Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta

Revisi Dan Pindah Ke Novel Cinta Dan Harta
4. Bab 4 . Kekasihku Ady LuLus


__ADS_3

" Ini untukmu ambillah " pak Dion menyodorkan Bingkisan yang berisi kotak handphone yang baru saja dia beli di gerai tadi.


pelan - pelan aku membukanya " Waow. . ini bagus bangatttt, ini beneran untukku pak ????" tanyaku


" Ya untukmu. .


soalnya dari kamaren saya perhatikan handphone mu di cas terus di ruangan saya .


dan anggap ini upah kerjamu yang sudah membantu saya membawakan berkas meeting tadi " Ucap pak Dion


" Terimakasih banyak ya pak !!!" kataku


Karena sudah malam pak Dion mengantarkan ku pulang.


20 menit perjalanan aku dan pak Dion pun tiba .


" Pak disini aja , soalnya mobil tidak masuk sampai kedalam " kataku


" Oke baiklah "


pak Dion mengulurkan tangannya dengan memberikan kode supaya aku mencium punggung tangannya.


setelah aku mencium punggung tangannya akupun turun dari mobil.


Baru 20 langkah aku berjalan kedalam gang.


aku melihat Ady pratama berdiri di dekat motor bututnya.


" Kamu di antar sama siapa ???" tanya nya dengan memperhatikan yang sedang aku pegang .


saking bahagianya aku lupa memasukkan hp baruku kedalam tas


" mmmm. . itu


tadi a. .aku di Anter sama bos kami " jawab ku dengan sedikit terbata-bata


Entah apa yang difikirkan ada tentangku tapi dia tidak marah padaku.


dia hanya lebih banyak diam Semenjak aku PKL di kantor perusahaan pak Dion


" Naiklah . . aku antar kerumah, daripada kamu jalan " pintanya


aku dan Ady tiba dirumah.


"duduklah biar aku ambilkan minum" ujarku


Ady duduk dan mengobrol dengan mamaku.


mama mengobrol dengan Ady sambil menggosok pakaian yang berserakan .


" Maaf ya di masih berantakan " ucap mamaku


" Tidak apa- apa Tante . dirumah juga udah biasa melihat seperti ini !!" jawab Adi


pekerjaan orangtua Adi sama dengan mamaku.


ibunya menggosok pakaian tetangga. dan ayahnya bekerja sebagai security di sebuah perusahaan.


Adi anak satu-satunya . terkadang kalau tugas kuliahnya sedang tidak banyak Ady juga freelance bekerja sebagai driver ojek online .


tidak berapa lama setelah Ady mengabiskan teh buatanku ,dia pun pamit pada ku dan mama untuk pulang .


" telpon Adi sekarang ra, sebelum terlanjur jauh " ujar mamaku


" Emangnya kenapa lagi ma ???" tanyaku dari bilik kamar dan sedikit meninggikan suara ku.


" Ini Handphone nya ketinggalan " tukas mamaku

__ADS_1


" Enak aja !!


ini hp aku ,bukan hp Ady " kataku dan langsung membuka kotak handphone baruku


"kamu dapat uang dari mana untuk membeli hp ???"


Ady yang membelinya untukmu " lanjut mamaku dengan rasa penasaran


" Bukan ma , Adi juga mana punya uang buat beliin hp untukku, tapi pak Dion yang sudah memberikannya padaku.


Pak Dion adalah menager dan pemilik berusaha tempat ku PKL ma , dia sangat kaya " kataku dan membangga-banggakan dengan sedikit bercerita tentang pak Dion


" Mana mungkin dia memberikan mu hp baru .


padahal dia saja baru mengenal mu beberapa Minggu terakhir ini.


biasanya kalau Lelaki memberikan kita sesuatu itu pasti sudah ada niatnya yang lain " titah mamaku


" mama jangan langsung soudzon .sudah bagus dia memberikan hp ini padaku.bukannya bersyukur malah mikirnya aneh-aneh !" pekikku


meskipun aku paham maksud dari perkataan mamaku.


apalagi sampai mamaku tau harga hp yang diberikan pak Dion sampai belasan juta .


bisa -bisa mamaku langsung mengusirku dan mengeluarkan ku dari kartu kelurga.


Aku masuk ke kamar dan memainkan hp baruku.


kupindahkan semua file-file yang ada di hp lama.


sesekali aku berpose dengan gaya alay.


" Wahhh. .cameranya bagus bangattt " batinku dengan sedikit kegirangan.


"Tapi benar juga sih kata mama.


dan tiba-tiba aku teringat kejadian saat turun dari mobil saat pak Dion mengulurkan tangannya .


" Hmmm... aku menarik nafas dengan sangat dalam .


tapi gak apa-apalah kalau memang dia suka padaku ya wajar aja sih, aku kan memang cantik lagian tidak ada salahnya kan malah aku beruntung kalau dekat dengannya orang kaya sepertinya."


aku berbicara sendiri di depan kaca


jam 7.20 aku & Ady sudah sampai di tempat PKL ku.


'' Makasih ya di , semoga nanti sidangnya berjalan lancar amin.... " ucapku dengan menyemangati kekasihku itu


setelah mengantarku Ady langsung putar balik ,karena hari ini Ady akan mengikuti sidang di kampus tempat dia kuliah.


Seperi biasa aku naik ke atas & masuk ke ruangan pak Dion


" Siapa yang mengantarmu tadi ???"


tiba-tiba suara pak Dion mengagetkanku keluar dari kamar mandi .


" ya ampun saya kaget pak !!


saya fikir bapak belum sampai di kantor soalnya dari tadi saya tidak melihat bapak " aku sengaja mengalihkan pembicaraan.


aku tidak tau kenapa pak Dion bisa melihat Ady


"iya . .yang saya tanya siapa yang mengantar Laura tadi ??" tanya pak Dion kembali


" Ohhhh. . tadi itu sepupu saya pak " jawabku dengan berbohong.


" Sepupu. . apa sepupu????

__ADS_1


bukan sekali saya melihat pria tadi mengantarmu tapi setiap hari , dia pacar mu kan ??? jujur aja deh !!"


pak Dion sepertinya sengaja memancingku


" Iya pak... dia pacar saya .kami pacaran sudah hampir 1 tahun.


dia yang menjemput dan mengantar saya setiap hari kesini " kataku


" Ohhh begitu !!!


kenapa dia mengantarmu ??


memangnya kamu tidak punya motor ?? " tanya pak Dion lagi


" Tidak punya pak !!" jawabku dengan lirih


" Oiaa. . Laura saya boleh minta tolong ,


tolong kamu pijitin bahu saya !!"


"tapikan aku bukan tukang pijit " batinku


dan mencoba melakukan perintah managerku


aku memjit bahu pak Dion dengan pelan- pelan


" oekkk"


sesekali pak Dion bersendawa


" Makasih yaaa . . ternyata kamu ada bakat jadi tukang pijit " ucap pak Dion meledekku.


aku dan pak Dion pun melanjutkan pekerjaan.


jam 11 siang hp ku didalam tas berdering


Kringggg. .kringggg. . kringgg


" Halo di " kataku dengan suara yang sangat pelan.


aku takut pak Dion mendengarnya dan memarahiku telponan diluar jam kerja.


" Hallo Ra. . Alhamdulillah akhirnya aku lulus sidang dan tinggK menunggu wisuda " Ucap Ady dengan suara tangis bahagia


" Selamat ya sayang "


suaraku sedikit lebih kuat dari tadi .akhirnya pak Dion pun mendengarnya dan menatapku


" Yaudah di aku lanjutkan pekerjaan ku dulu" aku langsung menutup telpon dari Ady dan langsung mengerjakan tugas yang sudah di berikan pak Dion.


jam 12 Siang


Tok . .tok. .tok . .


" permisi pak "


OB yang bekerja di kantor mangantarkan makanan untuk pak Dion.


dan ternyata pak Dion juga memesan untukku.


setelah OB keluar pak Dion mengajakku makan bersama di ruangannya.


tidak ada yang aneh karena selain capek turun tangga setiap hari, kebetulan hari ini tugas pak Dion memang sangat menumpuk .


semuanya harus dikerjakan dan harus siap hari ini juga.


Selesai makan . sebelum kami melanjutkan pekerjaan

__ADS_1


pak Dion meminta nomor Hp ku.


__ADS_2