bibinya Juna .anak itu masih kelihatan polos mungkin dia masih kelas 4 SD


"Husssss. . . mana ada yang teriak "sambung maminya


aku yang mendengarnya hanya tersipu malu dan diam lalu mengikuti Juna melangkah ke dapur


dengan sengaja aku mencubit pinggang Juna


" Awwwwww. . " refleks Juna berteriak


sore hari semua saudara Juna pulang .


maminya dan papinya Juna sudah memesan tiket .mereka akan pergi ke eropa.


"Laura. . . kamu jaga Juna baik-baik ya


karena mami & papi akan pergi liburan ke Eropa selama 6 bulan.


kami tidak mau mengganggu rumah tangga kalian yang sedang mesra-mesranya" kata ibu mertuaku


" Iyaaa mi . . " kataku


aku dan Juna mengantar mereka ke bandara


" Sayang nanti kita singgah dirumah ya " kataku


dan kamipun singgah dirumahku.


aku membawakan makanan untuk mama dan Keanu . karena Keanu sangat suka dengan pisang coklat.


" mami . . . aku tidak mau disini ,aku maunya sama mami dan om Juna aja "


" Sayangg. . . jangan panggil om Juna lagi yah


panggil papi " kataku


"sayang . . . kita disini aja ya. .


kalau keanu pergi nanti Arif main sama siapa dong ????? " kata Naura untuk membujuk Keanu tetap dirumah.


akhirnya Keanu pun mau dibujuk untuk tetap tinggal dirumah.


karena mama & Naura juga tau kalau mertuaku sedang pergi ke eropa.


mereka tidak mau mengganggu acara pengantin baruku dengan Juna .


"yasudah ma . . kami pulang dulu ya . ."


aku pamit pulang


" loh . .kenapa pulang


menginap disini saja !!!" kata mamaku


" besok aku kerja ma . .


besok kami main kesini lagi kok setelah aku pulang dari kantor " sambung Juna


Aku dan Juna pun pulang dan akhirnya sampai dirumah.


Juna mematikan lampu .


" kenapa kita tidak ke bioskop saja " tanyaku


" karena disini lebih romantis dan mengerikan jadi diamlah filmnya akan segera dimulai " ucap Juna


aku dan Juna menonton film horor sesekali Juna memasukkan popcorn kedalam mulutku.


Tiba- tiba saja hantunya keluar dari kuburan dan mengejarku


aaaaasa. . . tolong .. Juna tolong aku


aku belum siappp untuk mati " kataku berlari dan berteriak


karena hantunya sudah mulai mendekati ku


Tolong. . aku masih saja terus berteriak Sakin takutnya aku juga sempat menangis sesenggukan. .


" Sayang. . sayang. . ayo bangun kamu kenapa ?????"


Juna membangunkanku


Dan ternyata aku hanya bermimpi.


Juna pun mengambil Air minum untukku .


'' tenanglah sayang ... tidak usah menangis lagi.


kan cuma mimpi .


ayo kita tidur lagi "


Juna pun memelukku .

__ADS_1


Sekarang aku dan Juna sudah hidup bahagia.


Dengan suami yang tanpan rupawan dan harga yang berlimpah.


__ADS_2