
Kini aku sudah sampai di taman kota, tapi Ara dan Dio belum memperlihatkan batang hidungnya.
Akhirnya aku menunggu mereka di salah satu tempat duduk yang berada di dekat sana, sampai seorang anak kecil datang kepadaku.
"Kak pagi pagi sudah disini ya?" Tanyanya padaku.
"Iya, kamu sedang apa disini?" Tanyaku balik.
"Aku sedang main main saja kak" Jawabnya.
"Dengan siapa? sepertinya kamu sendirian?" Tanyaku lagi.
Belum sampai anak kecil itu menjawab pertanyaanku, tapi ada yang memanggil namaku yang membuatku langsung menoleh.
"Haii Riss, kamu ngomong sama siapa?" Tanya Ara yang menghampiriku.
"Kamu nggak liat ya? kan aku ngomong sama anak in..lah kok nggak ada?" Terangku sambil kaget, pasalnya tiba tiba anak itu menghilang entah kemana, tapi jika dia berlari atau jalan kan pastinya aku dengar ,tapi ini..tidak?
"Nah loh manaa?" Tanya Ara.
"Ehh tadi beneran loh disini ada anak kecil gitu" Terangku.
"Udah ah kamu jangan ngarang" Kata Ara.
"Oh iya, Dio mana sih kok belum dateng?"Tanya Ara.
"Iya nihh, coba kamu telfon aja Ra" Jawabku.
Ara pun dengan cepat mengeluarkan hp dari tasnya dan hendak menelfon Dio.
"Heyy gess, lama ya?" Tanya Dio yang menghampiri kami dengan santainya.
"Banget, liat nih udah jam berapa!!" Jelas Ara sambil menunjuk nunjuk jam tangannya.
"Udah ah ayo kita masuk dulu" Ajakku sambil melerai mereka.
Lalu kami masuk ke taman kota, disana terdapat berbagai tanaman yang indah juga pepohonannya yang rimbun tak lupa dengan udara yang sejuk yang memberikan hal positif bagi kesehatan.
"Ihh bagus banget bunganya! gue mau foto ah" Seruku sambil mengeluarkan hp dari tasku.
Aku sudah beberapa kali melihat tanaman tanaman indah yang seperti ini tapi setiap melihatnya aku selalu terkagum kagum akan ciptaan Tuhan yang satu ini.
"Iya nih, eh tolong sekalian fotoin gue dong yo" Suruh Ara pada Dio.
"Ogah ah, mending gue fotoin lo didepan toilet umum itu!" Terang Dio sembari menunjuk toilet umum.
"Ihh apa apaan sih, udah lah ayoo fotoin pokoknya!!ngga ada penolakan!!" Terang Ara pada Dio.
Akhirnya Dio hanya pasrah dengan apa yang disuruh sahabatnya itu, aku yang melihatnya hanya menggeleng geleng kepala.
"Ihh kok lo fotoinnya jelek banget sih yo" Terang Ara pada Dio.
"Tadi minta difotoin gantian udah difotoin malah marah marah, trus kalo jelek jangan marah marah ama gue salah sendiri mintanya ke gue!itu tuh resiko namanya! lagian mungkin lu nya aja yang emang jelek!" Terang Dio pada Ara.
__ADS_1
"Udah ah kalian ini apaan si, udah nih aku fotoin aja kamu Ra, diemm!!" Terangku.
"Nahh sipp hasil fotonya lumayan, makasih Riss kamu emang sahabat terbaik akuu, nggak kayak yang ituuu, ituu bukan temen gue sih" Terangnya lalu menatap ke arah Dio.
"Ehh sejak kapan kita temenan?" Tanya Dio.
"Udah ah, mending kita beli jajan jajan apa kek gitu" Ucapku.
"Ke warung soto itu yok, situ sotonya enak loh" Ajak Dio sambil menunjuk ke arah warung soto dekat situ.
Lalu kami melangkahkan kaki ke warung yang ditunjukkan Dio tadi. Disana lumayan banyak pengunjung yang datang untuk makan.
Dan akhirnya pun sampai juga di warung sotonya. Kami memilih bangku yang berada di pojok.
"Aku pesenin ya" Kata Dio yang mengambil ancang-ancang untuk berdiri.
"Iya" Jawab aku dan Ara.
"Oh iya, kalian minumnya apa?" Tanya Dio.
"Aku es jeruk, kamu apa Ra?" Jawabku.
"Samain aja dah" Jawab Ara.
"Okee" Jawab Dio.
.
"Terimakasih" Jawab kami bersamaan.
Aku langsung berdoa lalu segera melahap soto itu, karena aromanya sungguh menggoda.
"Wihh bener lo yo, sotonya enak banget, the best lah" Kataku.
"Bener banget Riss" Kata Ara.
"Siapa dulu....Dioo..." Katanya sambil sok ganteng.
"Euhh" Kataku dan Ara bersamaan.
Aku pun juga melihat Dio yang sungguh lahap saat makan, dan membuatku tak heran jika dia punya badan yang sebesar itu.
.
Seusai dari warung soto tadi,kami kembali ke taman kota lagi.
"Kemana lagi nih kita?" Tanyaku.
"Lhaiya kemana ya?" Jawab Dio.
"Emm apa gini, kita jalan jalan aja ke arah sana, nanti kalo ada yang bagus, kita datengin gimana?" Terang Ara.
"Boleh deh" Jawabku.
__ADS_1
.
"Kita ke toko buku itu yuk" Kataku sambil menunjuk toko buku yang berada di seberang jalan.
"Skuyy" Jawab Dio.
Lalu kami menyebrang jalan dan masuk ke toko buku tersebut. Disana terdapat berbagai banyak buku, mulai dari dari buku pelajaran, novel, kamus, komik dan masih banyak lagi yang tak bisa ku sebutkan satu satu.
Sampai akhirnya aku menemukan novel yang selama ini aku cari cari, novel yang ku pilih ini bergenre horor.
"Kalian udah nemu buku kalian belum?" Tanyaku pada mereka.
"Aku sih udah, Dio nih belum" Ucap Ara.
"Sabar dikit napa sih, ngga sabaran amat jadi orang"Kata Dio yang tengah memilih milih buku.
.
Setelah selesai memilih buku, kami pun membayar buku yang kami beli di kasir. Lalu kembali lagi ke taman kota.
"Kita istirahat di sini dulu ya, capek nih abis jalan" Kata Ara sambil menunjuk gazebo disana.
Akhirnya kami duduk di gazebo tersebut sambil menikmati pemandangan yang indah dan juga ikan ikan yang berada di kolam, karena gazebo yang kami tempati ini dekat dengan kolam ikan.
.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11. Akhirnya aku, Ara dan Dio memutuskan untuk pulang.
Mereka sudah pulang terlebih dulu, sedangkan aku harus menunggu pak ojolnya datang dulu.
.
Dan setelah ojolnya datang,aku menerima helm dan memakainya, jika sudah aku naik dan motor pun dilajukan.
"Sesuai alamat ya dek" Kata pak ojolnya.
"Iya" Kataku.
Sebenarnya aku agak sedikit takut karena ini pertama kalinya aku naik ojol, sebenarnya yang kutakutkan hanyalah jika pak ojolnya itu membawaku ke suatu tempat terpencil dan mengurung diriku di salah satu rumah disana..ngerikan?
.
Sesampainya di depan rumah, aku mengembalikan kembali helmnya lalu membayar ke pak ojolnya.
"Bintang limanya ya dek" Kata pak ojol.
"Siap pak" Balasku.
Lalu aku membuka gerbang dan melangkahkan kaki menuju masuk ke dalam rumah.
Belum sampai masuk ke dalam rumah, tapi aku melihat, ada sosok laki laki yang sedang menyirami tanaman di halaman rumahku, aku sedikit takut karena sebelumnya aku tidak pernah melihatnya.
Kenapa dia sembarangan masuk ke dalam rumah orang tanpa permisi? lalu dia dengan enaknya menyirami tanaman di halaman rumah orang itu? siapa dia sebenarnya?
__ADS_1