Rumah Misterius

Rumah Misterius
Peristiwa tengah malam 2


__ADS_3

Kini sudah malam dan waktunya untuk tidur, tadi aku juga sudah makan malam bersama mama dan juga bi Santi.


Aku merebahkan tubuh ku di tempat tidur dan memakai selimutku, saat aku akan memejamkan mata, tiba tiba hp di meja sebelah tempat tidurku bergetar, mau tak mau aku pun mengecheknya. Ternyata ada pesan dari grub yang berisikan aku, Ara dan Dio.


๐ŸSARAO๐Ÿ


subjek grub telah diganti menjadi '๐Ÿsarao๐Ÿ'


Ara:guys nama grubnya aku ganti (20.58)


Ara:bagus kan? (20.58)


Anda:SARAO itu apa? (20.58)


Ara:itu singkatan nama belakang kita (20.58)


Anda:ohh iya ya (20.58)


Ara:gimana?bagus nggak? (20.59)


Anda:iya bagus kok๐Ÿ˜ (20.59)


Dio:serah lu (20.59)


Ara:besok main yok guys,mumpung besok libur (20.59)


Ara:kamu libur kan Ris? (20.59)


Anda:iya,mau kemana? (21.00)


Dio:taman kota mau? (21.00)


Anda:mau (21.00)


Ara:okee taman kota aja (21.00)


Anda:okeyy๐Ÿ˜‰ (21.01)


Anda:jam berapa tapi? (21.01)


Dio:jam tujuh aja, kan masih pagi dan nggak banyak orang (21.01)


Ara:iya bener, kamu gimana Ris? (21.02)


Anda:emm bentar ya,aku tanya mama dulu (21.02)


Aku akhirnya meletakkan hp ku ke meja lagi, lalu pergi ke kamar mama untuk minta ijin dan bertanya. Dan ku harap mama belum tidur.


"Ma aku besok boleh nggak main ke taman kota sama temen temenku" Tanyaku.


"Boleh, jam berapa?" Tanya mama.


"Jam 7 bisa nggak ma?" Tanyaku.


"Bisa,nanti sekalian mama kerja, trus kamu pulang jam berapa?" Tanya mama.


"Kalo itu sih ngga tau ma, kalo mama nggak bisa nanti aku naik ojol aja" Kataku.


"Emang berani?" Tanya mama.

__ADS_1


"Berani kok ma, sampe kapan aku mau gini terus?" Terangku.


Ya memang aku ini tidak mudah berinteraksi dengan orang baru namun untuk kali ini aku akan mencobanya.


.


๐ŸSARAO๐Ÿ


Anda:bisa kok guys (21.05)


Ara:yuhuu, okeyy (21.05)


Dio:good (21.06)


Aku meletakkan hp ku dan akhirnya memejamkan mata dan pergi ke alam mimpi.


.


Aku terbangun di tengah malam, padahal matahari terbit masih lama sekali.


Ting ......tingg .......tingg......


Tiba tiba ada suara yang terdengar begitu nyaring di telingaku, sontak aku aku pun merinding. Suara ini seperti pagar besiku yang diketuk ketuk. Aku berharap agar peristiwa kemarin tidak terulang lagi.


Tokk tokk tokk


Suara ketukan dari luar jendela. Aku pun langsung kesana, membuka tirai jendela dan....tidak ada apa apa disini. Apa ada orang iseng? apa tanaman yang tak sengaja mengenai jendelaku?


Jika kalian lupa kamar ku ini berada di lantai dua, jadi tidak mungkin kalau orang. Jikalau tanaman juga tidak mungkin karena di dekat kamarku tidak ada tanaman besar, lantas...apa itu?


Tak cukup sampai disitu, tiba tiba jendelaku terbuka dan membuatku merasakan desiran angin malam, padahal aku akan menuju tempat tidur. Mau tak mau aku harus menutup jendelanya.


Tanpa aba aba aku langsung lari ke kamar mama, dan mama yang mendengar jeritanku tadi lantas terbangun dari tidurnya.


"hahhh...hahhh..hah" Deru nafasku yang tersenggal senggal sesampainya di kamar mama.


"Ada apa menjerit di tengah malam seperti ini?" Tanya mama heran.


"Itu maahh...ituu.." Kataku masih dengan nafas yang tersenggal senggal.


"Oke okee ...tarikk nafas....buanngg..., oke katakan ada apa?" Ucap mama.


"Ada tangan misterius yang menghadang jendelaku!!" Jelasku.


"Hahhh??!!" Teriak mama.


Mama pun langsung menuju ke kamarku diikuti diriku yang berada dibelakangnya. Saking takutnya aku memegang baju belakang mama dan menutup mataku.


"Apaa? tidak ada apa apa tuh?" Kata mama.


"Lohh tadi ada ma..saat aku mau nutup jendela tiba tiba tangannya menghadang ma!" Terangku.


"Lalu kenapa kamu buka jendela malam malam gini?" Tanya mama.


"Aku juga nggak tau, tiba tiba jendelanya buka buka sendiri" Terangku.


Mama pun melangkahkan kakinya menuju jendela kamarku, aku pun terus membuntuti mama dari belakang takut jika terjadi apa apa.


"Mana nggak ada apa apa nihh, udah ah mama mau tidur,masih ngantuk, kamu sih malem malem ganggu tidur mama aja! "Omel mama kepadaku.

__ADS_1


"Iya deh maa, aku ikut ke kamar mama ya" Ucapku.


"Terserah kamu aja" Ucap mama.


Aku pun mengikuti mama menuju ke kamar mama, lalu berbaring di tempat tidur mama.


Kejadian tadi masih terngiang ngiang di kepalaku, aku yang tak mau terus terusan memikirkan hal tersebut pun akhirnya memilih untuk tidur, karena dengan tidur aku akan mendapat ketenangan baik jiwa dan raga.


.


Malam berganti pagi, kicauan burung seakan menyambut diriku saat bangun tidur. Aku menoleh ke sebelahku dan tak melihat sosok mama disana.


Aku melangkahkan kaki menuju kamarku untuk mandi, meskipun aku masih takut akan hal kemarin, aku harus tetap berani.


.


Seusai mandi, aku memakai sedikit bedak di wajahku dan parfum di bajuku. Lalu aku pergi ke bawah untuk sarapan pagi.


"Waahh sarapannya apa tuh" Ucapnya sembari menuruni tangga.


"Nih, ayam goreng" Kata mama yang sudah berada di meja makan bersama bi Santi.


"Wihhh enak tuh" Ucapku.


Kami semua sarapan dengan penuh canda tawa dan kegembiraan, awal yang indah di pagi hari.


.


Kini, aku telah berada di dalam mobil bersama mama, mama akan mengantarku menuju taman kota.


"Kamu udah bawa uang jajan belum?" Tanya mama.


"Udah kok ma, tenang aja" Jawabku.


"Udah siapin apk ojolnya belum?" Tanya mama lagi.


"Udah maa" Jawabku.


"Kita mampir ke supermarket bentar ya" Ucap mama.


"Kenapa?" Tanyaku.


"Beli minum, mama haus, sekalian juga kamu bawa minum, nanti biar kalo haus kan mudah" Terang mama.


Aku pun mengiyakan saja, lalu mama memberhentikan mobil di depan supermarket.


Okey, untuk kali ini aku tidak akan membeli es krim, karena ini masih pagi dan kalian tau lah nanti aku pasti dimarahin mama.


Aku dan mama hanya membeli 2 botol air minum dan 1 snack untukku lalu kami membayarnya di kasir.


.


"Oiya pembantu yang buat bersihin kolam sama halaman depan itu bakal dateng kalo nggak Minggu ini ya Minggu depan, katanya sih secepatnya" Terang mama.


"Oo, terus nanti nginep juga apa pulang sore gitu?" Tanyaku.


"Orangnya katanya datang pagi pulang sore, karena dia rumahnya juga nggak terlalu jauh dari rumah kita" Terang mama.


"Oooo" Ucapku.

__ADS_1


__ADS_2