Rindu Tiada Akhir

Rindu Tiada Akhir
2 Tahun Lalu Part 7 - Silahturahmi


__ADS_3

Salwa sedang bersiap-siap dikamarnya, Taqi menunggunya di ruang tamu ditemani keluarga om Hari. Salwa merapikan bingkisan untuk mama Taqi dan kado Firman, ibunya memilihkan dress floral dengan warna soft, membuatnya terlihat feminim. Ya sudah seminggu, dari Salwa pulang ke Bandung, belum ketemu dengan Taqi lagi, Salwa merasa cukup gugup. Seminggu ini selain bekerja, bapa intens menghubunginya, juga mengobrol dengan om Hari dan ateu Hana, sekaligus merencanakan acara pernikahan Salwa dan Taqi sepulang dari Semarang nanti. Sambil menghembuskan nafas panjang, Salwa keluar dari kamar langsung menuju ruang tamu.


"cieee,,, berbunga-bunga gini" ejek Sani


"hussh jangan ledekin orang, kasian anak aku nanti jadi jail lagi" ucap Aldo


Ya beberapa hari kemarin Sani mengumumkan kehamilannya, membuat Aldo mempersiapkan pengunduran diri dari kantornya di Jakarta, serta mengambil perumahan untuk mereka tinggali. Karena Sani hamil, mereka bertukar kamar, Salwa ke atas dan Sani ke bawah.


"ini berkah dari kamar pengantin tahu, jadi Salwa ketemu jodohnya hahahaha" canda Sani


"hush kamu tuh doain dong Salwa dan Taqi biar segalanya lancar ya" kata ateu Hana "tuh memang serasi Salwa sama Taqi tuh" lanjut ateu Hana sambil memperhatikan Salwa yang duduk disamping Taqi, membuat mereka salah tingkah.


"oke jadi Alhamdulillah keluarga Salwa tidak keberatan baik ibu ataupun bapak, nah gimana mamanya Taqi" tanya om Hari


"Alhamdulillah om insya Allah mama juga setuju"


"Alhamdulillah" jawab semuanya


"berarti tinggal acara ke Semarang, gimana Salwa rencananya"


"iya om, Salwa dulu yang berangkat pakai kereta, hari kamis malam nanti, jumatnya Salwa udah cuti"


"iya maaf ya Sal aku ga jadi anter, padahal mau sekalian liburan" kata Sani


"iya ga apa-apa San, kan harus jaga kondisi"


"iya om dan ateu juga maaf ga bisa nemenin, maklum ya udah tua kalau perjalanan jauh itu harus santai ya ga bisa waktu singkat, nanti capek. Alhamdulillah nih Ridho mau ikut perwakilan ateu dan om" kata ateu Hana


"iya ateu ga apa-apa, Sabtunya Taqi baru ke bapak"


"oh iya Taqi sama siapa?"


"bawa kendaraan rencananya sama Tansi om nanti kesini jemput Ridho, Jumat pagi berangkat dari Bogor, nginep di sana, minggu pagi baru pulang sekalian jemput Salwa"


"oke dho ayah nitip teh Salwa ya"


"siap yah, nih hotel buat nginep udah ridho booking nih ka"


"wuaah maaf ka Taqi belum sempet cek dho"


"ridho juga harus sopan nanti ke wa Dimas dan istrinya ya" kata ateu hana


"iya nanti ridho selfie deh sama istrinya wa Dimas, biar mama ga penasaran hahaha" ateu Hana dan Sani langsung mencubit Ridho. Om Hari dan semuanya tertawa melihat mereka.


"ya Alhamdulillah kalau gitu udah siap ya semuanya, Taqi Salwa yang sabar ya, kebetulan kondisinya memang tidak seperti biasa, jadi pendekatannya pun ga biasa, ya mudah-mudahan semuanya lancar ya, salam ya Qi ke mama, sama Tami, maaf nih om sekeluarga ga datang"


"iya ga apa-apa om, makasih banget ya om" jawab Taqi

__ADS_1


"oh iya ini kado dari kita buat Firman, Sani minta doa juga ya buat detun" kata Sani


"wuaah makasih San"


"salam ya buat Tami"


"nih ateu ngasih ini aja buat mama ya Qi"


"makasih banyak teu, kalau gitu semuanya Taqi sama Salwa pamit ya, assalamualaikum"


"waalaikum salam"


"hhhh ga nyangka tuh Taqi bakal jadi sama Salwa" kata Sani


"iya, itu semua berkat pernikahan kita juga San, akhirnya kita bertiga bisa jadi saudara ya, tahu gitu dari dulu ya San kita kenalin Salwa sama Taqi" kata Aldo


"ya jodoh ga kemana, mama tuh sampe khawatir itu Salwa, takutnya ga mau nikah dia, ya yah?"


"ya Alhamdulillah mah, ayah akhirnya mau melepas anak perempuan lagi, ga nyangka bakal secepat ini. oh iya gimana do proses resignnya?"


"Alhamdulillah udah pengajuan sebulan ini ya back up kerjaan sisa aja yah, bulan depan baru fix pindahan"


"ya mudah-mudahan lancar dan sebelum bulan depan juga udah ada panggilan disini"


"iya yah aamiiin, sekarang juga Aldo mulai gencarin freelance design, jadi bisa mengisi kegiatan kalau kosong"


"aamiiin aamiiin, iya maaf juga nih yah mah Sani masih disini mungkin sampai nanti lahiran, karena rumahnya masih progress, mudah-mudahan cepat bisa ditinggali"


"ya ga apa-apa mama senang kok, apalagi ini cucu pertama mama"


"iya jadi rame ya disini"


"mumpung masih ada kesempatan bisa berkumpul, nanti kalau semuanya sudah berpisah dan berkeluarga ya paling tinggal kita berdua lagi ya yah"


"iya mah nanti kalau ridho menikah terus pindah, kan ada tiga kamar, kita sewakan aja mah hehehe, tapi khusus putri nanti syarat-syaratnya ayah buat"


"ayah nih ya nanti juga Sani pasti tengokin"


"hahahaha biar ramai aja nih rumah"


"iya bagus tuh mah buat kosan temen Ridho"


"engga ah cowok ga mau ga bisa beresin" kata mama


"hahahaha"


Perbincangan keluarga ini, selalu saja diakhiri tawa bahagia

__ADS_1


...^^^*******^^^...


Dirumah Taqi, Salwa mengikuti semua acara rangkaian aqiqah Firman, sambil berkenalan dengan Tami dan suaminya serta Arif Kakanya Firman yang baru berusia dua tahun, Tansi dan mama Taqi, disana hadir juga Afi dan Edi. Setelah acara aqiqah selesai, Salwa dan keluarga Taqi bercengkrama di ruang tamu. Taqi masih sibuk mengkoordinir kru-nya.


"Jadi ini Salwa?! Sini duduk samping mama" Tansi menggeser duduknya agar Salwa bisa duduk.


"Iya Tante"


"jangan panggil Tante, mama aja, duh maaf ya baru diajak ngobrol sama mama, habis Taqi tuh bukannya dari dulu bilang sama mama kalau kamu calonnya, padahal udah beberapa kali ketemu ya"


"Ya mah kayak ga kenal a Taqi aja" kata Tansi


"Disini gini Salwa cuek cuek, ga Taqi ga Tansi Tami juga sama walau perempuan. Alhamdulillah ini dikasih suami yang perhatian nih mas Nata" tunjuk mama ke mas Nata yang sedang mengasuh Arif.


"iya Alhamdulillah ya mah Taqi akhirnya nyusul juga"


"Tami mana kita kumpul ini nyambut calonnya Taqi"


"Tami lagi menyusui mah dikamar"


Taqi menghampiri mereka dan duduk sebelah Tansi


"nah mah ini Salwa calonnya Taqi"


"kamu tuh kenalin pas ada acara keluarga"


"ya gimana Taqi sama Salwa kan sibuk mah"


"jadi gimana ini rencananya?" tanya mama


"Taqi mau menikah sama Salwa"


"ohhh, langsung menikah engga lamaran dulu"


"ya om Hari walinya Salwa saranin gitu, karena kan orang tua Salwa jauh, ibunya di Bandung bapanya di Semarang"


"Taqi udah ketemu orang tua Salwa?"


"ya baru ibunya pas kemarin ke Bandung, Minggu depan Taqi sama Tansi mau ke Semarang sekalian jemput Salwa disana"


"oh Salwa ke Semarang kapan"


"Kamis depan pakai kereta malam, jadi Salwa nginep disana sampai ka Taqi jemput mah"


"ohh begitu, berarti mama juga harus ke Semarang ya sama Bandung untuk silahturahmi"


"ya liat nanti deh mah, biar kita dulu aja yang kesana"

__ADS_1


Obrolan mereka pun mulai ke acara pernikahan Taqi dan Salwa.


__ADS_2