
Jam 7 pagi
Ady pratama sudah datang untuk menjemputku.
" Masuk dulu di " ujar mamaku dari dalam
" Iya Tante " Adi mematikan motornya dan masuk ke dalam.
Dia melihat aku sudah rapih dan tinggal berangkat.
" Maaf ya di . .mulai hari ini kamu tidak usah menjemput ku lagi !!
aku bisa berangkat sendiri, Bosku sudah memberikan motornya padaku , kamu lihatkan motor warna merah yang di depan " kataku
aku tau mungkin perasaan Ady sedang hancur bak disambar petir mendengar kata-kata yang keluar terucap dari mulutku.
sebenarnya aku juga tidak tega padanya .
tapi kalau pak Dion sempat tau dan melihat kalau Adi mengantarku lagi, bisa-bisa dia akan menarik kembali motornya yang dipinjamkan padaku.
" Ohh. . iya tidak apa-apa kok Ra kalau memang kamu sudah tidak mau ku jemput lagi.
tapi masih bolehkan aku datang bertamu ke sini " ujar Adi
" Tentu boleh dong nak !
tidak ada yang melarangmu untuk datang kerumah ini ." sambung mamaku
aku & Adi keluar dari rumah
aku mengendarai motorku arah kota sedangkan adi balik arah pulang kerumahnya .
****************
jam 4 setelah pulang dari kantor aku melanjutkan perjalananku ke sebuah tempat makan lesehan ayam geprek pondok ijo .
Aku dan Adi sudah berjanji akan bertemu disana.
tidak berapa lama akupun sampai .
kulihat motor Adi ternyata sudah sampai duluan ,lalu kuparkirkan motorku bersebelahan dengan motornya.
aku berjalan menuju pondok Yang sudah Adi pesan.
" Maaf ya aku lama " ujarku
" Iya tidak apa-apa kok !!
__ADS_1
Oiya . .mau pesan apa ???"
tanya Adi padaku
Aku dan Adi memesan nasi goreng seafood dan lemon tea dingin.
aku sangat sering makan ditempat ini dengan Adi .
meskipun adi bukan orang kaya ,dia selalu berusaha untuk membahagiakan aku semampunya.
" katanya tadi mau bicara .
mau bicara apa ???" ujarku
" aku harap kamu berkata dengan jujur
sebenarnya ada hubungan apa antara kamu dengan bos mu ???" ujar Ady pratama
"tidak ada hubungan apa-apa hanya antara anak dengan bapak
kan dia sudah mengangkat ku sebagai anaknya " kataku dengan berbohong
" tidak usah berbohong padaku.
aku tau kok , mungkin dia bisa memberikanmu apa aja yang kamu mau.
karna dia punya harta yang berlimpah .
tapi kamu tau sendiri meskipun aku begini aku selalu berusaha untuk membuat mu bahagia
tapi setelah kamu PKL di perusahaan itu dan bertemu dengan bos mu aku merasa semuanya berubah
bahkan kamu tidak punya waktu untukku lagi.
mengangkat telpon dariku saja kamu banyak alasan.
tapi gak apa-apa kok kalau memang kamu maunya sama dia Monggo silahkan !!
dan aku pilih untuk mundur. " Ucap Ady
" Iya maaf. . sebenarnya aku dan bosku sudah ada hubungan spesial . dan kami sudah berpacaran hampir 2 Minggu
jadi cari saja perempuan yang lain.
pasti banyak kok perempuan yang mau menerima lelaki baik seperti dirimu .dan yang pasti itu bukan aku .
dan terimakasih untuk memberikan waktumu selama ini padaku , meskipun tidak jarang aku memarahi mu tanpa alasan yang tidak jelas dan mengatur-ngaturmu. jadi sekali lagi tolong maafkan kesalahan ku " ucapku pada Adi
__ADS_1
"tanpa kamu minta maaf padaku aku sudah terlebih dulu memaafkanmu.
dan tidak usah menyuruhku untuk mencari penggantimu.
setelah hubungan diantara kita sudah selesai
aku akan fokus mencari pekerjaan yang bagus mencari uang sebanyak-banyaknya dan menolong orangtuaku
dan suatu saat aku akan mencari penggantimu tapi tunggu setelah aku sukses kelak " ujar Adi Pratama
meskipun aku sudah menggoreskan luka di hati Adi , dia tidak marah atau kecewa padaku.
dia hanya bersedih dengan keadaannya yang tidak bisa membuat aku bahagia.
sedangkan dia tau kalau aku wanita yang suka mengaturnya dan suka marah- marah kalau keinginanku tidak terpenuhi .
Adi sudah berjanji tidak akan menggangguku lagi dan Adi memutuskan hubungan di antara kami.
Adi dan aku pun pulang.
" Kamu hati-hati dijalan ya !!
kalau ada apa-apa kabari aku langsung
aku masih ada untukmu disaat kamu membutuhkan aku walau hanya sekadar teman curhat " ucap Ady
tanpa kusadari tiba-tiba air mataku berlinang ,air mataku terus bercucuran di pipi
" Huhu. .huhu. . huhu .
Maafkan aku " pintaku sambil memeluknya dengan erat.
" Iya . .iya tidak usah menangis lagi " ujarnya membalas pelukanku dan mengusap air mataku
Aku dan adi pun pulang.
Setelah sampai dirumah aku masih teringat pada Adi
" Ping !!!!"
ku coba mengirimkan pesan dari WhatsApp ke nomor Adi
tapi hanya centang 1 dan foto ku yang sedang berpelukan dengannya sudah di hapus.
bahkan ia tidak memiliki foto profil lagi.
ku telpon juga hanya memanggil
__ADS_1
aku juga sudah tidak melihat kapan dia terakhir membuka WhatsAppnya.
" Mungkin adi sudah memblokir ku " batinku.