Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta

Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta
7. Bab 7 . PKL selesai


__ADS_3

2 Minggu Setelah aku dan Adi putus .


Adi sudah tidak pernah datang kerumah lagi.


Pagi ini aku berangkat ke kantor seperti biasa


semenjak mama tau kalau aku fiks berpacaran dengan bosku . semenjak itu pula mamaku tidak pernah membuatkan bekal untukku .


aku berangkat tanpa bekal dan pamit.


kebetulan mama juga sedang dirumah Bu Desi .karena Bu Desi & suaminya sudah berangkat kerja jadi mamaku stand by dirumah bu Desi menjaga Humaira gadis kecil mungil yang berusia 14 bulan.


7.20 aku telah tiba di kantor .


aku masuk keruangan pak Dion.


" Pagi pak " sapa ku


" pagi juga Tuan putri ,


jangan panggil bapak dong panggil Yank atau mas kek !!" pinta pak Dion


sedangkan Dion selalu memanggilku dengan sebutan tuan putrinya .


" pagiii Mas yank " kataku cekikikan


" Hmmmm. .malah ngeledek ! " ujarnya sambil memencet hidungku yang mancung.


Masih pagi tapi sudah banyak tumpukan berkas di atas meja Kekasih baruku itu .


" perlu di bantuin gak yank ???" ujarku


dengan sengaja menggodanya lalu duduk di pangkuannya .


aku menggunakan seragam sekolah ku & dia rapih menggunakan kemeja lengkap dengan dasinya.


bagaikan anak kandung dengan seorang ayah.


" ini sih bukan ngebantuin namanya , tapi ngerecokin " kata pak Dion


Dia melarangku bertingkah berlebihan Dikantor .


karena kalau satu orang saja yang mengetahui hubungan ku dengannya pasti akan bocor dan sampai ke telinga istri dan juga anak-anaknya.


saat aku sedang duduk di pangkuannya dan mencium bibirnya


tiba -tiba salah satu karyawan masuk keruangan kami , dia kebablasan masuk tanpa mengetok pintu terlebih dahulu


" Srettttttt" bunyi pintu yang tiba-tiba terbuka


aku melihat seorang pria yang tidak lain adalah karyawan yang membantuku saat memotocopy berkas kemaren.


aku langsung kaget dan meloncat dari pangkuan kekasihku itu .


" Maaa. . maaa . maaf pak


maaf kalau saya sudah mengganggu


saya hanya mau minta tanda tangan bapak " ucapnya dengan suara terbata-bata dan langsung menyerahkan Map warna coklat dan terus menundukkan kepalanya


" Lain kali kalau mau masuk ruangan atasan harus permisi terlebih dahulu.


disini kamu sudah di ajarkan tata Krama bukan ???


saya tidak mau kalau hal ini terjadi kedua kalinya.


dan yang kamu lihat tadi anggap saja kamu tidak melihatnya , dan jangan sampai saya dengar gosip yang tidak enak tentang saya di kantor ini !

__ADS_1


kalau sampai itu terjadi saya tidak akan segan-segan untuk memecat kamu


paham kan ????" Ucap pak Dion dengan suara membentak lalu menyerah map coklat itu kembali


pak Dion benar&benar sangat gusar dengan wajah yang begitu sangar


semenjak PKL di perusahaan ini baru kali pertama aku melihatnya marah kepada karyawan


" Iya saya benar-benar minta maaf pak


saya tidak akan mengulanginya lagi


dan saya tidak akan berani bercerita ke siapapun apa yang telah saya lihat barusan.


kalau begitu saya permisi dulu pak " Jawabnya dengan sangat ketakutan dan berjalan keluar terbirit-birit.


" Tuh kan !!


kamu udah tau sendiri kan kenapa aku melarang mu untuk bertingkah berlebihan di kantor ini.


bukan karena tidak cinta atau tidak sayang


tapi masalahnya akan panjang " ucap Dion


" Iya mas maafkan aku.


namanya juga aku gregetan pada kekasihku


tapi aku berjanji tidak mengulanginya lagi !!" ujarku


Akhirnya Dion pun memaafkan ku meski wajahnya masih kelihatan marah dan kesal.


dia melanjutkan pekerjaannya dan aku ikutp membantunya mengerjakan tugas-tugas yang ada di atas meja hingga selesai.


...****************...


satu persatu kami memasuki ruangan staff dan karyawan untuk pamit .


terakhir kami memasuki ruangan bos Dion kekasih hati Laura chandrika .


" Pak terimakasih sudah mengajarkan kami ilmu diperusahaan ini dan menerima serta membimbing kami dengan sangat baik .


dan kalau ada kata atau sifat kami yang kurang berkenan di hati bapak selama kami disini mohon di maafkan , " Ujar kami bertiga


" Iya sama -sama semoga kalian sukses selalu salam untuk guru-guru & orangtua kalian " kata pak Dion


sebelum kami keluar dari kantor kami meminta untuk foto bersama dengan pak Dion.


setelah selesai sesi foto kami menyalam tangan pak Dion dan keluar dari kantor.


Tidak lupa pak Dion memberikan kami sebuah amplop yang berisi uang.


" amplop isi nya uang.


jadi bisa kalian pakek untuk makan-makan setelah pulang dari sini , selebihnya bisa kalian bagi-bagi .


sebenarnya saya sudah berniat ingin mengajak kalian semua makan-makan sebagai bentuk perpisahan di antara kita.


tetapi karena saya masih harus menyelesaikan tugas yang menumpuk jadi saya tidak bisa ikut " Ujar pak Dion


" Iya pak tidak apa-apa kok kami mengerti !!


terimakasih ya pak " timpal Sanrina.


aku terus menatap Dion sesekali melemparkan senyuman genitku padanya


"Eh apaan si lu, genit bangat .

__ADS_1


gak sopan tau senyum -senyum begitu sama atasan !! " ujar Septi sedikit berbisik dan menyenggol ku .


" Ya elah !!


begitu doang dibilang gak sopan !!" cetusku


Aku dan ketiga temanku pun keluar dari kantor.


kami berunding di bawah pohon dekat kantin


kami membuka amplop yang diberikan pak Dion


kami membuka isinya


" Waowww. . 2 juta say banyak bangat " ujar Rukaiya


Untuk anak se usia kami 2 juta memang sudah sangat banyak.


orangtua kami aja hanya memberikan uang 15 ribu perharinya


5 ribu jajan 10 ribu ongkos pergi dan pulang ke tempat PKL ataupun kesekolah .


" lumayan !!


kalau kita bagi 3 kita dapat 5 ratus ribuan


dan sisanya kita pakai untuk makan-makan


gimana menurut kalian ???" tanya sanrina


" Iya setuju .


kita makan di pondok ijo aja biar ga mahal-mahal bangat " sambung Septi


" Ya elah pondok ijo Mulu , Bosen .


kali-kali Pizza kek , cukup kok uangnya bahkan lebih " kataku


Akhirnya kami ber empat memutuskan untuk makan pizza.


Septi dan Sanrina naik angkutan umum


aku dan Rukaiya mengikuti mereka dari belakang.


Setelah selesai makan Pizza


Rukaiya pun membagi-bagikan sisa uang yang didalam amplop.


Kamipun pulang.


aku baru tiba dirumah jam 7 malam.


"Assalamualaikum " ucapku


" Walaikumsalam " ujar mama dari dalam dan membukakan pintu.


" Ma....ini untuk mama " kataku lalu menyerahkan sisa uang yang sudah kami bagi-bagi.


" memangnya pria tua itu sudah mulai menyetor uang padamu ??" tanya mamaku


" Yaudah deh kalau gak mau , di jelasin juga gak bakalan percaya . jadi percuma !" kataku


" yaudah mana uangnya sini !" timpal mamaku


Tanpa menolak , jelas saja mamaku menerima uang yang ku berikan .


karena Minggu besok mama harus membayar uang arisan .

__ADS_1


meskipun sebenarnya mama menerima dengan keadaan terpaksa karena mamaku pasti tau kalau uangnya dari kekasihku Dion .kalau kata mama " pria tua ".


__ADS_2