
->Selamat membaca<-
Adit yang tak jadi makan, akhir nya kembali lagi ke kantor.
tok tok tok
suara pintu ruangan Adit di ketuk seseorang
"masuk..." adit mempersilah kan orang itu masuk
"permisi,,, pak Adit" sapa anton orang peracayaan Adit
"ada apa?"
"begini pak Adit, cabang kita di Sumatera sedang ber masalah, ada beberapa pembangunan di hentikan. pak tino kepercayaan anda juga sedang sakit keras" lapor anton
"apa kamu bisa mengganti kan pak tino?" tanya adit yang memang butuh orang yang dia percaya kan kesana untuk menyelesai kan permasalahan yang ada
"jika pakAdit, mempercaya kan saya. saya siap" anton siap melaksana kan tugas
"kamu berangkat besok lusa" perintah Adit
"baik Pak Adit" anton keluar dari ruangan Adit
_
"sayang, kita mau kemana?" tanya arsyah pada kekasih nya
"aku punya kejutan buat kamu" dion berbalik dan tersenyum pada arsyah. membuat hati arsyah semakin berbunga bunga
mobil yang di kendarai dion dan arsyah akhir nya sampai di sebuah danau yang sangat indah, dion kemudian mengajak arsyah turun.
Di pinggir danau itu dion memberikan sebuah cincin emas putih pada arsyah.
"sayang, kamu..." kata kata arsyah terputus saat dion memasang kan cincin ke jari manis nya
"ini tanda nya aku serius sama kamu syah. semoga papa kamu segera merestui kita" kata dion dan kemudian memeluk arsyah
saat mereka berpelukan seseorang diam diam memotret mereka. dan mengirim kan pada seseorang.
"saya masih di sini bos" kata orang yang memotret mereka
"..........."
"baik **bos**"
Setelah menutup telpon nya. beberapa grombolan preman datang mengahampiri orang itu
"lakukan tugas kalian dengan benar" kata nya pada grombolan preman
"baik bos" jawab salah satu preman itu
"lakukan sekarang" kata nya lagi dan preman pun langsung menuju ke arah arsyah dan dion
brughh....
tiba tiba salah satu preman itu langsung memukul dion dan membuat arsyah histerisss
"dion...." panggil arsyah saat tubuh dion terjatuh ke tanah setelah pukulan keras dari preman mengenai wajah nya
"siapa kamu...." arsyah menghalangi preman itu saat hendak memukul dion lagi
" saya di suruh ayah anda untuk memberi pelajaran pada laki laki ini" kata preman itu lalu preman satu nya langsung memegang arsyah agar tidak menghalangi mereka menghabisi dion
brughh....
brughhhh.....
__ADS_1
pukulan bertubi tubi di layang kan pada dion, membuat tubuh dion tubuh dion lemah tidak bisa bergerak lagi
"hentikan... aku mohon hentikan" tangis arsyah pecah saat melihat kekasih nya sudah tidak berdaya lagi
"non arsyah, harus ikut kami pulang" kata salah seorang preman
"tidak, kalian pergi lah... aku bisa pulang sendiri" tolak arsyah dan menghempas kan tangan preman itu
"tapi non arsyah, ini perintah dari tuan" kata preman itu lagi
" aku akan bicara pada papa ku. pergilah..." bentak arsyah dan semua preman itu pergi
"dion bangun, aku mohon bertahan lah" kata arsyah dan memapah dion naik ke mobil nya. dan membawa dion ke rumah sakit
Di rumah sakit arsyah semakin gelisah dengan ke adaan dion karna dokter yang memeriksa belum juga ke luar.
"dok...." panggil arsyah saat dokter yang menangani dion ke luar dari UGD
"bagaimana ke adaan nya dok?" tanya arsyah pada dokter
"dia akan baik baik saja, tapi pasien tetap membutuh kan perawatan beberapa hari" jelas dokter
"boleh saya melihat nya dok?" izin arsyah
"boleh, silahkan" kata dokter lagi
arsyah masuk ke dalam ruangan di mana dion di rawat
"sayang...." panggil arsyah saat melihat dion sudah sadar
"kamu baik baik saja kan" kata arsyah menyentuh pipi kekasih nya yang terlihat bengkak
"auuuuu....sakit sayang" dion meringis saat arsyah menyentuh luka nya
"maaf...."
truttttt.... truttttt.... trutttt.....
HP arsyah bergetar tanda panggilan masuk.
"Haloo" kata arsyah saat mengangkat telpon nya
"kamu pulang sekarang" kata penelpon yang di sebrang
"tapi pa" arsyah menyebut kata pa pada seorang yang menelpon
"papa bilang pulang sekarang" bentak sang penelpon
"baik pa"
tuttt...
telpon terputus
" siapa sayang?" tanya dion melihat ekspresi wajah arsyah tanpak tegang
"papa" kata arsyah singkat
"kamu pulang sekarang, aku takut papa akan lebih marah lagi sama kamu" pinta dion
"tapi... kamu gimana?" arsyah masih mengkhawatir kan ke adaan kekasih nya
"jangan kawatir aku baik baik saja kok sayang" dion berusaha menenang kan arsyah
akhir nya arsyah pulang ke rumah orang tua nya.
_
__ADS_1
Adit sedang makan malam sedang kia masih asyik bergelut dengan tugas kuliah nya.
Adit sesekali melihat ke arah kia yang terlihat sedang fokus,
truttttt.... truttttt
handpone Adit bergetar, tanda sebuah panggilan masuk
๐ฑ"Halo..." sapa Adit pada si penelpon
๐ฑ"sayang, aku sudah mulai membuka butik ku. tapi kenapa nama pemilik nya atas nama kamu?" kata si penelpon yang ternyata adalah kekasih nya rini
saat mengangkat telpon Adit langsung naik ke lantai atas, takut kia mendengar obrolan nya dengan rini
๐ฑ"butik itu akan menjadi milik kamu sayang, tapi setelah kita nikah atau setelah aku tiada. lagi pula kamu yang mengelolah butik itu dan seluruh penghasilan nya milik mu" jelas Adit agar rini tidak kecewa
๐ฑ"aku cuma takut sayang" kata rini
๐ฑ"kamu takut kenapa?" tanya Adit
๐ฑ" aku takut istri kamu tau, terus dia akan menyingkir kan aku disini" alasan rini agar Adit percaya pada nya dan menyerah kan butik itu sepenuh nya untuk nya
๐ฑ" kamu tenang saja, aku sudah menjadikan kamu sebagai pemilik kedua" jelas Adit lagi
๐ฑ"kamu sabar yah" kata Adit lagi
๐ฑ"iya sayang, kalau begitu aku istrihat dulu yah." kata rini pasrah
๐ฑ"baiklah"
tutttt.... tuttttt
panggilan terputus
setelah selesai menelpon dengan rini Adit langsung membaring kan tubuh nya di kasur empuk nya
sedang kan kia masih saja mengerjakan tugas kuliah nya di ruang keluarga samping dapur
titttt....
sebuah notifikasi masuk di handphone kia
Dr irfan : masih online
Azkia : masih kerja tugas dok,๐
Dr irfan: mending istirahat dulu, besok bisa di lanjut kan
Azkia : nanggung dok, tinggal satu bab lagi
Dr irfan: nggak boleh di paksa loh. ingat kesehatan lebih penting
Azkia : iya dok, setelah ini saya istirahat
Dr irfan: saya temani kerja tugas mau?
membaca chat dr irfan yang terakhir, kia jadi tidak enak,,, seolah olah dia chatingan dengan kelasih nya. pikir nya
kia memutuskan tidak membalas chat nya lagi
sedang kan dr irfan masih menunggu balasan kia, tapi sudah sejam masih belum ada balasan.
######
salam buat para pembaca semoga kalian suka dengan karya saya ini. jangan lupa yah koment dan saran nya
terimakasihโค
__ADS_1